My Crazy Husband

My Crazy Husband
Nggak Kangen?


__ADS_3

Bukan hanya Aruna dan sahabat sahabat nya Digo saja yang senang malam ini, tetapi Digo juga. Setelah melajukan motornya dengan kecepatan tinggi dan juga dengan pikiran yang entah ke mana, akhirnya Digo bisa memenangkan pertandingan ini.


Mungkin saja jika Aruna tidak datang malam ini, Digo sudah bertekad akan mengalah saja dari Nathan, toh juga Aruna tidak ada rasa apapun juga pada nya, tetapi.. semuanya terbalik... ternyata ia hanya salah paham saja karena sebenarnya Aruna juga sangat mencintai Digo.


Laki-laki itu turun dari motornya dengan wajah yang tentu saja senang dan juga lega karena sudah memenangkan pertandingan ini. Iya, Digo sama sekali tidak menyangka dengan semuanya, padahal sejak awal ia sudah bertekad untuk mengalah saja dari Nathan dengan melajukan motornya pelan-pelan hingga akhirnya ia tertinggal juga dari Nathan, tetapi di tengah-tengah pertandingan.. Aruna datang. Perempuan cantik itu memberikan semangat dan mengutarakan perasaannya, sontak saja Digo yang sangat mencintai Aruna langsung saja membalas apa yang Aruna ungkapkan, begitu juga dengan tindakannya yang segera melajukan motornya dengan kecepatan tinggi, ia tentunya tidak mau kehilangan Aruna karena Aruna adalah miliknya, Aruna adalah hidupnya.


Laki-laki tampan itu turun dari motor besarnya kemudian membuka helmnya lalu tersenyum manis kepada Aruna dan sahabat-sahabatnya, senangnya tanpa memperdulukan adanya Nathan yang saat ini berada di belakangnya meskipun bukan di belakangnya pas, yang pastinya Nathan juga melihat bagaimana rasa senangnya Digo saat ini, juga Nathan bisa melihat bagaimana ekspresi wajah Digo yang menang juga sambutan dari Aruna.


Bodo amat saat ini Aruna adalah miliknya sesuai kesepakatan jika yang menang adalah yang mendapatkan Aruna dan yang kalah harus meninggalkan negara ini meskipun Nathan adalah kakak kandungnya sendiri tetapi apa yang sudah disepakati tidak boleh dilanggar terlebih lagi Nathan sendiri yang memberikan kesepakatan itu dan tentu saja Digo juga tidak mau meminta Nathan untuk menggunakan niatnya, Digo berpikir memang lebih baik jika Nathan pergi saja dari sini, yang penting saat ini adalah Aruna, Aruna tetap menjadi miliknya dan tidak ada pengganggu lagi dalam rumah tangganya.


Digo masih berdiri di samping motornya dengan helm yang sudah terbuka begitu juga dengan Aruna yang masih berdiri mematung, kedua pasang mata itu saling bertemu, mereka berdua tersenyum tetapi masih di tempatnya masing masing, tidak ada yang mulai dulu untuk memeluk atau bagaimana.


"Ckkk...kalian aneh...bilangnya saja kangen, tapi setelah ketemu malah diam-diam nggak dipeluk dicium atau bagaimana!!"


Dino yang masih berada di area itu dan di belakang Aruna, langsung saja menggelengkan kepalanya, ia juga menyindir pasangan suami istri yang tampak malu malu padahal keduanya malahan malu-maluin, entahlah apa yang terjadi dengan pikiran mereka berdua yang pasti melihat keduanya yang biasanya tanpa basa-basi langsung memeluk, mencium atau menyosor, tapi kali ini tidak.

__ADS_1


"Berisik!! sebaiknya lo pulang deh No, daripada di sini gangguin gue melulu, lagipula biasalah ... jika kangen kan begini malu-maluin, bukan langsung nyosor .. emang lo yang sukanya nyosor duluan!!"


Santai saja ucapan dari Dino membuat Aruna menoleh ke belakang rupanya aksi diam-diam antara dirinya dengan Digo, di rekam oleh Dino dan kedua sahabat lainnya, tentu saja Aruna juga jengkel dengan Dino mengapa laki-laki itu bermulut lemes, Dino yang biasanya jarang berkomentar tetapi hari ini banyak sekali berkomentar.


"Ckk bilang ada aja lo mau ciuman lama dan mau nganu nganu di sini .. okelah gue sebagai sahabat yang paling baik hanya ingin memastikan jika Aruna aman dan kalian tidak berantem!!"


Masih saja Dino menjawab apa yang diucapkan oleh Aruna, tetapi kali ini Aruna diam saja .. Aruna juga tidak ingin menghampiri Digo meskipun ia sebenarnya kangen dengan suaminya, kangen dipeluk .. kangen dimanja dan kangen yang lainnya tetapi ia ingin melihat dulu bagaimana perlakuan Digo yang sudah 10 hari tidak bertemu dengan dirinya dan juga Aruna ingin tahu apakah suaminya masih marah atau tidak.


Sedangkan Digo, ia masih melihat wajah cantik Aruna  yang selama 10 hari dirindukannya, ingin rasanya ia menghampiri istrinya itu tetapi ia urungkan, bukan karena Digo kesal dengan Aruna atau bagaimana, ia hanya mengerjai istrinya saja dan Digo yang baru merasakan jatuh cinta karena cinta nya terbatas oleh Aruna, ingin tahu bagaimana istrinya itu benar-benar mencintainya.


Tanya Aruna tiba-tiba yang mana ia sendiri tidak suka dengan keadaan seperti ini hanya diam-diam saja, padahal Digo orang nya usil sekali bahkan tidak pernah melepaskannya ketika sedang berdekatan.


Digo tersenyum, laki-laki itu langsung saja membentangkan tangannya tanpa menjawab apapun juga.


Melihat apa yang ada di depan mata, Aruna juga melebarkan senyuman nya. Dan langsung saja perempuan cantik itu berlari dan mendekati suaminya kemudian memeluk tubuh suaminya dalam dekapan tangan Digo.

__ADS_1


"Siapa bilang aku nggak kangen, aku kangen kangen banget sama kamu. Sepuluh hari kita berjauhan rasanya seperti bertahun tahun, apalagi kalau sampai aku kehilangan kamu. Aku tidak tahu lagi bagaimana hidupku nantinya, apakah aku bisa hidup tanpa kamu atau..."


Aruna melepaskan pelukannya sebentar, perempuan cantik itu langsung saja menempelkan jari telunjuk nya di bibir Digo, tidak ingin suaminya itu membicarakan apapun juga mengenai hubungan mereka yang hampir saja kandas meskipun sebenarnya Aruna tahu jika Digo tidak berniat untuk melepaskannya.


"Jangan bicara itu lagi, kamu tidak akan pernah kehilangan aku, apa yang kamu dengar tadi salah paham.. tidak semuanya yang kamu dengar itu benar!!"


Ya Aruna harus meluruskan kesalahpahaman ini, Aruna juga tahu jika suaminya itu belum berpercaya 100%, bukan belum percaya pada dirinya tetapi dengan apa yang diucapkan nya tadi siang bersama dengan Vina. Daripada masalahnya terus berlarut-larut, Aruna harus mengatakan apa yang sebenarnya terjadi dengan memberi bukti yang sudah ia bawa dari cafe pelangi beberapa waktu yang lalu.


Aruna mengambil ponselnya dari dalam tas kemudian membuka ponsel itu yang menunjukkan tentang rekaman CCTV pembicaraan diri nya dengan Vina, lalu menyerahkan kepada Digo, suaminya untuk mendengarkan apa yang dibicarakan dengan Vina tadi siang.


"Kamu dengarkan ini supaya kamu tidak salah paham!!"


Digo menggangguk, kemudian mengambil ponsel Aruna, ia melihat dan mendengar secara jelas dan teliti apa yang diucapkan oleh istrinya meskipun sebenarnya Digo tau jika Aruna memang tidak mencintai Nathan,  tetapi ia harus membuat istrinya senang dan percaya dengan melihat apa yang sudah diusahakan oleh istrinya itu, Digo yakin jika sebelum ke sini Aruna pasti sudah diberitahu oleh Dino tentang kejadian tadi siang di mana dirinya dan Dino berada di cafe dan mendengarkan semuanya.


Digo tersenyum ia melihat detik di mana setelah Aruna mengucapkan perasaaan, rasa sayang nya kepada Nathan, dan juga nyaman bersama dengan Nathan dan terusan dari ucapan itu membuat Digo kembali merasakan bahagia karena ternyata cintanya selama ini dibalas oleh Aruna.

__ADS_1


__ADS_2