Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 130.Loco Moco dan Chicken Longrice


__ADS_3

Abraham terbangun dari tidurnya pada saat ia memeriksa sampinya rupanya istrinya sudah tak ada di sampinya sontak ia mabangkit dari barinya benar saja istrinya tak ada di sampinya, ia melihat di sekitarnya tak ada orang sama sekali ia mulai panik dan mencarinya ke kamar mandi namun ia tak ada di sana, ia berjalan dengan tergesah gesah keluar dari kamar lalu menuruni tangga ke lantai 1 dan rupanya di sana istrinya sedang berada di dapur bersama 4 Bodyguard yg datang bersama mereka tadi dan salah satunya Simon  sepertinya Windi meminta mereka untuk membantunya memasak, ia mengrus di bagain perbumbuan setama memasak dan yg lainya mengurus di bagian metong sayur serta daging.


Abraham menghampiri ke dapur "Apa yg kalian lakukan ??" Windi tersenyum menatap suaminya menjawab "Kami mau memasak untuk Sarapan pagi ini, dan aku ingin mencoba memasak makanan mereka jadi aku mencari resep di intertet dan aku sudah memutuskan untuk mencoba membuat Loco Moco dan Chicken Longrice." Abraham tersenyum menatap istrinya lalu ia menghampiri istrinya lalu memeluknya dari belakang sedangan para Bodyguard tadi dan Simon lamgsung mengalihkan pandangan mereka berpura-pura seperti tak ada yg terjadi. Abraham terus mencium wajah istrinya sedangkan windi yg malu langsung menutup mulut suaminya dengan tanganya "Sayang nanti dulu, sekarang masih ada Simon sama temanya." Abraham melirik pada mereka, terlihat mereka yg masih memalingkan wajah, lalu kembali menatap istinya "Orang mereka tak melihat kok."


Windi menjawab "Nanti aja. Sana kamu mandi aja dulu, badan mu bauk. Abraham mencium bau tubuhnya "Gak kok, orang masih harum." Windi yg kesal mendorong-dorong  suaminya menjauh "Sana mandi dulu, nanti habis mandi kita jalan-jalan." Abarahm tersenyum "Oke aku akan pergi. Tapi ada saratnya.." Windi bertanya "Syaratnya apa??" Abraham terlihat bahagia lalu menjawab "Malam ini..." Abraham memberi kode keras pada istrinya, dan Windi yg tau artinya menghela napas pelan "Iya tenag saja , kamu pasti dapat." Abraham  terlihat bahagia mendengarnya lalu segera pergi.

__ADS_1


Abraham masuk ke dalam kamar lantai tiga Villa tersebut lalu masuk ke dalam kamar dan segera mandi selesai ia mandi ia keluar masih dengan mengunakan Batrobe dan sebuah handuk di atas kepalanya , tiab-tiba terdengar telfon dari Hpnya ia menjawabnya rupanya itu adalah Eli "Halo ada apa ??" Eli menjawab "Kamu di mana sekarang, aku ingin menemuimu dan istri mu." Abraham bingung lalu menjawabya "Untuk apa aku memberi tau mu, kamu hanya akan menggangu liburan ku." Eli berusaha meyakinkan Abraham "Percayalah aku takan menggagu liburan kalian, aku hanya mau minta maaf saja."Abaraham dengan sanatai menjawab"Aku takan memberitau." Eli masih bersikeras "Jika kamu tak memberi tau akan ku lacak tempat kalian berada." Abraham tertawa lalu menjawab "Lakukan saja, jadi kamu sudah tak sayang pada nyawa mu sendiri."


Seketika bulu kuduk Eli langsung naik "Maaf kan aku,aku takan melakukanya. Lalu bagai mana aku meminta maaf." Abraham menjawab "Tak perku minta maaf, aku hanya mau kamau merasa bersalah saja seumur hidup." Eli menghela napas pelan "Kawan jagan begitu lah..." belum selesai ia bicara Abraham sudah mematikan Hpnya "Dasar manusia merepotkan." Abraham pun segera mengganti bajunya lalu mengambil dompetnya dan hpnya langsung di taruh ke kantuangnya. Di bawah windi sudah selesai memasak dan makanan tadi di bawa ke atas meja makan oleh Simon dan kawan-kawan, "Jika klain sudah lapar makan lah terlebih dahulu, aku akan menunggu sumiku ke bawah." Mereka saling menatap satu sama lain lalu menjawab "Nona bagai mana kalok kami makan di dekat kolam renag saja nona, dari pada nanti kami makan di sini mungkin akan menggangu tuan dan nona."


Windi menajwab "Kalian tak menggangu kami kok, tapi jika kalian memang mau makan di sana gak papa, yg penting kalian nyaman." Mereka semua pun mengambil pring masing-masing lalu membawanya ke sana sedangkan Windi masih menunggu suaminya turun, setelah cukup lama menunggu akhirnya ia datang dengan pakain rapi lalu duduk di dekat istrinya "Wah sepertina enak." Windi tersenyum "Ayo di coba." Abraham mencobanya dan takjup dengan rasanya "Wah enak sekali." Windi tersenyum "Benar kah, padah ini baru pertama kali ini aku memasak menu ini."

__ADS_1


Karna mereka berlibur di pulau oahu jadi mereka setelah makan langsung ke pantai Waikiki yg tempatnya tidak jauh dari Villa mereka, banyak wisatawan di sana walau cuaca sedikit panas mereka berjemur dengan hanya mengunakan CD dan BH, windi menatap aneh mereka "Sayang kenapa para wanita ini memakai pakian terbuka di tempat umum, apa suami mereka gak marah??" Abraham menjawab "Tidak, hal seperti ini adalah hal yg lumrahe di luar negeri." Windi berbicara "Kalok gitu, nanti besok-besok aku ke sini pakai pakaian seperti itu saja." Abaraham yg mendengar hal itu sontak menatap istrinya.


"Apa kata ku tadi??" Windi pura-pura tidak ingat "Aku tadi ngomong apa yah??" Abraham yg kesal menjawab "Apa kamu tadi bilang mau berpakain seperti para wanita ini."  Windi menggangguk "Aku ingin mencoba berpanas panasan seperti mereka." Abrham menjawab dengan kesal "Jangan, nanti anak kita kenapa-napa jika kamu berjemur." Windi tersenyum "Siap pak Dokter." Ia pun merangkul tangan suaminya dan mereka menikmati angin yg datang dari laut dan mereka berhenti di sebuah kursi yg berdekatan dan jumlahnya ada dua yg di naungi oleh sebuah payung besar "Duduklah sebentar, aku akan segera kembali." Windi duduk di kursi itu sambil menikmati pemandangan laut dan melihat orang yg bermain di pinggir pantai .


Tiba tiba sebuah sosok pria yg tidak asing bagi Windi berada di pinggir pantai "Bukanya itu teman Abraham yg waktu itu." Ia hanya memakai celana pendek dan tubuhnya tak memakai apa pun, ia sedang berjalan-jalan bersama 2 wanita Sexsi, windi yg melihatnya menjadi jijik "Ih, dasar pria playboy." Rambut windi yg terurai dan lipsticknya yg tipis rupanya tidak dapat di kenali oleh Eli karna sosoknya yg berubah menjadi sangat Cantik, berbeda dengan pada saat ia tak memakai lipstick ia seperti seorang yg menderita Penyakit Anemia.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2