
"Bagaimana hubungan kamu dengan Digo nak? atau Digo memperlakukan kamu dengan tidak baik?"
Tanya Mami Nina penasaran dengan hubungan pernikahan Aruna dengan Digo selama ini di mana mereka memang baru beberapa hari menikah dan tentu saja Mami Nina penasaran dengan perlakuan putranya kepada Aruna.
Meskipun sebenarnya Mami Nina paham dengan bagaimana perasaan itu kepada Aruna kalau putranya itu benar-benar sangat mencintai istrinya tetapi bagaimana dengan Aruna sendiri.
Dan saat inilah Mami Nina mempunyai kesempatan untuk bisa ngobrol-ngobrol banyak dengan Aruna tentu saja beliau juga tidak ingin memojokkan menantunya tetapi ingin lebih sedikit berbagi jika memang ada masalah yang Aruna tidak bisa diceritakan kepada Digo dan mungkin saja Mami Nina bisa menjadi temannya bukan hanya sebagai ibu mertuanya saja.
Mereka saat ini berada di sebuah restoran di dalam mall di mana Mami Nina memang sengaja mengajak menantunya itu untuk makan lebih dulu sebelum jalan-jalan karena beliau tahu betul dengan apa yang sudah dilakukan oleh Digo sebelum ke sini..
Aruna saat ia bingung, harus menjawab apa dan bagaimana mengenai pertanyaan yang baru saja dilontarkan Ibu mertuanya itu kepadanya.
Tetapi setelah dipikir-pikir, tidak mungkin jika Aruna hanya diam saja, perempuan cantik itu harus menjawab apa yang memang sudah dilakukan oleh suaminya itu yang mana Digo tidak pernah berbuat kasar padanya bahkan selalu memperhatikannya dan menyayanginya, tetapi Aruna menjadi bingung sendiri bagaimana jika Mami Nina menanyakan tentang perasaannya kepada Digo? yang jujur saja sampai saat ini Aruna masih abu-abu, sepertinya Aruna masih belum bisa mencintai Digo meskipun ia sudah belajar.
__ADS_1
"Mas Digo baik Mi dia perhatian dan sangat menyayangi aku, tetapi.."
Aruna sejenak menghentikan ucapannya, ia berpikir apakah memang benar dan pantas jika ia menceritakan perasaan yang di dalam hatinya ini dengan Mami mertuanya sendiri, di mana Mami mertuanya adalah ibu kandung dari Digo sendiri.
"Ceritakan kepada Mami sayank, apa yang mengganjal di dalam hati dan pikiran kamu, Mami akan berusaha untuk menjadi Mami yang terbaik untuk kamu dan jangan menganggap Mami ini adalah ibu mertua kamu tetapi anggap saja Mami adalah ibu kandung kamu sendiri atau sebagai teman baik kamu yang bisa kamu ajak cerita."
Mami Nina menggenggam tangan Aruna beliau paham betul apa yang dirasakan oleh Aruna bahkan jika beliau di posisi Aruna mungkin akan mempunyai pikiran dan juga perasaan yang sama di mana ada seorang laki-laki yang sudah berani berani merenggut apa ya sudah dijaga selama ini meskipun laki-laki itu sekarang sudah bertanggung jawab dan mau menikahinya tetapi untuk mencintai dan memperlakukan hal yang sama terhadap laki-laki atau rasanya masih berat.
"Maaf Mih, bukannya aku tidak bisa mencintai Mas Digo tetapi semuanya itu butuh waktu dan aku akan belajar untuk mencintai Mas Digo seperti apa yang sudah Mas digo lakukan."
"Mami paham apa yang kamu rasakan, tetapi apa kamu ada rasa dengan Nathan sebelum kamu menikah dengan Digo?"
Ya jika mengenai perasaan Aruna terhadap Digo, Mami Nina sudah tidak ragu lagi karena apa yang ada di dalam pikiran beliau itu sama seperti apa di dalam pikiran Aruna, tetapi tentang perasaan Aruna kepada Nathan apakah memang benar jika Aruna tidak mempunyai rasa sama sekali untuk Nathan atau Aruna juga mempunyai perasaan yang sama dengan Nathan tetapi karena sebuah takdir yang harus menjadikan Aruna istri Digo, bukan istrinya Nathan.
__ADS_1
Aruna menggelengkan kepalanya, ia sama sekali tidak mempunyai perasaan apapun kepada Nathan bahkan meskipun Nathan itu adalah laki-laki yang sangat tampan dan juga mempesona tetapi sama sekali Aruna tidak tertarik kepada laki-laki itu di mana Aruna hanya menghargai dan menghormati Nathan saja tidak lebih.
"Aku tidak ada perasaan sama sekali dengan Kak Nathan meskipun kata orang-orang Kak Nathan itu adalah idola semua orang dan juga sangat tampan dan mempesona, tetapi aku hanya menganggap Kak Nathan sebagai kakak kandungku saja di mana aku bisa berbagi dengan dia."
Mami Nina tersenyum, beliau merasa lega dengan jawaban Aruna yang mana sepertinya beliau begitu penasaran dengan perasaan Aruna, apakah Aruna sebenarnya mempunyai rasa kepada Nathan atau tidak, kalau memang benar Aruna mempunyai rasa kepada Nathan bagaimana dengan nasib pernikahannya pastilah ada kendala ke depannya nanti.
Tetapi dengan pengakuan Aruna barusan membuat Mami Nina tersenyum penuh kemenangan, beliau juga mengerti apa yang ada di pikirannya itu salah tinggal bagaimana Digo saat ini yang harus membuat Aruna mencintainya dan membujuk Aruna supaya benar bisa menerimanya sebagai suaminya.
"Maafkan aku Mi, bukan maksud aku mempermainkan perasaan putra-putra Mami tetapi memang kenyataan seperti itu Aku tidak ada rasa sama sekali dengan Kak Nathan begitu juga dengan Mas Digo, namun karena aku sudah menikah dengan Mas Digo, maka aku akan berusaha untuk mempertahankan pernikahan ini, aku juga sedang berusaha untuk belajar mencintai Mas Digo karena memang Mas Digo sangat perhatian padaku dan akan melupakan kejadian yang dulu pernah dilakukan oleh Mas Digo meskipun itu sangat berat untuk aku lupakan."
Mami Nina memeluk menantunya dengan penuh kasih sayank, rupanya beban yang ada di dalam pikiran Aruna begitu berat, yang memang semuanya berawal dari Digo dulunya sudah merampas sesuatu yang berharga dari Aruna sebagai seorang perempuan, dan bagaimana perasaan dan hati Aruna saat ini. Untung saja putranya begitu mencintai Aruna dan tidak akan membiarkan Aruna dalam kesedihan dan Mami Nina percaya jika nanti Digo akan bisa meluluhkan hati Aruna.
Kedua perempuan yang berbeda itu kemudian melepaskan pelukannya keduanya sama-sama tersenyum lega, begitu juga dengan Aruna yang merasa mempunyai seseorang yang bisa mengerti dan mencurahkan segala sesuatu yang ada di dalam hatinya.
__ADS_1
Ya Aruna memang tidak salah dan benar apa yang dikatakan oleh kedua orang tuanya dulu sebelum ia dijodohkan dengan Nathan, yang mereka mengatakan jika kedua orang tua dari Nathan itu sangat lah menyayangi Aruna dan memang tidak salah walaupun Aruna tidak menikah dengan Nathan tetapi Aruna menikah dengan Digo yang nyatanya kedua orang tua Nathan dan Digo itu adalah sama.
"Sekarang kamu tidak perlu memikirkan apa-apa, kalau bisa kamu hilangkan dulu apa yang sudah dilakukan oleh Digo. Maaf bukannya Mami memaksa kamu untuk melupakan semua yang telah terjadi tetapi Mami hanya meminta kamu supaya melihat ke depan dan melihat bagaimana Digo saat ini yang memang berjuang untuk meluluhkan hati kamu, Mami percaya kalau Digo itu benar-benar mencintai dan menyayangi kamu."