Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 76.Bertemu Tiara


__ADS_3

Di perjalanan menuju rumah tiba-tiba Windi ingin memakan kue jadi merka beehenti di sebuah toko kue Pada saat masuk tak sengaja mereka bertemu Tiara dan Suaming beserta anak mereka di sana.


"Abraham..." Abraham terdiam dan tidak mau melihat Jordan sama sekali, sedangkan Windi "Kamu wanita yg pernah datang ke rumah dan langsung menarik rambut ku kan!!!".


Sontak Jordan yg mendengar hal itu terkejut lalu menatap Tiara. "Maaf kan aku tadi aku tidak sengaja.." Windi tersenyuh "Gak papa kok,aku ngerti. Kamu ini Tiara kan??".


"Iya itu.." Windi terlihat tersenyum "Mantan terindah suami saya yah.." lalu Windi tertawa sambil mengoda suaminya yg berada di sebelahnya itu.


Abraham yg kesal mencubit pipi Windi "Maaf menggagu kalian, istri ku ini memang suka ngomong ngacok jadai mohon di maklumai" Abraham segera melepas cubitanya lalu menaraik Windi pergi.


"Keanapa kamu ngomong seperti itu di depan dia??" Windi tersenyum "Emang kenapa kan memang kenatan dia mantan terindah mukan" Abaraham menatap wajah Windi "Emang siapa yg kasih tau kamu kalok dia mantan ku??"


"Tentu saja kak Jek" Abraham memijat keninya "Lain kali jangan ngomong begitu lagi apa kamu tau,orang yg berada di sampinya itu suaminya." Windi berpura pura terkejut. "Cowok ganteng itu suaminya, wah wah parah padahal dia tipe ku banget" Abraham terkejuta "Apa tipe mu!!"

__ADS_1


"Coba aja kita bisa tukar ,aku sama dia dan kamu sama Tiara." Abraham terkejut, "Gak-gak,gak ada yg namanya tukar tukar. Kamu itu istri selamya punya aku." Windi tersenyum  "yg bener gak mau pilih dia??"


Abraham yg kesal langsung mengecup bibir Windi .Windi yg terkejut langsung menutup mulut Abraham. "Apa yg kamu lakukan??" Abaraham menatap mata Windi "Tentu saja menghukum mu karna berani membicarakan peria lain di hadapan ku".


"Maaf deh,tadu aku cuman bercanda. Kita beli kuenya dan makan di ruamah aja" Abaraham tersenyum lalu memegang tangan Windi dan mereka pun segera  memilih kue yg ingin mereka beli.


*******


Tira sempat terdiam lalu ia beranikan diri untuk angakat bicara " Ya,waktu itu aku membaca artikel tentang pernikahan Abaham lalu mama bilang mungkin Abraham di guna guna ,aku yg marah lansung kerumah Abraham lalu menjambak rambut istrinya. Maafkan aku".


Tiara takut Jordan akan marah namun Jordan hanya meresponya biasa saja"Tidak papa,yg terjadi biarkan lah berlalu . Lain kali cari dulu informasinya yg jelas baru main tangan". Tiara merasa tenag "Baik sayang ,nanti lain kali akan ku cari informasi yg jelas."


Mereka pun sampai di lampu meraha tiba tiba Tiara menarik tangan Jordan ke perutnya,sontak Jordan terkejut "Ada apa,apa perutmu sakit atau kamau sedang lapar??".

__ADS_1


"Adenya Jors sayang" sontak Jordan terkejut "Apa kamu hamil" Tiara mengganguk pelan "Sejak kapan??"


Tiara tersenyum "Maaf baru sekarang aku beri tau, usia kandungan ku sudah empat bulan" sontak Jordan terkejut "Tapi kenapa baru sekarang??".


"Itu kaena berbara bulan ini kita sering bertengkar dan kamu juga selalau sibuk bekerja yg membuat ku takaut untuk memberi tau".Jordan mengerutkan keningnya "Seharnya kamu memberi tau ku terlebih dahulu. Aku sangat menantikan seorang buahhati, sudah enam tahun kita berjuang untuk memiliki anak lagi. Tapi kenapa harus di tutupi??".


"Ku kira kamu akan peka ketika melihat perut ku yg besar,kamu selalu aja bilang aku kegemuka  dan meminta ku untuk kurangi amakan yg berlemak, lalau kamu juga bialang aku kembung dan selalau memberiku obat kembung".


"Maaf sayang ,aku memang orang yg gak peka".


"Yudah gak papa. Sayang lampunya udah hijau ayo jalan". Lalu mereka pun segera jalan kembali ke kediaman putra.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2