
Aruna dan Ryan sudah sampai di kantin mereka berdua lalu memesan makanan dan minuman iya seperti tadi yang dibicarakan oleh Aruna jika Aruna ingin makan dan minum yang banyak untuk mengobati rasa sakit hatinya karena mendapatkan perlakuan dari Miranda.
"Pesan aja sesuka Lo, nanti gue yang bayarin."
Aruna menganggukkan kepalanya dan saat ini yang ada di pikirannya hanya makan dan minum saja ia tidak akan memikirkan tentang hal lain lagi termasuk juga dengan Digo yang mana Aruna sejenak merupakan laki-laki itu, laki-laki yang sudah membuatnya seperti ini .. bukan hanya merusaknya tetapi Digo juga memunculkan permusuhan antara dirinya dengan Miranda meskipun dari dulu memang Miranda dan juga Aruna tidak pernah saling terlihat bersama atau bagaimana tetapi dengan kejadian ia datang ke sekolah bersama dengan Digo membuat rasa benci Miranda kepada Aruna semakin menjadi-jadi.
Rian sedari tadi memperhatikan Aruna di mana terlihat cantik meskipun Ryan tahu jika
Aruna saat ini sedang emosi dengan kejadian tadi tetapi itu semua tidak mengurangi kecantikan yang terpancar di wajah Aruna bahkan semakin lama Ryan semakin tergila-gila dengan Aruna.
Ingin sekali Ryan mengungkapkan perasaan cintanya kepada Aruna tetapi Lagi dan lagi ia takut jika nantinya ditolak dan membuat hubungan baiknya dengan Aruna itu menjadi buruk.
__ADS_1
Ryan juga masih memikirkan tentang gosip gosip yang sudah ia dengar tadi apakah memang benar jika Aruna dan menjalin sebuah hubungan.
Beberapa menit kemudian setelah Aruna selesai menyantap makanannya dan meminum minuman kesukaannya Rian memberanikan diri untuk bertanya kepada Aruna ia sudah tidak bisa memendam semuanya dan juga penasaran apakah memang benar jika Aruna dan Digo sudah jadian.
"Runa boleh gue tanya sama lo?"
Arena mendongakkan wajahnya ia menatap ke arah Rian yang saat ini masih memandangnya lalu perempuan cantik itu menganggukkan kepalanya.
Ryan sebenarnya tahu untuk menanyakan itu, ia bahkan berharap jika gosip itu tidak lah benar dan ia memiliki kesempatan untuk menjadi pacar Aruna.
Sedangkan Digo yang sedari tadi menuju ke ruang Uks, karena menurut berita .. Aruna sempat terjatuh didorong oleh Miranda, tetapi setelah sampai di ruang UKS diiku tidak menemukan Aruna sama sekali di sana bahkan UKS pun nampak kosong tidak ada petugasnya sama sekali ataupun orang yang dirawat di sana hingga Digo memutuskan untuk menuju ke kantin biasanya kalau seperti ini Aruna sukanya ke kantin.
__ADS_1
Seketika Digo menghentikan langkah kaki nya ketika melihat Aruna dengan Ryan yang saat ini berada di kantin, dan mereka berdua terlihat akrab sekali, bahkan Digo juga melihat jika Ryan menatap calon istrinya itu dengan sangat intens.
"Jangan emosi, siapa tau mereka tidak ada hubungan apa apa?"
Ujar Dino yang saat ini melihat Digo yang sudah emosi, ia paham betul bagaimana Digo, dan tentu saja Dino tidak ingin terjadi kekacauan di kantin hanya karena Digo yang cemburu buta.
"Gue tau, tapi gue cemburu..."
Setelah mengatakan itu, Digo segera menghampiri Aruna, di mana ia mencoba untuk bersikap biasa saja dan menahan emosi nya, padahal di dalam hatinya cemburu berat dan ingin sekali menghajar laki laki yang bersama dengan Aruna.
"Aruna adalah pacar gue."
__ADS_1