Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 65.Perdebatan


__ADS_3

Kursi yg sudah di sedikan di depan meja dokter.


"Pak Jek kita ketemu lagi".


"Iya ,lama sudah kita tidak bertemu".


"Bapak aja yg gak mau datang sama istri main main ke rumah".


"Emag Abrham bolehin??".


"Ya bolehlah,lagian Abraham itu memang kalok ngomng itu suka nyakitin tapi nyatanya di itu orang baik kok".


"Nanati lain kali saya dan keluarga akan main main ke sana",Jek pun mulai memeriksa Windi.Setelah pemeriksaan selesai Windi di beri obat oleh Jek."Untung si kembar gak apa,aku jadi tenag".


"Lain kali nona Windi gak boleh terlalu capek,kan lagi berbadan tiga".


"Iya dok,oh iya dok wanita yg keluar dari sini sebelum saya tadi ngapain dok??".


"Oh nonaya tadi,dia datang meminta untuk melakukan aborsi".


"Apa ,trus trus".


"Saya bilang gak bisa ,karna di negara kita melakukan Abrosi itu bisa terancam hukum pidana dan melakukan Aborsi  juga ilegal di negara kita.".


"Astaga ,lalau apa lagi".

__ADS_1


"Dia bilang dia kan membayar mahal asal dia bisa melakukan Aborsi".


"Saya tetap menjawab tidak.Lalu wanita tadi langsung pergi".


'Guma Windi dalam hati'


Apa terjadi maslah antara dia dengan Bambang.


Setelah di rumah sakit Anastasia tidak mau keluar dari kamarnya dan bahkan dia dari pagi sampai sore belum makan juga,Bambang yg kawatir nanti anak yg di dalam kandungan Anastasia akan kenapa napa segera menghampiri Anastasia di dalam kamarnya, Anastasia terlihat sedang berabaring sambil memainkan hpnya Bambang pun berbaring di belakang Anasasia lalu ia pun memeluk Anastasia dari belakang."Sayang apa kamu tidak lapar,dari pagi sampai sore kamu hanya minum saja.Nanati kalok babaynya kenapa napa kayak mana??"


'Guma Anastasia dalam hati'


Karna memang itu yg aku inginkan.


"Ana, aku sedang bertanya kenapa tidak di jawab".


"Emang kamu mau makan apa,nanati aku belikan??".


"Aku gak mau makan".


"Ana,nanati kalok babynya kenapa napa bagai mana???".


"Dia bukan anak mu,jadi untuk apa kamu menghawatirkan dia",Sontak Bambang terbangun dari posinya lalu menatap Anastasia yg membelakangi dia,"Lihat aku!!".


"Gak.".

__ADS_1


"Ana,lihat aku!!!".


"Aku gak mau ,itu artinya engak."Bambang dengan kasarnya mebalikan tubuh Anastasia,Anastasia yg ketakutan seketika menagis.


'Guma Bambang dalam hati'


Astaga ,aku terlalu terbawa emosi.


"Ana ayo duduk",Anastasia pun memutuskan untuk duduk."Maaf kan aku,aku gak berniat memarahi mu",Bambang pun menghapus air mata Anastasia yg tak hentinya mengalir deras.


"Sayang...Hik,aku gak sangup lagi untuk mempertahankan anak ini hik,aku serasa ingin  bunuh diri jika anak ini terus ada...Hik".


"Sayang kamu gak boleh ngomong gitu,dapat memiliki seorang anak itu sebuah anugrah.Dan aku tau anak ini bukan anak ku,tapi apa salhanya jika kita membesarkan dia seperti anak kita sendiri."


"Tapi Bang...".


"Ana dari awal bukanya kita sudah membahasnya.Aku mau jadi ayah anak ini dan biar aku yg bertangung jawak akan anak ini,kamu tak perku kawatir atau merasa bersalah".


"Tapi Banag anak ini...",Tiba tiba Bambang mengecup bibir laura."Jika kamu bicara lagi aku akan bertindak lebih jauh lagi".


"Bang aku bukan lagi wanita suci lebih baik kamu mencari wanita yg masih mempunyai harga diri,jangan seperti aku..",Bambang yg kesal karna perkatan Anasasia,langsung membungkam bibir Anastasia dengan ciuman.


Anstasia yg belum siap memukul mukul dada Bambang . Bambang pun melepas ciumanya, "Bambang?".


"Tenag saja aku akan lebih lembuat",Bambang pun membaringkan Anastasia pelan lalu malam itu menjadi malam pertamanya Bambang bersama Anastasia.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2