Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 45.Menggoda Windi


__ADS_3

Satu minggu pun berlalu kabar penangkapan Jordi di Amerika Serikat pun viral begitu juga dengan Brayan yg sudah masuk ke tahap persidangan pertama Sedangkan Windi dan Anga yg masuk rumah sakit kini sudah boleh pulang, Dikamar Abraham dan Windi asik menonton filem Anime kesualan Windi,"Melihat Anime ini jadi ke pingin ke Inggris".


"Ayok kita ke Inggris".


"Tapi kan kamu udah gak ada kerjaan lagi di Inggris".


"Siapa bilang,orang aku masih harus meresmikan hotel yg baru ku bangaun di sana".


"Eh ,jadi ini beneran sayang???".


"Iya sayang ku cinta ku padamu"Abraham pun membelai rambut Windi,"Sekaramg mari siap-siap pergi".


"Tapi kita bawa Roy kan".


"Gak,ngapain bawa dia".


"Kok engak sih,kan dia juga berjasa dalam menolong ku".

__ADS_1


"Tapi kan...." Tiba-tiba terhenti karna perkatan Windi,"Tu kan, ini yg paling ku males sama kamu!!".Windi pun mengeluarkan expresi marah namuan lebib terlihat imut di mata Abraham, ia yg melihat hal itu tidak bisa menahan tawanya,"Jangan ketawa gak lucu tauk....".


"Iya iya,siapa suruh kamu seimut ini"Abraham pun mencubit pipi Windi pelan,"Ih sakit..", Abraham pun melepas cubitanya,Tiba-tiba sebuah ide bodoh pun melintas di pikiran abrham,"Ciaum aku dulu,baru ku akan mewujutkan permintaan mu...",Tanpa aba-aba dari Abraham Windi langsung mengecup bibir Abraham Sontak Abraham terdiam,"Sudah..",


Abraham pun kembali tersadar dari lamunanya lalu ia kembali menarik Aindi dan mereka kembali berciuman, cukup lama ciuman itu terjadi hinga Windi yg hampir ke habisan napas memukul mukul dada Abraham lalu ciuman tersebut di lepaskan Wajah Windi terlihat merah dan mulai salah fokus,"A...aku mandi dulu", Pada saat Windi berdiri Abraham pun juga berdiri sontak Windi terkejud,"Kamu mau ke mana???".


"Mau nemanin kamu mandi",Wajah Windi pun kembali memerah,"Apa!!!".


"Kan aku suami mu",Abraham terus berusaha menggoda Windi,"Tapi kan aku lagi.....",


"Kan cuaman nemanin mamdi aja,kamu ni nerpikir negatif mulu".


"Banyak alasan ",Windi sudag kebingungan harus berkata apa sedangkan Abraham merasa bahagia karna berhasil mengoda istrinya.Tiba-tiba terdengar suara Bik Ijah dari luar memangil mereka Sebuah ide pun muncul di pikiran Windi,"Ada Bik Ijah aku buka pintu dulu".


"Gak usah kita tungu dia masuk aja".


"Tapi...Tapi....".

__ADS_1


"Tenag saja aku hanya bercanda aja tadi ,jadi tak perlu di bawa serius."Windi mulai bisa bernapas lega lalu mereka pun meminta Bik Ijah untuk masuk,"Tuan, wanita tadi datang".


"Baiklah akan ku temui dia".


"Kalok gitu saya permisi tuan"Setelah Bik Ijah pergi abraham menoleh ke arah windi,


"Sayang, kamu di kamar saja yah".


"Gak ,aku mau ikut ".


"Tapi sayang nati kalok kamu kenapa napa kayak mana???".


"Gak aku mau tetap ikut",Abraham yg sudah kehabisab kata-kata terpaks mengiyakan Windi lalu mereka pun segera turun ke ruang tamu di ruang tamu seorang wanita datang menghampiri Abraham dan Windi,"Hay kamu anak durhaka,berani sekali kamu memenjara adik mu sendiri!!!!".


"Emang aku durhakanya dari mana, lagi pula dia memang bersalah."


"Mungkin jika almarum meliat hal ini dia pasti kecewa pada mu!!!".

__ADS_1


"Gak usah bawa bawa nama papa, karna papa  gak ada sakut pautnya Justru mingkin papa kecewa pada mu!!!",Kelara pun menampar wajah Abraham."Dasar anak yg gak tau sopan santu,mirip seperti ibunya seorang ******"


Bersambung.......


__ADS_2