
Malam pun tiba Windi yg mengunakan deres putih polos masih asik menatap tubuhnya yg sudah mulai membesar, sedangkan Abraham masih sibuk bekerja di meja depan Tv,"Wah, perut ku suadah mulai terlihat buncit"Windi kembali berbicara,"Tapi, waktu tetangga ku mengandung dua bulan persaan perutnya kecil-kecil aja,aku bahkan jarang makan berapa minggu yg lalu, tapi pert ku tetap besar,Apa mungkin karna ada dua!"Tiba-tiba terdengar suara Abraham yg tengan bekerja, "Berhenti berbicara sendiri seperti orang aneh".
"Iya..iya, aku ngerti",Windi pun mengecilkan suaranya lalu kembali berbicara,"Jika aku gemuk begini apa Itadori Yuji masih mau menerima ku, atau mungkinkah lebih baik jadi simpanan Om Daisuke Kambe",Abraham diam-diam mendengar perkatan Windi ia begitu kesal mendengarnya,"Menjadi simpanan Om Daisuke Kambe gua pasti di bawa jalan-jalan pakai mobil sport ,atau aku bakal di ajak keliling pakai Heli,Apa lagi melihat wajah tampanya membuat hati ku meleleh",Abraham yg sudah tak bisa menahan kekesalanya langsung menutup leptopnya, lalu menoleh ke arah Windi,
"Aku masih mendengar suara mu, dan berhenti memuji-muji pria selain aku, walaupun dia cuman 2D".
"Iya..iya, sayang,Suami ku itu sangat tampan ,kaya dan tempramental ".
"Apa!!!!".
"Cuman bercanda",Windi pun pergi menghampiri Abraham lalu duduk di sampingnya,"Sayang, kamu kan kaya bisa gak kamu memenuhi satu permintaan ku??".
"Apa itu??".
"Mu naik Heli."
__ADS_1
"Kabuli gak yah".
"Kabulin dong sayang ,baby yg mau".
"Oke, nanti besok"
Ke esokanya Windi begitu terpana melihat Helikapter tersebut,"Sayang, berapa biyaya naik Helinya??".
"Ini Heli ku, untuk apa aku bayar".
"Kenapa kamu terkejut hal seperti ini sudah biasa".
"Berapa harga Heli ini, sehinga kamu dapat membelinya??".
"Ini Helikapter namanya kalok gak salah Airbus H155, seharga Rp 137,3 miliar ".
__ADS_1
"Wauuu,lalu apa guna Heli ini??".
"Tentu saja aku bukan hanya mendapat dana dari perusahaan ku yg ada di sini aku juga dapat dari perusahaan ku yg ada diJepan,Inggris ,Amerika Serikat dan Jerman serta juga ,dari Pesawat dan Heli ini".
"Kalok gitu ayo kita naik",Mereka pun segera bersiap-siap setelah sudah siap mereka naik ke dalam Heli, dan pada saat helinya sudah mulai terbang tiba-tiba Windi merasa mual,penerbangan yg awalnya tenag kini rusuh karna mengetahui Windi mual mual,Mereka pun segera kembali,Setelah Heli mendarat Windi cepat-cepat melepas apa yg ia pakai lalu segera turun dari Helikapter, dan masuk ke sebuah Gedung di samping lapangan helikater setelah itu ia mauk ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya,Tak lama kemuduan Abraham datang menghampiri Windi lalu segera memijat pelan belakangnya,Setekah Windi sudah merasa mendingan ia segera mencuci mulutnya setelah itu menoleh ke arah Abraham,"Maaf kan aku sayang,aku merusak hari mu"Windi berusaha menahan tangisnya yg ingin keluar,Abraham segera memeluk Windi,"Apa yg kamu katakan,kamu sama sekali merusak hari ku, Lagi pula kita naik Heli kan karna permintaan Baby.",Abraham pun melepas pelukanya lalu menatap Windi,"Makanan yg pagi tadi sudah keluar, jadi mari kita mengisinya lagi".
"Tapi rasanya mulut ku tidak enak".
"Kamu harus tetap makan,nanti Baby mau makan apa, makanannya aja udah kebuang".
"Kau benar sayang, mari kita pergi",Abraham pun menggandeng tangan Windi dan mereka pun pergi.
Bersambung.....
jangan lupa likenya;)
__ADS_1