Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 106.Gak sengaja


__ADS_3

Memarkirkan mobil mereka lalu masuk ke dalam mal, banyk orang yg melihat Windi bukan hanya karna ia mengganakn daster motif batik tapi juga karna kecantikanya dan tubunya yg tidak terlalu tinggi menambah kesan imut Windi , mereka masuk ke dalam toko tersebut dan membagi dua tugas Windi dan Kristin mencari bahan yg kurang di dapur sedangkan Bik ijah dan Jesi mencari sayuran, buah dan daging.

__ADS_1


Kristin mendorong troli sambil mengikuti Windi dari belakang, mereka berhenti di rak yg menjual susu ibu hamil,"Kris, menurut mu yg bagus rasa stroberi, atau coklat??" Kristin menjawab, "Coklat saja nona." Windi memasukanya ke kranjang dan kembali berjalan belum berapa detik berjalan ia kembali berhenti Ia melihat banyak makanan bayi di rak sebebelahnya, "Wah.." windi melihat lihat kue kehusus untuk bayi itu,"Kris, ini pasti enak enak semua kan, aku jadi pengen makan,Menurut mu aku boleh makan??" Kristin menarik napas pelan "Terserah nona saja, jika nona sedang ingin makan maka beli lah, dan jangan bertanya pada saya." Windi tersenyum lalu memasukan satu dan pada saat ia maju sedikit ia kembali melihat bubur Bayi ,"Kris, bagai mana dengan ini??" Suara Windi yg besar sontak membuat sebagian orang yg sedang berbelanja menoleh pada mereka kristin yg sadar menjadi malu, "Nona, kecilkan suara mu, banyak orang yg melihat kita." Windi menoleh ke belakang lalu orang orang tadi seperti sedang membicarakan dia Windi bukanya takut malah menatap sinis orang tadi yg membuat mereka dengan cepat lari dari hadapan Windi,"Sepertinya aku mulai bosan di sini, sekarang cepat telfon Jesi , biar dia yg belanja ,kalok kamu keatas temani aku mencari pakian lebar ke acara acara, karna aku ingin pergi ke acara pernikahan kak bambang dan Ana." Kristin yg mendengar hal itu langsung menelfon Jesi tidak butuh waktu lama jesi pun menjawab Telfon Kristin, "Halo ada apa Kris." Kritin berbicara, " Jes, bisa gak lo yg belanja, solnya nona minta di antar belanja baju ke atas." Jesi dengan santai menjawab, "Bisa, tapi tunggu sebentar yah, aku mau ke kamar mandi dulu sebentar" Kristin dengan santai menjawab, "Ia, jangan lama lama yah," Kristin segera mematikan hpnya "Bagai mana Kris???" Kristin menjawab, "Nona Jesinya ke kamar mandi sebentar, gak papa kan nona." Windi menghela napas pelan,"Biklah, mari kita pelan pelan berbelanja, nanti setelah ia datang baru kita pergi." Kristin hana menggangguk, lalu mereka pun mulai berbelanja kembali.Namun sudah banyak belanja mereka beli jesi tidak datang sama sekali hingga tak sengaja di sebuah tikungan tak sengaja Trolly belanja mereka menabrak Trolly belanja milik sorang perempuan, sempontan Windi berbicara ,"Maaf, nona kami gak sengaja." Wanita itu menatap sinis Windi, "Oh mabak yg teriak teriak tadi yah, udah gak sopan teriak teriak pakai nabrak Trolly saya, eamang apa masalah mabak ??" Windi binggung dan menjawab, " Saya gak ada masalah apa-apa kok, saya beneran gak senagaja." Wanita itu menjawab dengan angkuhnya "Alah, gak sengaja dari mana, jelas jelas anda menabraknya kuat sekali jadi jangan banyak ekting deh, Apa anda gak tau saya ini siapa, saya ini seorang istri pengusaha kaya lo mabak, saya bisa melapor anda ke polisi."

__ADS_1


Windi terkejut lalu menatap wanita itu serius, " Terus apa masalanya sama polisi orang saya tidak melakukan salah apa apa kok." Wanita membalas, "Buktinya anda ribut di tempat umumĀ , dan anda menbarak Trolly saya." Windi berusaha tersenyum, "Baik saya menggaku salah, dan saya minta maaf, saya harap permasalahan ini selesai sampai sini , saya gak mau keluga ibuk dapat masalah karna suami saya." Wanita itu tersenyum, "Cih.., emang siapa yg takut sama suami mabak, emang suami mabak siapa yah,dan kenapa saya harus takuti." Windi menjawab, "Suami saya itu sangat berpangaruh lo di negara, dan bahkan di dunia , anda bisa serching sendiri di Google, carai aja Abraham Putra pasti ada yg keluar." Wanita itu tertawa, "Gak mungkin tuan Abraham punya istri yg bentukanya kayak anda, udah jelek, pakai daster pulak,Mabak kira ini di pasar ." Windi yg tidak terima membalas, "Hey mabak, suka-suka saya mau pakai baju apa, lagian apa hukamanya menggunakan daster di tempat umum."

__ADS_1


"Kris, dari tadi ibuk-ibuk tadi ngikut kita sambil ngomongin kita, aku udah gak tahan mau pukul tu mulutnya " kristin mencoba menenagkan Nyonyanya itu, "Sudah nona6 nanti kalok di samperin nanti nona malah kena masalah." Kristian dan Windi segera pergi dan tak sengaja bertemu Jesi, "Nona di cari di mana-mana baru ketemu sekarang." Kristin tanpa berbicara langsung menyerahkan keranjang tadi dan membawa cepat lari nyonyanya,"Eh kristin dan nona kenapa yah."tiba-tiba terdengar seorang wanita, sontak Jesi melihat wanita tadi, "Eh kok udah pada hilang.Oh iya mabak, liat dua orang wanita gak yg satunya agak pendek berdaster sama yg satunya pakai kemeja kotak kotak dan celana hitam." Sontak Jesi terkejut dan berguma dalam hati 'Gila ni orang mencari nona Windi ,dan Kristian, aku harus pura-pura gak tau aja.' Jesi menjawab "Maaf mabak saya gak tau." Wanita itu mengangguk lalu kembali ke dalam, sedangkan Windi dan Kristin lari ke parkiran, dan bersembunyi di dalam mobil.Dengan cepat berita tentang Windi buming di media sosial IG , ia di hujat samlai sampai akun Ignya juga di sebar, dan ia banyak mendapat kritik, cacian, dan makian, Windi yg bodoh malah membaca cacian dan makian itu , perlahan air mata Windi memgalir dari mata cantiknya, dan Kristin yg melihat hal itu hanya bisa menenaghan nonanya itu.

__ADS_1


Bersqmbung.....

__ADS_1


__ADS_2