
Papa gak mau kamu menyebut nama peria itu lagi di depan papa kamu mengerti!!". Anastasia yg mendengar hal itu sontak marah "Apa maksud papa,dia tunangan Ana lalu ke apa papa melarang Ana mencari dia. Apa hak papa melarang Ana??".
"Karna papa adalah orang tua mu,sudah tugas seorang papa menjaga putrinya dari peria bajingan seperti dia" Anastasia yg merasa orang yg selalu memperlakuknya dengan baik malah di cap bajingan oleh ayahnya marah "Apa maksud papa, Bambang bukan bajingan dan bahkan kebih baik dari apa!!!".
Ayahnya yg mendengar hal itu sangat marah dan pada saat akan menampar Anastasia langsung di tahan ibu Anastasia "Sayang udah,kita baru saja berduka,belum empat puluh hari kemarian putra kita" . Ayahnya yg kesal langsung berusaha sabar.
"Sayang kamu tungu di luar saja,biar aku coba bicara dengan putri kita", ayah Anastasia segera keluar dari ruangan Anastasia.
__ADS_1
******
Windi menekan bel di suatau rumah dan pada saat pintu rumah di buka memperlihatkan Roy."Selamat datang nona,ayo masuk" Windi pun segera masuk ke dalam rumah Roy.
"Dimana dia??". Roy menjuk sebuah kamar "Sudah 2 hari dia mnginap di rumahku,dia bahkan hanya makan sedikit dan hanya mengurung dirinya di kamar".
"Biar ku temui dia sebentar" Windi sengera menghmpiri kamar tersebut lalu segera masuk ke dalam "Selamat pagi kak,aku tadi ke rumah kakak tapi tutup jadi aku bertanya Roy dimama keberadaan kakak . Di kakak ada di rumahnya jadi aku ke sini".
__ADS_1
Windi menarus sebuah peperbek pada Bambang "Aku hanya datang mengantar ini karna suami ku ada menungu ku di mobil. Kakak jangan terlalu galau, kalok kakak memang sayang kenapa gak di kejar aja".
Bambang terkejut "Maksudnya..." Windi tersenyum "Kalok kakak galu cuman gara gara di tinggal kak Ana itu tandanya kakak bukan laki,seorang laki sejati itu bila sudah di tingalkan tapi masaih percaya kalok dia masih saling mencintai maka dia akan mengejarnaya kembali . Percaya lah jika kamu berhasih mendapatkanya kembali maka hidupmu akan kembali berarti."
Bambang terdiam mendengar hal itu "Kalok gitu aku pulang dulu,aku gak bisa lama nanati suamiku marah lagi."Windi pun segera keluar dari kamar Kini Bambang kembali merasa kuat dan ingin kembali memperjuamgkan kisah cintanya Bambang segera keluar darai kamarnya dan mengejar Windi yg di antar Roy ke luar,Pada saat Windi kelaur dari rumah Roy terlihat suaminya menungunya di samping mobial. "Roy, aku mau pulang dulu. Aku minta tolong jaga kakak Bambang" Roy tersenyum "Tentang saja nona,aku akan menjaganya".
Tiba tiba terlihat Bambang beralari dari dalam dan langsung memeluk Windi, sontam Roy terkejut dan Abraham yg melihat hal itu sangat marah."Hey berani sekali kau menyentuh istri ku" Abraham marah marah sambil berjalan menghampiri mereka sambil menunjuk nunjuk bamang.
__ADS_1
Namun Bamang tidak peduli " Win terima kasih karna sudah menguatkan aku kembali" Windi tersenyum "Sama sama kak". Bambang segeta melepas pelukanya "Hati hati di jalan nanti"Windi menganguk lalu segeta pergi.
Bersambung......