
"Au tidak mau kehilangan kamu, Aruna.. Aku tidak mau kehilangan kamu. Aku akan berusaha semampuku supaya kita tidak berpisah dan aku juga mencintai kamu, sangat-sangat mencintai kamu..."
Dengan sekuat hati dan jiwa raganya Digo melajukan motornya dengan begitu kencang ia yang mendengar teriakan dari Aruna seketika langsung saja mendapatkan semangat dan akan berjuang malam ini sampai ia bisa memenangkan pertandingan dengan Nathan.
Yang ada di pikiran Digo saat ini adalah ia harus menang supaya tidak kehilangan Aruna dan akan meminta penjelasan dari Aruna nantinya dengan apa yang sudah diucapkan oleh Aruna meskipun sedikit ragu tetapi ia percaya bahwa istrinya atau tidak mungkin main-main, terlebih lagi ia sudah mengenal Aruna dan tidak mungkin seorang Aruna itu bercanda apalagi dengan keadaan seperti ini.
Digo tersenyum mana kala ia sudah memimpin pertandingan ini dengan melihat sekilas ke arah belakang yang rupanya Nathan ertinggal jauh darinya tetapi ia juga harus waspada karena Nathan bukannya memelankan maju motornya tetapi sama seperti dirinya juga mempercepat laju motornya supaya bisa memenangkan pertandingan ini.
Sedangkan Aruna tersenyum karena saat ini Digo sudah memimpin pertandingan tetapi senyumannya tiba-tiba hilang karena ia merasa Nathan sendiri tidak mau mengalah di sini terlebih lagi Aruna yakin jika Nathan memang akan sengaja ingin membuat Digo kalah padahal Aruna sudah berteriak dan mengatakan jika ia mencintai Digo dengan tujuan Nathan yang harusnya akan sadar diri dan tidak berharap lebih padanya, karena kedekatannya selama ini itu hanya sebatas kakak dan adik saja bukan mempunyai perasaan lebih untuk Nathan.
"Digo semangat.. kamu bisa sayank, aku menunggumu disini dan kamu harus memenangkan pertandingannya malam ini!!"
Kembali lagi teriakan dari Aruna memberikan semangat kepada suaminya, ia yakin jika Digo pasti akan memenangkan pertandingan ini karena melihat bagaimana lincahnya Digo melajukan motornya itu, Aruna juga melihat senyum Digo yang merekah seperti itu dan Aruna yakin jika Digo bisa berpikir secara positif, tidak memikirkan tentang hal-hal aneh yang membuat dirinya dan juga Digo salah paham.
Sembari melajukan motornya dengan kecepatan tinggi, Digo menoleh ke arah Aruna dan melihat istrinya itu yang kembali berteriak dan tentunya Digo semakin yakin jika apa yang diucapkan oleh Aruna itu benar dan itu bisa membuat Digo kembali bangkit lagi dan bersemangat.
Sedangkan Nathan, yang ada di belakang Digo yang tertinggal jauh hanya mengumpat kesal, rasanya memang Digo bukan tandingannya, meskipun ia sendiri sudah berusaha keras untuk melajukan motornya dengan kecepatan tinggi tetapi pada akhirnya Digo yang akan memenangkan pertandingan ini, karena Nathan tahu jika tidak mudah untuk mengalahkan Digo karena ia tahu bagaimana sepak terjang Digo di arena balapan ini.
__ADS_1
Tetapi Nathan juga tidak mau menyerah, ia masih ada waktu untuk bisa menyusul Digo dengan segenap hati dan jiwa raganya. Nathan pun menambah kecepatannya supaya ia bisa berhasil sampai finish sebelum Digo.
Tinggal satu putaran lagi dan itu akan membuktikan siapa yang akan memenangkan pertandingan ini.
Tentu saja saat ini Digo dan juga Nathan jaraknya tidak terlalu jauh karena Nathan berfikir bisa mengejar ketinggalannya meskipun masih lebih unggul Digo daripada Nathan.
"Jangan panik, yakin juga suami lo pasti akan memenangkan pertandingan ini lo tahu kan jika kekuatan Digo itu terletak pada lo dan lo harus memberikan semangat lagi supaya Digo bisa memenangkan pertandingan ini dan mengalahkan Nathan!!"
Sepertinya bukan hanya Aruna saja yang ketar ketik dengan apa yang ada di depan mata nya, Dino dan sahabat Digo yang lain juga sama bahkan ia berpikir bagaimana nanti jika Digo sudah berusia sekeras mungkin tetapi masih saja kalah dari Nathan, yang pastinya hati Digo akan hancur lebur bahkan mungkin saja Digo akan mengakhiri hidupnya malam ini juga jika ia memang benar-benar harus kalah dan harus meninggalkan Aruna.
Mendengar teriakan Dino dari belakang, Aruna pun menganggukkan kepalanya, ia juga percaya pastinya Digo akan mempertahankan pernikahan ini meskipun Digo salah karena telah menuruti apa yang akan diinginkan Nathan tetapi Aruna bisa maklum karena Digo sendiri sudah salah paham padanya.
Sepertinya Aruna sudah tidak malu-malu lagi mengungkapkan perasaannya kepada Digo, buktinya ia mengulang lagi rasa cintanya kepada Digo dan berteriak, sungguh jika Vina tahu maka ia akan ditertawakan malam ini karena sudah berani berani menyatakan cinta dan perasaannya kepada Digo, musuh bebuyutannya dan pastinya jika Aruna juga sadar ia akan bergidik ngeri sendiri yang mana kata-kata itu adalah keramat baginya tetapi malam ini begitu mudah lolos dari bibirnya.
"I love u too, sayank..."
"Muahhhhh....."
__ADS_1
Mendengar teriakan dari Aruna, Digo langsung saja menoleh ia juga membalas ungkapan cinta dari Aruna dan memberikan ciuman jarak jauh untuk Aruna.
Sungguh di dalam situasi seperti ini mereka berdua masih bisa bermesra-mesraan meskipun Digo juga tidak akan lengah sedikitpun karena ia tahu jika Nathan akan berusaha untuk menyusulnya dan Digo tidak pernah membiarkan jika Nathan yang akan menang dalam pertandingan ini.
"Ckkk... Kalian bikin gue ngiri ?? awas aja nanti jika sudah balikan dan gak inget sama gue!!"
Melihat kebucinan antara Diego dengan Aruna membuat Dino berdecak kesal sendiri, tetapi yang pastinya Dino sendiri senang melihat Digo aat ini sudah tampak segar dan kembali menjadi Digo yang sesungguhnya yang akan memenangkan pertandingan ini.
Hingga akhir nya setelah beberapa menit berkutat dengan laju motornya, Digo lah yang keluar sebagai pemenangnya ... laki-laki itu begitu senang dan gembira manakala ia bisa memenangkan pertandingan ini dan itu artinya ia tidak akan pernah kehilangan Aruna.
Sialan!!
Kembali lagi Nathan mengumpat, ia akhirnya kalah dalam pertandingan ini meskipun sebenarnya jarak antara dirinya dengan Digo tidak terlalu jauh tetapi mau tidak mau Nathan yang sudah membuat kesepakatan dan ia juga kalah dalam pertandingan ini harus bisa bersikap jenderal walaupun di dalam hatinya ia merasa sesak ia merasa patah hati terlebih lagi ia juga merasa kecewa dengan Aruna karena sudah men salah artikan kedekatannya selama ini.
Dari kejauhan, Nathan hanya bisa melihat Digo yang sudah memenangkan pertandingan ini laki-laki itu kemudian turun dari motornya kemudian menghampiri Aruna, betapa bahagianya Digo bisa memeluk Aruna atas kemenangannya ini dan itu berarti Nathan yang kalah malam ini harus mau meninggalkan negara ini karena itu adalah konsekuensi yang harus ditepati karena dirinyalah yang sudah membuat keputusan ini.
Yeahh ..
__ADS_1
Setelah melihat dengan jelas dan teliti kalau suaminya menang, Aruna bersorak kegirangan .. perempuan cantik itu juga melompat-lompat seperti anak kecil bahkan berputar-putar tubuhnya karena merasakan bahagia, padahal sebelumnya ini Aruna sudah ketar ketir, takut jika Digo akan kalah dan meninggalkan dirinya.