
Keesokanya Abrahan terbangun dan menoleh ke arah Windi di sebelahnya masih terlelap Abraham pun membelai rambut Windi pelan."Sepertinya istri kesayangan ku makin imut aja,kalok begini aku bisa makin sayang".
Abraham pun mencubit pipi Windi pelan,Windi yg merasa tidurnya di ganggu namun dia masih mengantuk Windi pun menepis tangan Abraham pelan lalu kembali tidur.
"Udah mulai nakal yah kamu...",Abraham kembali mencubit pipi Windi namun kali ini Windi membuka matanya lalu berbalik menoleh ke arah Abraham."Pagi pagi udah jahil aja,aku masih ngantuk tauk."Abraham pun mencubit hidung Windu pelan."Ih,ngeliat kamu yg suka ngambekan buat aku jadi makin gemes tauk"Abaram terlihat senang karna berahasil menggangu istrinya yg sedang tidur.Windi yg melihat kebahagian yg terpancar pada wajah Abraham lalau teringar kata peramal tadi Namun Windi pun berusaha mengatkan hatinya lagi lalu dia pun tersenyum melihat Abarham namun tidak denan air mata yg tidak bisa di ajak kompromi.Abraham pun langsung terdiam."Sayang kamu kok???".
"Aku bahagia hik...."Abraham pun segera menghapus air Windi."Tapi gak usah pakai nangis kalik..."Abraham pun mencium kening,pipinya setelah itu bibir Windi.
"Hari ini kamu istirahat aja".
"Buat apa??".
"Kan besok kata kamu jalan jalan ,biar kamu gak terlalu capek".
"Iya suami ku yg paling ku sayang,sana pergi mandi dulu entar telat ke kantor".
"Biar lah telat aku juga bosnya....".
__ADS_1
"Gak gak gak,kasian Roy yg pagi pagi masuk dan menyelesaikan pekerjaan kantor yg menumpuk selangit".
"Jadi kamu kasian sama Roy gak sama suami mu ini???".
"Kan kalok kamu ada kerjaannya bisa di bagi dua kerjaannya."
"Oh begitu".
"Cepat sana mandi".
"Aku mau mandinya bedua sama kamu".
"Sayang ayo lah".
"Iya iya ayok"Windi dan Abrahm pun segera berasam ke kamar mandi.
Bambang yg sudah bangun sanagt pagi sekali langsung memasak di dapur,Tiba-tiba terdengar suara bel di depan rumah Bambang.
__ADS_1
Bambang pun sengera membuka pintu ruamah dan terlihat Anastasia."Ayo masuk aku...".
"Aku mau kita putus..".
"Apa...".
"Aku mau putus"Anastasia pun berbalik dan pada saat akan pergi langsung di tahan Bambang."Jelaskan dulu alasanya pada ku???".
"Aku hamil..".
"Apa.....kamu hamil anak siapa.....".Anastasya pun menagis lalu menoleh ke arah Bambang.
"Aku hamil anak dari kakak tiri ku....hik"
Sontak Bambang terdiam dan dengan cepat Anastasia melepas tanganya dari gegaman bambang lalu segera pergi.
Setelah kepergian Anastasia bambang tidak berpindah dari tempatnya dan masih tertunduk berusaha mencerna apa yg terjadi,
__ADS_1
Tiba tiba mata Bambang membulat sempurna lalu segera menutup pintu rumahnya setelah itu masuk ke dalam kamarnya,Tiba-tiba ia terduduk ke lantai lalu ia menghapus pelan air matanya."Bambang ,kamu harus kuat "Bambang masih terus menghapus air matanya."Kenapa hati ini sangat sakit "Bambang masih terus mengusap usap air matanya."Apa yg harus ku lakukan tanpa kamu Ana..."Bambang pun menyalakan layar hpnya lalu terlihat fotonya dan Anastasia yg membuat ia tidak bisa menahan rasa sakit hantinya dan dadanya terasa sesak yg membuat ia kesulitan bernapas Dengan mata dan pandangan yg buram ia pun menekan nomor Windi setelah itu ia terjatuh dengan napas terengah engah.
Bersambung.....