
Setelah melihat adiknya yang mulai bisa berdamai dengan apa yang terjadi malam ini Rehan kemudian pergi menghubungi Raffi untuk menanyakan kejelasan hubungan antara Raffi dan juga Dinda.
" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!" ucap Rehan ketika dia mulai menelpon Raffi.
" Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh! Ada apa Rehan? Malam-malam kau menghubungiku?" tanya Raffi merasa heran dengan sahabatnya.
" Katakan padaku Apakah kau mencintai adikku?" tanya Rehan tanpa tedeng aling-aling dan to the point dengan apa yang dia inginkan dari sahabatnya.
" Entahlah Bro saat ini aku belum memikirkan untuk memiliki rumah tangga!" ucap Raffi dengan suara perlahan menjawab pertanyaan dari Rehan.
" Shalat istikharahlah dan temukan jawabannya. Kalau kau memang tidak mencintai adikku katakanlag! Jangan menggantung perasaannya seperti itu. Aku sebagai kakaknya!" ucap laki-laki itu.
" Kenapa aku harus istikharah? Bukankah cukup dengan aku merasakan jatuh cinta kepada seorang wanita!" tanya Raffi kepada Rehan yang saat ini sedang marah.
__ADS_1
" Pokoknya kau harus memberikan kejelasan Kepada adikku. Apakah akan menjadikannya sebagai calon istrimu atau tidak jangan sampai adikku menghabiskan waktunya hanya untuk menunggu laki-laki yang plin plan sepertimu!" tanya Rehan kepada Raffi yang saat ini sedang kebingungan.
" Ya Allah aneh sekali sebetulnya mereka itu sedang memperebutkan apa! Aku benar-benar tidak mengerti!" ucapnya.
" Sudahlah Rehan sebaiknya kau sekarang tidur saja daripada pikiran mau jadi oleng nggak jelas seperti ini!" ucap Raffi kepada sahabatnya.
" Kau Pokoknya harus memberikan jawaban. Apakah Adikkuu akan menjadi calon istrimu atau tidak?'
Andika tampak menarik nafasnya dengan dalam ketika dia mendengarkan pertanyaan dari sahabatnya yang tampak sedang marah.
" Kemarilah dan berbicara denganku seharian ini aku benar-benar sangat merindukanmu!" ucap Zaki yang sudah mulai lunak lagi seperti sedia kala.
Hilya yang menatap suaminya saat ini dia tampak ragu tadi hanya bisa kejar jumkat untuk menghabiskan waktunya saat ini bersama istri dan anaknya.
__ADS_1
" Ayo kita pulang Zaki aku sudah menemukan apa yang kuinginkan!" ucapnya sambil menatap kepada Raffi yang seperti.
" Jangan sembarangan untuk mengambil sesuatu dari tempat ini karena yang kudengar tempat ini sama istimewa dan juga angker!" ucapnya menerangkan kepada pasangan muda itu sebelum nantinya dia melakukan hal-hal yang tidak bisa termaafkan.
" Tidak apa-apa Mas. Kalian bisa kembali ke pos jaga!" ucap Auriza cute dan Pesen istri bar27 kepadanya.
Langsung menarik tangan istrinya ketika dia berniat untuk mengikuti sahabatnya yang sedang melakukan jumpa kangen bersama beberapa orang sahabatnya yang lalu ketika dia sama-sama duduk di bangku SMA.
”Jahat Jahat ya sama aku! Kenapa kau tidak pernah mengatakan kepadaku bahwa kau mengenal laki-laki itu sebagai suamimu.?" tanyanya kepada sang suami.
" Sudahlah tidak usah dibahas lagi kalau hanya membuat perasaan kesal dan marah!" ucap Zaki memotong segala pembicaraan diantara mereka dan dia ingin fokus untuk makan agar bisa memiliki tenaga untuk mengejar sang istri!
" Kau yang aneh mas kau yang menuduhku bawa aku memiliki hubungan lain dengan dokter Bagas Apakah kau sedang Amnesia?" tanya Hilya dengan perasaan yang penuh dengan emosi saat ini.
__ADS_1
Bagaimana tidak usahanya sama sekali tidak dihargai sang istri tercinta.