
Setelah makan mereka kembali duduk di rungtamu Abraham terus menatap tajam Simon karna ingin terus di dekat Windi.Jesi pun mulai membuka pembicaraan."Tuan Abraham bukanya tadi anda bilang nona Simon seorang pria tapi dia seorang wanita".
"Itu karna data dirinya yg ada di negara menyatakan dia seorang pria ".
"Jadi nona Simon ini melakukan oprasi kelamin".
"Aku tidak melakukn orasi kelamin,aku hanya menguba data yg ada di pemeritahan yg menyebut aku sebagai wanita menjadi pria".
"Tapi untuk apa???".
"Untuk mengelabuhi pria manis di mulut tapi busuk".
'Guma Jesi dalam hati'
__ADS_1
Terus apa bedanya,bukanya tuan Samuel itu manis di mulut juga.
"Sekarang giliran aku bertanya ,kenapa nona Windi yg cantik ini mau menikah dengan Abrahm yg kepalanya sekeras batu ini??"
'Guma Windi dalam hati'
Pertanyaan yg paling aku hindari.
Windi menoleh ke arah Abraham dan memberi kode apa yg harus dia katakan Abraham yg mengerti langsung membalas perkataan Simon."Kenapa mak lampir seperti kamu ini suka kepo soal hidup gue sih".
"Apa kamu bilang !!!"Abraham segera berdiri dari temtat duduknya lalu di tahan Windi."Sayang duduk.."
"Tapi dia...."
__ADS_1
"Ayo dudu!",Abraham pun segera duduk karna gertakan dari Windi,Simon yg melihat hal itu tersenyum ."Tak ku sangka kini singa yg sangat bus berubah menjadi seorang kucing yg penurut".
"Nona Simon saya menghargai anda sebagai tamu di rumah saya ,tapi saya mohon omongannya di jaga supaya tidak terjadi kesalahpahaman yg membuat hubungan keluarga saya dan keluarga anda menjadi rusak".
"Saya mengerti,maaf sol kata kata saya yg tadi".
"Saya akan menjawab pertanyan nona Simon tadi,saya menikahi Abraham sebenarnya karna terpaksa.....".Sontak mereka semua menoleh ke arah Windi demikian juga dengan Abraham."Tapi setelah berberapa lama tingal bersama Abraham saya baru sadar perasaan saya padanya,ternyata selama ini sosok yg ingin sekali ku lihat ternyata semua nya pada Abraham dari sifat keras kepanya,sifat sabrnya,begitu juga sifat perhatinya dan sifat tidak sombngnya yg membuat ku jatuh cinta padanya"Windi pun menoleh ke arah Abraham lalu tersenyum padanya."Dia bagaikan seorang malikat yg di kirim Tuhan untuk ku".
Tiba tiba terdengar suara tepukan tangan dari simon."Syukur lah kau tidak benarbenar terpaksa menikahi si kepala batu ini".
"Ngomog ngomong kenapa pada saat kami kelokasi kecelakan kenapa nona Windi bisa menaiki mobil tadi buanya nona naik buss tadi" .
"Waktu itu......",Pada saat Windi kembli menaiki buss rasa sakit itu pun kembali terasa membuat mereka kembali turun dari buss dan salah seorang penumpang bus memberitu mereka rumah sakit yngberada di sekitar situ,merka pun pergi dengan meligat petunjuk dari google meps.Karna rumah sakit itu dekat tidak mengunkan waktu lama mereka sudah smpai ,Windi pun segera di perika dan dokter yg menagani Windi mengatakan agar Windi terlalu lelah membuat ia mengalami keram pada perutnya dan Windi di minta untuk tidak terlalu lelah serta tidak lupa meminum obat yag di beri dokter .Setelah keluar dari ruangan dokter Windi dan yg lainya kini mereka mengurus atministrasi tiba-tiba terdengar seorang pria yg tidak jauh dari mereka sedang menagis agar dokter mengoprasi anaknya namun dokter itu mengatkan biyayanya harus di bayar sekarang namun peria itu bersikeras akan menyicilnya pelan pelan karna ia baru di pecat dari perusahaan tempat ia bekerja dan uang yg ia miliki hanya setengahnya.
__ADS_1
Bersambung......