
"Maaf untuk apa? maaf telah menghancurkan pertunangan aku atau minta maaf karena sudah mencintai Aruna dan memperkosa nya?"
Jawab Nathan dengan meninggikan suaranya dan juga emosi, entahlah saat ini ia belum bisa berdamai dengan hatinya, rasa sakit itu masih ada karena perbuatan Digo, benar-benar membuat Nathan tidak habis pikir, kenapa Digo bisa berbuat seperti itu kepada dirinya dan juga kepada Aruna.
Digo menoleh ke arah Nathan, ia tahu jika Nathan saat ini mungkin membencinya tetapi apalah daya karena Digo juga sangat mencinta Aruna dan tidak mau kehilangan Aruna maka ia juga melakukan seperti ini.
"Aku tidak tahu maaf untuk apa, yang jelas aku minta maaf untuk semuanya, tapi jujur saja Bang .. aku sengaja melakukan itu karena memang aku sangat mencintai Aruna dan aku tidak ingin Aruna menikah dengan laki-laki manapun termasuk Bang Nathan, mungkin saja aku memang egois dan aku adalah adik yang sangat kejam karena telah menghancurkan kebahagiaan kakak kandungnya sendiri, tetapi aku tidak bisa berbuat apa-apa.. rasa cintaku kepada Aruna jauh lebih besar dari rasa cinta yang Bang Nathan miliki untuk Aruna."
Nathan menggelengkan kepalanya bagaimana mungkin Digo bisa menilai seperti itu, jika rasa cinta yang dimilikinya tidak lebih besar dari rasa cinta dimiliki oleh Digo, padahal Digo sama sekali tidak mengenal betul siapa sebenarnya dirinya.
"Kamu sendiri tidak tahu bagaimana aku mencintai Aruna dan sejak kapan aku menaruh rasa kepada Aruna, bisa-bisanya kamu mengatakan seperti itu..."
"Aku memang tidak tahu awalnya Bang Nathan jatuh cinta sama Aruna, Bang Nathan sendiri juga tidak pernah cerita sama aku.. yang jelas aku sudah menaruh rasa kepada Aruna sejak awal, sejak kita bertemu."
"Ckkk...."
Nathan mencebikkan bibir nya kesal, rupanya baru sekitar dua tahun Digo mengenal dan mencintai Aruna, berbeda dengan dirinya yang sudah lama menaruh rasa pada Aruna.
__ADS_1
"Kamu baru mencintai Aruna tetapi aku sudah lama mengenal dia dan menaruh rasa padanya tetapi sayang sekali, kamu yang akhirnya mendapatkan Aruna."
Nathan tersenyum getir, laki-laki itu mau tidak mau harus melepaskan Aruna meskipun rasanya tidak ikhlas atau bagaimana, tetapi mau di kata apa lagi karena Digo lah pemenangnya, dia yang sudah mendapatkan Aruna meskipun Nathan tahu jika Aruna juga belum mencintai Digo.
Hanya pernikahan yang berlandaskan tanggung jawab saja, mungkin itu yang dipikir kan oleh Nathan saat ini, tidak tahu betapa besarnya rasa cinta Digo kepada Aruna yang mungkin Nathan sendiri belum memahaminya, walaupun juga sudah mengatakan ia sangat mencintai Aruna tetapi bagi Nathan rasanya itu mustahil.
Digo sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi, yang jelas ia sudah meminta maaf kepada Nathan dan tidak ada lagi yang mau disampaikan kepada Nathan yang nyatanya ia tahu jika Nathan benar-benar kecewa padanya dan mungkin saat ini belum bisa mengikhlaskan Aruna untuknya.
Digo pamit meninggalkan kamar Nathan, laki-laki itu berulang kali mengucapkan kata maaf tetapi sayang sekali Nathan tidak menggubrisnya karena mungkin terlalu kecewa dengan adiknya.
"Jika kamu menyakiti Aruna, siap-siap saja aku akan merebut Aruna kembali."
Laki-laki itu menoleh ke arah Nathan, lalu tersenyum kepada kakak kandungannya.
"Bang Nathan tidak perlu khawatir karena aku akan membuat Aruna bahagia dan tidak akan pernah menyakitinya, mungkin terkesan lucu jika aku bilang aku sangat mencintai Aruna tetapi itulah kenyataannya. Dan aku juga tidak akan membiarkan laki-laki lain merebut Aruna dariku."
Ujar Digo kemudian keluar dari kamar Nathan..tentu saja ia tidak akan membiarkan laki-laki lain merebut Aruna nya.
__ADS_1
Mendengar ucapan dari Digo, Nathan mengepalkan tangan nya andai saja ia sudah melamar Aruna dari dulu bahkan sebelum Digo mengenal Aruna pasti kerjanya ini tidak akan terjadi dan ia bisa memiliki Aruna selamanya tetapi sayang sekali semuanya sudah terlambat mau tidak mau nonton harus mengikhlaskan Aruna bersama Digo meskipun itu kenyataannya sangat perih.
Tetapi sayang sekali, itu hanya ada yang di dalam hati Nathan saja dan mau tidak mau ia harus ikhlas menerima apa pun yang terjadi meskipun sebenarnya hatinya tidak rela tetapi Nathan mencoba untuk bersikap dewasa seperti apa yang dikatakan oleh Papi nya.
"Jika itu membuat kamu bahagia, aku rela Runa... meskipun hatiku sangat sedih dan juga perih tetapi aku akan mencoba untuk menerima kenyataan ini bahwa kamu sudah tidak bisa aku miliki..."
Nathan mengambil kotak cincin yang ada di dalam sakunya kemudian membuka kotak itu dan melihat cincin berlian yang hampir saja masuk di jari manis Aruna.
Kemudian laki-laki itu memejamkan matanya, lalu menutup kembali kotaknya dan menyimpan cincin berlian itu di sebuah laci di mana mungkin ia tidak akan pernah membuka laci itu, seperti dirinya yang tidak akan merusak rumah tangga Digo dengan Arun nantinya, kecuali jika Digo memang benar-benar menyakiti Aruna maka Nathan akan merebut kembali Aruna dan tidak akan membiarkan Aruna bersama dengan Digo lagi.
Ya itu janji Nathan di dalam hati jika sampai Aruna tidak bahagia dan sampai ia melihat Aruna meneteskan air matanya, maka ia akan merebut Aruna dari tangan Digo, ia tidak perduli lagi bagaimana nanti Digo marah padanya yang jelas ia harus membuat Aruna bahagia dan tidak mau jika perempuan yang dicintainya itu menderita.
Sementara Digo yang sudah masuk ke dalam kamarnya, ia segera merapikan kamar pribadinya itu yang mana memang sedikit berantakan meskipun Digo adalah tipe laki-laki yang suka kebersihan tetapi tidak dipungkiri bahwasanya Digo juga kadang-kadang menaruh pakaian dan barang-barangnya ke sembarang tempat.
Digo juga sudah mulai mencicil pakaiannya satu persatu dan dimasukkan ke dalam koper, karena ia sudah memutuskan jika setelah menikahi Aruna, ia dan Aruna akan tinggal di apartemen.
Ya itu adalah hal-hal yang dipikirkan oleh Digo dan sudah diputuskan dengan matang-matang, karena tidak mungkin jika ia bersama Aruna tinggal di sini, terlebih lagi ada Nathan yang pastinya Digo ingin menjaga istrinya dari Nathan.
__ADS_1
Bukannya ia tidak percaya dengan kakak kandungnya sendiri tetapi juga harus menjaga perasaan Nathan dan Aruna saja dan tidak dipungkiri jika mereka setiap kali bertemu atau Aruna merasa nyaman dengan Nathan, maka Aruna akan jatuh cinta pada kakak kandungnya sendiri meskipun sudah menjadi istri nya.