Lurah Pondokku Calon Suamiku

Lurah Pondokku Calon Suamiku
237. Happy Ending


__ADS_3

Shelo terus berusaha untuk mempertahankan Deniz di sisinya. Dia tidak membiarkan Arya untuk membawa pergi Deniz.


" Saya akan membayar Rp150 juta, asal Kalian melepaskan mereka dan tidak mengganggu Mereka lagi!" ucap Dipta yang tiba-tiba saja sudah ada di sekitar mereka.


Shelo merasa terkejut melihat ayah dan ibunya beserta beberapa keluarga besarnya yang hadir di rumah Deniz pada hari itu.


" Papa, Mama?" tanya Deniz terkejut melihat kedua orang tuanya ada di sana.


Kinan tersenyum kepada Shelo yang saat ini sedang menggenggam tangan Deniz yang masih terisak dalam tangis karena dari tadi terus ditarik tangannya oleh Arya.


" Lepaskan tangan perempuan itu kalau tidak saya akan melaporkan kejadian ini ke kantor polisi karena kalian sudah memaksakan kehendak kalian kepada orang lain!" ucap Dipta sambil menatap tajam kepada Arya yang langsung gugup ketika mendengarkannya bicara.


" Tuan Dipta?" ucap Arya yang langsung melepaskan tangan Deniz ketika dia melihat Dipta mendekat ke arahnya.


Subroto mengerutkan keningnya ketika dia melihat bahwa putranya ternyata mengenal laki-laki yang baru saja datang ke tempat pesta pernikahan putranya.


" Kamu kenal dengan laki-laki itu Arya?" tanya tanyanya sambil menatap Arya yang langsung mengangguk dengan pasrah.


" Dia itu Tuan Dipta. Dia adalah bos besar perusahaan tempat saya bekerja, Pah!" ucap Arya dengan keringat dingin yang bercucuran di keningnya ketika dia melihat Dipta yang mendekat ke arah Shelo.


" Kamu baik-baik saja Nak?" tanya Dipta sambil mendekat ke arah Shelo yang masih memegang tangan Deniz dengan erat.


" Saya baik-baik saja Pah. Hanya saja Deniz tampaknya ketakutan karena mengalami Kejadian ini yang benar-benar sangat runyam!" ucap Shelli kepada ayahnya.

__ADS_1


Arya wajahnya sampai pucat pasi ketika dia mengetahui bahwa ternyata Shelo adalah putra dari Dipta. Tangan Deniz langsung dia lepaskan begitu saja dan dia langsung mendekati kedua orang tuanya kemudian mengajak mereka untuk meninggalkan tempat pesta tersebut tanpa mengatakan sepatah kata pun.


" Ayo Pah kita pergi ternyata laki-laki itu adalah anak dari bos besar tempatku bekerja. Sudahkah lupakan saja pernikahan ini. Aku tidak mau kalau sampai karirku di Jakarta hancur gara-gara perempuan itu!" ucap Arya dengan gemetar sambil menarik tangan kedua orang tuanya dan pergi dari rumah Deniz.


" Lalu bagaimana dengan uang papa yang sudah diberikan kepada mereka? Kita tidak bisa pergi begitu saja Arya, kita harus bisa mendapatkan kembali uang yang sudah Papa berikan kepada kedua orang tuanya Deniz!" ucap Subroto kesal karena dia tidak merelakan uangnya melayang begitu saja.


" Anda jangan khawatir! Saya akan memerintahkan sekretaris saya untuk mentransfer uang anda ke rekening putra anda yang terdaftar di perusahaan saya! Kau! Datanglah ke bagian administrasi dan klaim lah uang milik kedua orang tuamu di sana." ucap Dipta dengan wajah serius menatap kepada Arya yang sudah gemetar ketakutan menatap mata elang Dipta yang menatap tajam kepadanya.


" Baik Tuan, Terima kasih atas kebaikan anda. Saya akan melepaskan pernikahan ini untuk putra anda. Saya doakan semoga mereka berdua bahagia!" Arya dan kedua orang tuanya pun kemudian langsung pergi dan tidak menoleh kembali ke kediaman Deniz yang saat ini mulai kembali ramai dengan para tamu undangan yang kembali lagi ke tempat itu karena akan diadakan pesta pernikahan antara Shelo dan Deniz.


Rombongan keluarga Shello yang datang terdapat Marcella dan juga Zidane yang sudah kembali lagi ke keluarganya. Setelah dicari oleh Dipta sampai ke Jogjakarta.


Elena bahkan sekarang sudah kembali ke Mesir setelah dinasehati oleh Zidan dan juga keluarganya.


" Papa pun sangat senang sekali karena sekarang Zidane sudah insaf dan mau kembali menjalani pernikahannya dengan baik-baik bersama dengan Marcella. Semoga semuanya akan berjalan baik-baik saja!" ucap Dipta sambil tersenyum kepada Kinan yang masih tampak berkaca-kacamatanya karena merasa terharu dengan keluarganya yang sekarang sudah hidup berbahagia.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara itu Raffi dan juga Dinda sedang berbahagia karena sekarang Dinda sudah hamil dan sebentar lagi akan melahirkan. Saat ini mereka tampak bolak-balik di depan pintu rumah sakit karena sedang menunggu kelahiran Putra pertama mereka.


Hoek hotel hoek


" Alhamdulillah akhirnya anakku lahir juga Abi!" ucap Raffi ketika dia mendengarkan suara bayi dan melihat seorang suster yang menggendong anaknya keluar untuk bertemu dengannya.

__ADS_1


Semua orang merasa bahagia karena akhirnya pondok pesantren yang di pimpin oleh Kyai Ali akhirnya memiliki pewaris juga setelah ditunggu hampir 2 Tahun lamanya.


Sementara itu Aurel dan Rehan yang masih menunggu kelahiran Putra mereka tampak merasa bahagia ketika dia melihat putra dari Raffi dan Dinda yang terlahir dengan selamat.


" Wah tampan sekali Dia benar-benar sangat keren!" ucap Aurel rasa sangat senang sekali melihat keponakannya yang sangat tampan.


" Iya dong siapa dulu uncle-nya?" ucap Rehan Sambil tertawa ketika dia melihat istrinya yang begitu bahagia melihat Putra Raffi dan Dinda yang tampak begitu lucu dan menggemaskan.


" Putra Kalian juga pasti akan sangat tampan ketika dia lahir nanti!" ucap Dinda sambil tersenyum kepada Aurel yang sedang menggendong bayinya.


Ali dan Nur benar-benar sangat bahagia melihat kebahagiaan semua orang yang ada di dalam ruangan itu. Di mana semua orang mendapatkan pasangan yang mereka cintai dan bisa melewati berbagai rintangan serta perjuangan yang sangat berat dan juga alot untuk menyatukan cinta mereka di dalam pernikahan suci yang direstui oleh semua pihak.


" Jendral kesayanganku, Lurah pondokku calon suamiku, Alhamdulillah banyak kehidupan yang terlahir, yang di awali dari kisah sederhana kita berdua dan semoga anak-anak serta keturunan kita akan selalu hidup bahagia selamanya!" ucap Nur sambil melirik lembut kepada suaminya yang saat ini sedang berdiri di sampingnya dan menatapnya dengan cinta kasih.


" Alhamdulillah Umi. Semoga cita-cita kita semua akan dikabulkan oleh Allah dan keluarga kita akan selalu bahagia. Semoga kita tetap berjalan di jalan Allah dan mampu mengagungkan asma Allah di muka bumi ini! Semoga keturunan kita akan menjadi Hafiz yang Hafizah yang akan mengagungkan asma Allah di muka bumi sampai hari kiamat nanti!" doa Kyai Ali yang sangat bahagia melihat cucu pertamanya sudah lahir dan terlihat sangat tampan seperti Putra kesayangannya.


Raffi sangat bahagia akhirnya dia telah menjadi seorang ayah. Putra Raffi dan Dinda di beri nama Volkan Al Fahrizi.


Tunggu kisah Volkan Alfarizi di novel "Lurah Pondokku Calon Suamiku Season 2"


Terima kasih kepada pembaca setia yang sudah menemani author dari awal hingga akhir. Sehingga novel ini bisa happy ending. Selamat membaca novel author yang lain ya. Love sekebon untuk kalian semua.


TAMAT

__ADS_1


__ADS_2