My Crazy Husband

My Crazy Husband
Ide Gila


__ADS_3

"Serius?"


Hingga akhirnya Digo menceritakan semuanya kepada keempat sahabatnya itu yang mana memang calon istri Nathan adalah Aruna yang membuat digo saat ini pusing tujuh keliling dan juga sangat kecewa dengan apa yang sudah ia ketahui barusan.


"Lo jangan mau menyerah Di, lo yang dari dulu ngincer Aruna, tidak mungkin kalau Lo akan membiarkan Aruna jadi milik Bang Nathan."


"Ya gue setuju banget meskipun Bang Nathan itu orangnya baik tetapi gue rasa lo lebih cocok sama Aruna dan pastinya lo lebih mencintai Aruna daripada Bang Nathan."


"Apalagi lo yang sudah ngincer Aruna sejak pertama kali kita masuk ke sekolah yang pastinya kalau gue jadi lo, gue tidak akan pernah membiarkan Aruna bertunangan dengan Bang Nathan apalagi sampai menikah dengan Bang Nathan. Dan pastinya gue akan melakukan segala macam cara untuk membuat pertunangan mereka gagal, kalau perlu dengan cara ekstrim pun tidak masalah yang penting Aruna menjadi milik lo selamanya."


Obrolan obrolan ngawur dari keempat sahabatnya itu kini sudah berada di pikiran Digo, meskipun mereka dengan sedikit mabuk tapi kenyataannya memang benar jika Digo sudah dari masuk ke sekolah itu mengincar Aruna bahkan ia belum mendapatkan hati Aruna tetapi kenapa harus tiba-tiba Aruna malahan menikah dengan kakak kandungnya sendiri.


Dan juga meskipun Bang Nathan itu sangat baik dan apa yang dikatakan oleh Bang Nathan kalau dia mencintai Aruna, namun rasa cinta Digo itu lebih besar daripada Nathan.


"Perkosa Aruna, buat dia menjadi milik lo seutuhnya!?"

__ADS_1


Bisik Dino yang saat ini berada di samping Digo, laki-laki itu bahkan sudah teler tetapi ia menyimak sedari tadi bagaimana cerita dari Digo dan juga menyimak teman-temannya yang membicarakan tentang Aruna dan juga Nathan.


Dan Dino adalah laki-laki yang paling brengsek di antara sahabat Digo itu, namun dia tidak pernah merusak gadis, hanya wanita-wanita malam saja yang pernah ditiduri tetapi belum pernah yang namanya tidur dengan seorang gadis.


Digo hanya diam saja, bukan karena ia terpengaruh dengan teman-temannya tetapi sebelum Dino membisikkan sesuatu kepada dirinya, Digo sudah memikirkan tentang itu kalau dia akan berbuat lebih kepada Aruna, mungkin caranya memang salah tetapi hanya itu satu-satunya untuk mendapatkan Aruna dan juga menghalangi pertunangan Aruna dengan Nathan hingga akhirnya dirinyalah yang akan menikah dengan Aruna nantinya.


"Jangan tunggu lama-lama, setelah ujian semester terakhir nanti, Lo tiduri Aruna. Lo harus ngelakuin itu kalau tidak, lo tidak akan pernah memiliki Aruna, karena seperti dari cerita lo jika Bang Nathan itu sangat mencintai Aruna bahkan sepertinya abang lo itu tidak akan melepaskan Aruna, namun dengan cara seperti itu tidak mungkin jika kedua orang tua Aruna akan menyerahkan Aruna kepada Nathan jika memang terbukti lo yang sudah memperkosa Aruna."


Ucap Dino lagi yang kali ini laki-laki itu tidak mengatakan secara berbisik tetapi terdengar oleh ketiga sahabat Digo yang lainnya dan ketiganya kompak menganggukkan kepalanya karena setuju dengan apa yang diucapkan oleh Dino karena hanya cara itu satu-satunya untuk membuat Digo menikahi Aruna.


Ucap Digo dengan tertawa meskipun keempat sahabatnya sudah minum bahkan ada yang sudah teler tetapi Digo tidak pernah menyentuh alkohol sedikitpun, ia malah meminum orange juice dan keempat sahabatnya itu juga tidak akan pernah memaksa Digo, mereka menghargai apa yang dilakukan oleh Digo yang penting Digo masih sahabatnya dan masih mau kumpul-kumpul dengan mereka semua, meskipun mereka bukanlah golongan dari laki-laki yang baik-baik.


"Dengerin kata gue, terkadang menjadi laki-laki baik-baik itu adalah perlu dan penting tetapi sesekali untuk mendapatkan seseorang yang kita cintai memang kita harus berbuat brengsek, lagi pula setelah lo perkosa Aruna, lo juga akan tanggung jawab dan tidak akan meninggalkan Aruna begitu saja."


Denis angkat bicara dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Dino, yang mana memang seperti itu jika laki-laki sudah mencintai seorang perempuan tetapi nyatanya perempuan itu tidak mau dengan dirinya, jadinya langkah terakhir yang dilakukan adalah melakukan hal yang tidak pantas dilakukan tetapi pada ujung-ujungnya nanti akhirnya perempuan itu juga takluk sendiri.

__ADS_1


"Bagaimana kalau Aruna malah membenci gue dan dia tidak menerima gue nantinya setelah apa yang gue lakukan?"


Ya di antara kelima orang itu yang paling waras adalah Digo, bukan karena Digo sendiri yang tidak meminum minuman alkohol tetapi otak Digo memang masih bersih dan juga tidak gila seperti keempat sahabatnya. Dan Digo masih memikirkan bagaimana nanti setelah dirinya menyentuh Aruna, apakah Aruna akan membencinya atau lebih parahnya malahan Aruna tidak mau menikah dengannya.


"Kalau benci jelas iya, tetapi setidaknya lo bisa memiliki Aruna dan gue percaya jika lo sudah menyentuh Aruna, gue yakin pasti Aruna mau tidak mau akan menikah dengan lo, mana mungkin seorang perempuan yang sudah disentuh oleh laki-laki dia tidak menerima laki-laki itu menjadi suaminya, pastinya Aruna juga berpikir seperti itu meskipun dia benci sama lo, namun setidaknya lo..bisa mengikat Aruna menjadi istri lo dan cepat atau lambat Aruna pasti juga akan mencintai lo, karena lo bener-bener tulus mencintai dan menyayangi Aruna."


Ucapan panjang dan lebar dari sahabat-sahabat Digo membuat Digo menganggukkan kepalanya, meskipun ia sedikit ragu tetapi ini adalah jalan satu-satunya supaya ia bisa mendapatkan Aruna dan dapat menikahi Aruna.


"Itu saran dari gue, kalau lo tidak ingin melihat Aruna jadi kakak ipar lo lakukan seperti itu, gue tahu lo bukan laki-laki yang brengsek tetapi untuk kali ini lo harus melakukannya kalau tidak ingin melihat Aruna bersama dengan Bang Nathan, kalau lo tidak tega ngelakuinnya berarti siap-siap saja setiap hari lo akan patah hati karena melihat Aruna bermesraan dengan abang lo sendiri."


"Tidak!! tidak akan pernah gue biarkan. Bagaimana mungkin gue akan melihat Aruna bermesraan dengan Bang Nathan setiap hari, tadi saja gue sudah panas melihat Bang Nathan menggandeng Aruna, apalagi kalau nanti Bang Nathan jadi menikah dengan Aruna."


"Nah maka dari itu, lo harus bertindak.. seenggaknya setelah ujian semester lo cepat ngelakuin itu, gue yakin kedua orang tua lo dan juga kedua orang tua Aruna pasti akan menyetujui pernikahan Lo dengan Aruna setelah apa yang sudah lo lakukan."


Digo tersenyum bukan karena setan-setan yang sudah merasuki hati dan pikirannya tetapi memang kalau ia tidak bertindak secepat mungkin maka hasil akhirnya Digo sendiri yang tidak akan pernah mendapatkan Aruna, karena perjodohan itu sudah dilakukan dan Nathan sendiri sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk dapat menikahi Aruna.

__ADS_1


"Sudah jangan dipikir panjang lagi nanti gue bantuin supaya lo bisa culik Aruna."


__ADS_2