Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 47.Pergian ke Inggris


__ADS_3

Keesokanya Windi dan Abraham segera ke bandara Windi terus menoleh ke kanan kirinya,"Sayang, kamu cari siapa??".


"Aku lagi carai Roy."


"Kenapa harus Roy dan bukan aku??".


"Sayang gak usah cemburu deh, Roy itu udah ku anggap kakak ku sendiri".


"Emang siapa yg cemburu??".


"Tadi barusan".


"Akukan cuman tanya".


"Tapi kayak orang cemburuan tauk".


"Emang ngapain aku cemburukan cuman Roy".

__ADS_1


Tiba tiba terlihat Roy datang dengan membawa koper dengan menggunakan kacamata hitam dan mengunakan jas biru dengan rambut yg seperti Oppa Korea di ikuti jesi,"Selamat siang tuan,nona",Abraham yg melihat Roy dari atas sampai bawah merasa jengkel,"Jelek...",Sontak Windi ,Jesi,dan Roy menoleh ke arah Abaham."Hah ,jelek tuan...."


"Sayang kamu ini apa-apa aan sih kan  Roy ganteng mengenakannya,apa lagi aku yg khusus pilih untuk dia lo",Mendengar hal itu Abraham semakin jengkel Windi yg sudah paham aura Abraham yg akan marah itu langsung meminta Roy dan Jesi untuk diluan, Windi pun menarik tubuh Abraham lalu membisikan sesuatu ke telinganya,"Sayang bisa gak sih kamu ekting sedikit???".


"Buat apa??".


"Roy itu mu pedekate sama Jesi",Abraham pun menatap wajah Windi,"Apa ,jadi Roy suka sama Jesi!!",Sontak tangan Windi menutup mulut Abraham."Jangan berisik ,entar Jesi dengar..", Tiba tiba terdengar suara dari dekat mereka.


"Ada apa nona???",Sontak Windi menoleh ke sampingnya Ia pun melepas tanganya dari mulut Abraham."Eh ,Jesi apa tadi kamu menguping??".


"Kamu benerankan gak dengar apa apa??".


"Ia nona ,saya berani bersumpah nona".


"Lalu kenapa  kamu ke sini ".


"Tuan Roy meminta ku untuk memberitahu tuan bahwa pesawatnya sudah siap untuk berangkat".

__ADS_1


"Baiklah ,sekarang kamu pergi".


"Baik tuan",Setelah kepergian jedi Windi menoleh ke arah Abraham lalu menatap tajam dia."Kasar amat sih jadi bos",Windi pun mencubit pinggang Abraham pelan lalu segera pergi Abraham hanya bisa menggeleng kepalnya pelana lalu ia pun menginkuti Windi sambil memijat pelan pingang yg di cubit Windi.


Sesampai di Londen Inggris  mereka pun segera ke hotel bintang lima yg sudah di pesan Roy untuk tuan dan nonanya, Sesampai di kamar hotel yg sudah di sediakan Windi segera berabaring di kasur sedangkan Abraham langsung membuka leptopnya,"Kita berangkatnya siang pas sampainya siang juga, Seharusnya malamkan ".


"Gak usah deso ,kayak gak pernah sekolah aja".


"Iya suami ku tersayang...",Abraham yg mendengar hal itu tidak bisa berhenti tersenyum pada saat ia menoleh ke arah istrinya lagi ternyata Windi sudah tertidur. Abraham segera berdiri dari tempat duduknya lalu memperbaiki posidi Windi lalu mencium kening Windi,"Selamat tidur sayang,aku bersyukur karna telah di pertemukan dengan mu,aku berharap kita bisa bersama selama - lamnya."Di luar Roy diam diam menguping, Guma Roy dalam hati 'Aku senag tuan akhirnya menemukan pendamping yg ia cari-cari selama ini,yang akan menemaninya higa masa tunya .Jadi aku tak perlu kawatir lagi,sekarang mungkin waktunya aku mencari pendamping juga.'


Di hotel dimana Jesi menginap yg kebetulan bersebelahan dengan kamar Roy,"Di kamar sebelah ada taun Roy",Jesi terus mondar mandir sambil memikirkan bagai mana Roy yg baru selesai mandiTiba-tiba pintunya di ketuk dan terdengar suara Roy,Jesi pun segera berlari untuk membuka pintu."Bagai mana tuan Roy  ,nona".


"Nona sedang tidur jadi ,beristirahat lah,nati kalok nona sudah bangun akan ku beritau".


"Baiklah,terima kasih tuan",Setelah Roy pergi Jesi segera berbaring di kasurnya lalu memeluk bantal di sebelahnya dan membayangkan itu Roy."Aku sayang kamu tuan Roy",Jesi pun mencium bantal tersebut lalu tertidur Di luar Roy yg lupa memberitau bahwa dia ingin meneraktir Jesi makan siang mendengar hal itu sontak wajahnya memerah,Guma Roy 'Di juga suka aku'


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2