
Di sebuah Bar di ruang VIP, Brayen terus meneguk minumanya dan di sebelahnya Jeni terus membujuknya pulang,"Sayang ayo pulang,papa ,mama sama Angga pasti sudah menungu di rumah".
"Ah..,Jangan menggangu ku,aku hanya ingin minum".
"Tapi kamu sudah terlalu banyak minum".
"Diam.....".
"Setelah kita pulang dari Jepang, hampir setiap malam kamu ke sini,apa ini semua karna wanita itu".Brayen sempat terdiam mendengar perkataan Jeni,"Oh ,jadi benar, ini semua karna ****** itu,Setelah dia berani menyakiti Angga,sekarang dia berani menggoda mu lagi,Haruskah aku beri pelajaran pada dia??".
"DIAM!!!!,Anga berencana bunuh diri itu semua karna salahnya sendiri, dan tidak ada sangkut pautnya Windi ,Aku begini ini semua karna keinginan ku sendiri."
"Tapi Brayen..."Tiba-tiba perkataan Jeni terhenti,"Diam, dan lebih baik kamu kembali ke mobil,aku akan menyusul."Dengan perasaan kesal Jeni keluar dari ruangan itu,Di ikuti Jeni yg keluar Jordi masuk bersama 2 teman temanya dan di ikuti 4 orang wanita,"Hay kawan, udah minum aja",Mereka pun duduk di bangku kosong samping Brayen,"Kenapa kalian lama, aku harus pergi karna tunangan ku sudah menunggu ku di mobil".
"Santai bro, karna semua rencananya sudah siap".
"Katakan apa rencana mu??".
"Kita akan menculik dia",Sontak Brayen berdiri sambil menatap tajam Jordi,"Apa kau bilang!!!,sudah ku katakan pada mu,aku ingin memilikinya tanpa melukainya!!!".
__ADS_1
"Tenang kawan ,kita akan menculiknya tanpa harus menyakitinya,Jadi duduklah mari kita berbicang sebentar."Jordi pun menjelaskan rencananya membuat Brayen perlahan tersenyum mendengar rencana Jordi,"Biak lah, akan ku serahkan pada mu".
"Bagai mana biyayanya??".
"Tergantung berhasilnya atau tudak rencana mu".
"Baiklah, akan ku kabari jika sudah berhasil menagankapnya".
"Baiklah ,kalok gitu aku pergi dulu, Ku tunggu kabar dari mu".Brayen pun segera keluar dari ruangan itu dan segera menuju parkiran.
Abraham dan Windi sedang menonton Anime yg di siarkan di Tv yg ada di dalam kamar mereka,"Sayang lihat,dia tampan bukan".
"Ihkan beda,kamu tu udah tua kalok dia masih muda, masih seger lagi".
"Emang aku udah kelihatan tua??,orang usia ku masih 30 tahun,Masih tergolong muda kan".
"Bagusan dia, umur 28 tahun gak ada kerutan lagi".
"Kan dia gepeng,beda sama aku yg manusia,Gambar memang kalok di bandingkan sama manusia memang beda, lagi pula aku juga gak ada kerutan kok di wajah ku".
__ADS_1
"Iya sayang, kamu yg menang",Sempat terjadi keheningan sesaat Windi pun mulai membuka pembicaraan,"Sayang, kok aku merasa koki yg baru itu gerak geriknya aneh??".
"Paling perasaan mu aja".
"Gak mungkin perasan seorang calon ibu salah,aku sering dengar dia tanya sama Jesi dan keristin sol berapa pekerja yg ada di rumah lah,berapa sisitv yg ada di rumah lah,dan kapan saja kamu pulang dari kantor lah.".
"Mungkin dia hanya ingin memasak makanan untuk semua pekerja di rumah".
"Tapi apa maksudnya dia bertanya sol banyak sisitv yg ada di rumah".
"Kamu jangan hawatir ,miungkin karna dia masih baru makanya dia memiliki banyak rasa ingin tau tentang apa aja yg ada di rumah ini".
"Mungkin saja,tapi aku gak bisa tenag".
"jangan kawatir sayang, kan ada aku jadi kamu tak perlu kawatir ,jika kamu terlalu kawatir nanti babynya bisa tergangu lo".
"Kau benar sayang",Abraham pun merangkul Windi ke dalam pelukanya, lalu mereka kembali menikmati tontonan mereka tadi.
Bersambung......
__ADS_1