
Ella melepas tangan Abraham lalu menunjuk windi "Jadi yg kemaren di culik.." windi hanya tersenyum lalu mengangkat tanganya "Saya.., tapi tante tenang aja windi gak papa kok." Ella pun menatap sinis windi "Apanya yg gak papa, waktu itu kamu pasti sudah hamilkan??." Windi berusaha menenagkannya "Tenag saja, aku dan anak ku baik-baik aja kok tante." Ella menatap sinis windi "Apanya yg baik-baik aja, bukanya beritanya tadi tu kamu di laraikan ke rumah sakit."
Windi terlihat sangat gugup lalu menjawab "Asataga windi-windi, lain kali kalok cari suami jangan cari yg ganteng-ganteng. Cowok yg begitu tu banyak sainganya apa lagi bentukanya kayak suami mu ini." Abraham hanya bisa terdiam karna ia terus di omel oleh Ella sampai-sampai suaminya yg mendenar keluar dari rumah lalu menenagi istrinya, namun abraham tidak marah sama sekali karna ia tau ia juga adalah kesalahnya karna lalai melindingi istrinya.
__ADS_1
Perlahan orang-orang mulai keluar dari rumahnya mendengar suara Ella, suaminya yg melihat hal itu langsung menutup mulut istrinya "Sayang udah malu di liat orang." Suaminya ella pun lamgsung menoleh pada Windi "Maaf yah win, biasa tante mu ini." Pada saat windi akan mebalas perkataan tadi abraham langsung berbicara "Tidak saya yg harus minta maaf, saya mengerti apa anda rasakan, saya juga saat itu sangat menyesal karna tidak menjaganya dengan baik." Windi memperhatikan raut wajah suaminya yg terlihat sangat merasa bersalah.
Ella pun dengan paksa mnarik tangan suaminya dari mulutnya "Bagus kamu udah merasa bersalah, sini win jangan mau sama orang kayak dia." Ella langsung menarik tanggan windi ke rumahnya, suminya yg meliat hal itu hanya bisa menggeleng-gelengkan keapanya pelan karna kelakuan istrinya itu "Maaf kan istri ku dia memang kadang begitu walau dia sama sekali tidak ada ikatan darah denan windi dia tetap menggangapnya sebagai adiknya." Peria tadi pun menoleh pada Abraham sambil tersenyum "Kamu pasti suaminya Windi, perkenalkan nama saya Dimas."
__ADS_1
Abraham dengan santai menjawab "Untuk apa saya penjarakn istri anda dia juga gak punya salah apa-apa ." Diamas jadi merasa tenag tiba-tiba terdenar suara dari dapur "Dimas, Ella tadi kenapa, kok dia balik udah masuk ke kamar aja belum bantu mami membungkus kuenya." Ia yg melihat Kehadian abraham terdiam "Diamas ini siapa yah??" Diamas pun memperkenalkan abraham "Ini lo ma, suami windi namanya Abraham putra." Ibu mertuanya mengganguk dengan santai lalu segera menghampiri Abraham dan bersaliman "Ayo duduk dulu nak, nanti saya ambilkan kue. Oh iya, mas abraham minum kopi apa teh??" Abrahm menjawab "Terserah saja." Wanita paruh baya itu pun menoleh ke pintu "Windinya di mana yah, apa belum datang??" Dimas menjawab "Windi ada di kamar dengan Ella." Ibunya yg mendengar hal itu sangat terkejut
Bersambung.....
__ADS_1