
Tak sengaja ia menemukan album lama keluarganya lalu menggambilnya di bawanya ke ruang tamu, walau rumah mereka sudah di tinggal kan windi selama 4 bulan lebih namun ia tetap membayar listrik dan air di sana. Windi duduk di sofa kayu sambil membersihkan album tersebut tak lama kemudian suaminya sampai "Maaf lama , aku binggung mau beli yg mana." Windi menjawab "Di mana pak Rahmat??" Dia udah kembali pulang." Windi hanya menggangguk "Kesini lah , ayo kita melihat album lama ini." Abraham menghampiri istrinya lalu duduk di sampinya "Kita makan dulu, baru nati liat albumnya." Windi pun segera ke dapaur dan mengambil berberapa pirih sendok dan gelas di lemari, tidak lupa ia memcuci sebentar lalu di bawanya ke sana.Mereka pum mulai menikmati makan mereka sambil berbincang sedikit, setelah makan mereka mulai melihat album foto tadi satu persatu terlihat gambar-gambar Windi saat bayi dan ada juga foto pernikahan ibunya hingga mereka berheti di sebuah foto yg membuat Abraham sangat penasaan, lalu menunjuknya "Peria yg tersenyum di samping mu ini siapa??" Windi tersenyum lalu menjawab "Oh ini kak Robet, ganteng kan??" Abraham terdiam menatap foto itu dan berguma dalam hati 'Kenapa aku merasa ada yang aneh dia seperti berbeda dengan yg sekarang, ini pasti senyumanya dan yg ku tau Robet memiliki sudara kembar, apa mungkin....'Windi matap suaminya "Sayang.." abraham masih fokus pada foto tersebut "Sayang udah naa." Windi langsung menutup album itu "Gak usah di lihat lagi ." Abraham kembali sadar pada lamunanya lalu tersenyum menatap istrinya "Maaf kan aku, bagai mana kalok kita bawa album foto ini pulang??" Windi berpikir senjunak lalu memutuskan "Baik lah nanti kita lanjut liat di rumah aja, kayaknya aku mau bersih bersih rumah dulu sebelum di kontrakan."
__ADS_1
Abraham menatap binggung istrinya "Ku kira akan kamu jual??" Windi menjawab "Gak lah, kan ini rumah pertama yg bisa bapak beli setelah bertahun tahun bekerja, lagian juga banyak kenagan di rumah ini." Abraham membalas "Terserah kamu aja yg penting kamu suka."Tak lama kemudian pintu rumah windi di ketuk dan pada saat di bukanya "Eh tante, udah selesai imunisasinya " ia pun langsung memberikan windi sebuah kotak kue sambil menjawab "Udah, pas ke sana kebetulan masih sepi jadi kami diluan. Ini tadi mama di rumah buat bronis dia suruh kasih kamu, kan kamu udah lama gak balik kata mama dia rindu." Windi tersenyum lalu menerima makan tadi "Makasih banyak ya tante, nanti lain kali windi kirim kue juga." Tantenya tersenyun "Gak usah repot-repot, lagian ini juga bentuk trima kasih mama karna kamu selalu bantu mama." Windi menjadi malu "Ih tante itu mah kebetulan aja. Oh iya, kenali suami windi tante." Windi pun memangil abraham yg sedang asik memainkan Hpnya "Sayang sini dulu.." abraham hanya menjawab "Ya."
__ADS_1
Bersambung.....
__ADS_1