Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 219.Selena


__ADS_3

Besoknya abraham dan windi kini sudah di bandara tinggal menunggu keberangkatan mereka saja dan menunggu roy yg sama sekali belum sampai, dan abraham sudah terlihat kesal "Awas saja kamu Roy, kalok dalam hitungan ke lima kamu tidak datang aku akan memenggl kepala mu itu lalu ku bawa keliling kota baru tau rasa...." windi yg mendengar perkataan suaminya lantas memukul paha suaminya "Gak boleh ngomong kayak gitu." Sontak Abraham menoleh pada istrinya "Maaf tadi cuman omongan aja bukan beneran." Windi menatap sinis suaminya "Iya tapi omongan mu itu terlaku serem untuk di dengangar." Kali ini windi mencubit paha suaminya "Awaw, sayang sakit." Windi melepas cubitannya lalu mengalihkan padangannya dari suminya karna kesal sedangkan zefano, simon dan 3 orang bodyguart lainya hanya sedikit dedekan ketika windi mencubit Abraham takutnya peria itu akan marah untungnya peria itu tidak marah jadi mereka sedikit tenang dan Simon berguma dalam hati 'Nona cuman kamu seorang yg berani mencubit tuan. Kalok orang lain mungkin sudah di habisi oleh tuan di depan mata.' Sedangkan Abraham ia terus merangkul tangan istrinya dan memohon maaf "Sayang jangan begini , aku sangat sayang pada mu dan jangan menyiksa diri ku karna tidak bisa melihat wakah cantik mu." Windi awalnya masih tidak mau namun abraham terus merengek seperti sorang anak kecil, yg membuat berapa orang yg lewat melirik mereka dan windi yg sadar lantas kesal lalu ia langsung menoleh pada suaminya lalu menutup mulutnya "Sut, iya aku maafkan tapi jangan merengek gini ."

__ADS_1


Abraham tersenyum lalu ia menyingkirkan tangan istrinya lalu ia mendekata sedangkan windi sedikit terkejut "Apa yg kamu lakukan??" Pada saat peria itu sudah dekat tiba tiba terdengar pangilan yg memangil para penumpang untuk masuk ke dalam pesawat membuat abarahm mengurungkan niatnya untum mencium istrinya "Sial.." abraham segera bangkit lalu windi membuka matanya dan berguma dalam hati 'Hampir saja tadi kebablasan.' Abraham melirik seliling untungnya orang yg ia cari tengah berlari menghampiri mereka "Dasar siput. Sayang ayo kita pergi." Windi mengangguk lalu ia bangkit sedangkan simon iya yg membawa barang bayi milik nonannya masuk ke dalam pesawat sedangkan Roy terus berlari hinga masuk ke dalam pesawat dan ia di dalam pesawat mendapat tatapan sinis dari taunnya sedangkan di dalam pesawat mereka mengunakan kelas bisnis dan hanya mereka yg ada di sana karna abraham memesan khusus hanya untuk mereka karana pesawat pribadinya masih mengantar penunpang ke jerman dan mungkin mereka akan memaiknya ketika kembali dari thailand sedangkan di dalam pesawat mereka sangat di layani dengan baik dan untungnya anak anaknya tidak cerewet.

__ADS_1


Sesampai di bandara bangkok thailand mereka turun dari pesawat dan abraham sedikit terkejut ketika meliah seorang wanita cantik bertumbuh tinggi, putih, dan berpakian ****. Abraham berusaha tersenyum lalu mendekat padanya dan bersalamman "Halo Selena.." sedangkan Selena ketika melihat windi tiba tiba sebuah ide jahat terlintas di pikiranya, ia bukannya menerima uluran tangan abaraham ia malah memeluk Abaham "Astaga abraham sudah lama tidak berjumpa kamu tidak berubah yah..." sedangkan windi langsung terdiam di tempat, hantinya terasa sesak dan ia berguma dalam hati 'Siapa wanita ini kenapa mereka terlihat begitu sangat dekat..' sedangkan Abraham berusaha melepas pelukan Selena namun wanita itu memeluknya kuat tak lama selena melepas pelukanya ia tersenyum pada abaraham lalu ia menoleh pada windi "Apakah anda istri dari Abraham putra." Windi yg awalanya diam membeku berusaha tersenyum "Ya.." Selena mendekat lalu mengulurkan tanganya "Selena.." windi menerimanya "Windi.." tak lama padangannya melirik lagi pada anak anak yg sedang tidur di stroller dan yg dirong Roy "Astaga mereka imut sekali.." ia melihat anak anak abraham "Ingin sekali aku membungkus kalian dan ku bawa pulang , tapi wajah kalian lebih mirip dia yg membuat ku bimbang." Sedangkan windi yg awalnya sudah cemburu, mendengar perkatan Selena malah tersinggu dan semakin cemburu ia berguma lagi ' Apa dia mau membawa anak ku lalu ia menajdi ibu sambung mereka, apa suamiku meminta kami ke thailand hanya untuk memperkenalkan wanita barunya.' Seketika windi merasa sesak pada dadanya dan ia juga berusaha menahan tangisnya padahal matanya sudah berkaca kaca dan abraham yg sadar langsung memeluk istrinya.

__ADS_1


Windi melihat sekeliling lalu ia memutuskan untuk ke balkon kamar dan melihat kota bangkok secara langsung "Wah indah." Sedangkan abraham yg baru selesai membaringkan anaknya di atas kasur menyusul istrinya lalu memeluknya dari belakang "Apa kamu suka sayang??" Windi mengangguk dan hatinya yg tadinya sakit kini bisa terobati walau hanya sementara "Bagai mana nanti sore kita berenang." Windi melirik suaminya sedikit "Kita mau berenang di mana??" Abraham tersenyum "Apa kamu tak melihat ada kolam renang di balkon luar tadi, dan kita ini ada di balkon kamar dan kolamnya ada di balkon luar dan menghadap Sungai Chao Phraya" Windi yg mendengar hal itu terlihat senang "Benarkah, aku jadi gak sabar pasti pemandangan di sore hari itu sangat indah." Abraham mencium pipinya "Tentu saja sayang ku."tiba tiba terdengar ketukan dari luar sontak mereka berdua menoleh ke belakang "Siapa sayang??" Abraham juga tidak tau jadi ia memutuskan untuk pergi melihat pada saat pintu terbuka teilihat Zefano dan peria itu terlihat serius dan Abraham tau langsung keluar dari kamar dan menutup pintu "Bicara di Sofa saja di dalam masih ada istri ku..."

__ADS_1


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2