My Crazy Husband

My Crazy Husband
Bertemu Aruna


__ADS_3

Tiga puluh menit kemudian, Aruna membuka matanya tentu saja ia tahu jika suaminya tidak ada di sampingnya dan Aruna tidak masalah itu.


Perempuan cantik itu bertugas untuk bangun dari atas ranjang kemudian menuju ke kamar mandi memang ruangan pribadi Digo ini serba ada dan ruangannya nyaman dan juga ada kamar pribadinya yang membuat Aruna semakin betah untuk ikut Digo setelah pulang sekolah besok-besoknya lagi.


Aruna masuk ke dalam kamar mandi yang pastinya sudah ada perlengkapan mandi di sana. Dan Aruna juga yakin juga selamanya juga sudah mempersiapkan pakaian ganti untuknya.


Dan benar saja setelah Aruna keluar dari kamar mandi perempuan cantik itu sudah ada paperbag yang pastinya berisi pakaian Aruna dan Aruna langsung membuka dan segera memakainya karena ini yang sudah kedinginan dan hanya berbalut handuk yang menyelimuti sebatas dadanya.


Setelah Aruna rapi dan juga rambutnya sudah dikeringkan, perempuan cantik itu melirik sekelas ke atas meja tentu saja makan-makanan yang baru saja dibeli di minimarket itu ditaruh suaminya di sini tentunya Aruna juga tidak memakan dan minum di dalam nanti akan mengotori ruangan Digo dan pastinya tidak ada yang berani membersihkan ini kalau tidak orang kepercayaan suaminya.


Aruna segera keluar dari kamar pribadi Digo tentu saja ia akan duduk dulu di sofa sembari makan dan minum yang pastinya Aruna lapar karena habis dimangsa oleh suaminya.


Ya tidak salah lagi setelah menghabiskan banyak makanan dan juga minuman Aruna tiba tiba memutuskan untuk menghubungi sahabatnya rasanya ia akan jenuh juga menunggu Digo di sini.


Aneh tapi nggak nyata itulah Aruna, tadi saja ngotot ingin menemani diku disini dan juga berduaan terus dengan suaminya tetapi setelah ia berpikir lagi Aruna malah pengen keluar pengen jalan-jalan bersama Vina dan alhasil Aruna menghubungi Vina untuk menjemputnya ke sini.


[Sayank maaf ya aku keluar bersama Vina rasanya aku bosan menunggu sendiri di sini dan jangan khawatir aku tidak kemana-mana, aku hanya ke mall dan nanti aku langsung pulang saja ke rumah tidak perlu menungguku, kalau kamu sudah selesai langsung pulang]


Setelah mendapatkan jawaban dari Vina, Aruna segera menghubungi suaminya meskipun ia tahu di saat meeting seperti ini suaminya juga tidak akan pernah mengangkat ataupun membuka pesannya tetapi yang jelas Aruna sudah mengirimkan pesan itu untuk Digo supaya Digo tidak akan mencarinya nanti.

__ADS_1


Setelah semuanya beres, Aruna segera keluar dari ruangan Digo lalu ia di depan bertemu dengan karyawan Digo yang nampaknya memang Digo sengaja untuk memerintahkan karyawan perempuan itu untuk berjaga di depan dan pastinya karena juga berpesan kalau dirinya akan jalan-jalan dengan sahabatnya dan juga sudah izin kepada Digo meskipun Digo tidak membuka pesannya yang penting suaminya tidak khawatir dengan dirinya yang tiba-tiba menghilang.


Dengan berbalut pakaian kasual yang benar-benar membuat Aruna menampilkan aura kecantikan nya, perempuan cantik itu langsung saja masuk ke dalam lift dan tentu saja ia senang sekali entah mengapa tiba-tiba moodnya bener bener bahagia hari ini.


"Bukannya dia?"


Ya setelah sampai di bawah, tiba tiba Firman dikejutkan dengan keluarnya Aruna dari dalam lift, tentu saja Firman yang sudah beberapa hari ini mencari Aruna dan ingin bertemu dengan Aruna, namun tidak ada kabar sedikitpun dengan Aruna bahkan Firman juga tidak bisa mencari nomor Aruna, alhasil pertemuan sore ini membuat Firman tersenyum, laki-laki itu entah secara sadar atau tidak sadar mengembangkan senyumannya dan ia berharap jika semuanya tidak mimpi.


Ya Firman melihat Aruna yang nampak cantik sekali, laki-laki itu juga tidak berkedip memandang wajah cantik Aruna, antara percaya dan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, apakah itu benar Aruna apa tidak.


"Ya Aku tidak salah lagi itu Aruna..."


"Astaga kenapa dia cepat sekali..."


Firman hanya menggelengkan kepalanya saja ia juga tidak mungkin mengejar Aruna karena ia harus bertemu dengan seseorang di kantor ini dan lagi-lagi Firman harus menelan kekecewaannya karena tidak bisa mengejar Aruna bahkan tidak bisa menemui perempuan cantik itu perempuan yang sudah  beberapa hari ini mengganggu pikirannya.


"Ada apa Bos?"


"Aku melihat Aruna tadi tetapi sayang sekali belum sampai aku kejar, Aruna sudah menghilang duluan."

__ADS_1


Jawab Firman dengan matanya terus mau memandnag ke segala arah dan berharap jika Aruna kembali ke sini lagi dan entahlah Firman juga tidak tahu mengapa Aruna berada di sini dengan pakaian manis dipakai, padanal Aruna bukannya baru saja pulang sekolah satu jam yang lalu tetapi perempuan cantik itu sudah berganti pakaian.


"Nona Aruna? Ngapain dia ke sini Bos? Bukannya ini bukan perusahaan Papa dari nona Aruna?"


Ya sedikit banyak Firman dan juga asistennya tahu siapa Aruna sebenarnya meskipun mereka tidak akan pernah mendapat informasi tentang pernikahan Aruna dengan Digo, namun setidakmu siapa ayah kandung Aruna dan perusahaan yang dimiliki oleh Papahnya Aruna, Firman tahu semuanya.


"Memang bukan, apa kamu lupa jika meeting kita kali ini juga dengan Pak Adi, Pak Adi adalah Papah kandung Aruna dan pastinya Aruna kesini tadi bersama dengan papanya..."


Ya entah kebetulan atau tidak ternyata salah satu dari klien penting perusahaan Digo itu adalah Firman yang memang mereka berdua belum saling mengenal satu sama lain bahkan mungkin saja ini pertemuan pertama kalinya antara Digo dengan firman nantinya..


Tetapi jika dengan Papi Rendra dan juga Papah Adi, Firman sudah mengenalnya walaupun juga Firmana


 tidak begitu dekat dengan kedua laki-laki paruh baya itu, namun namanya cukup terkenal dan juga Firman sudah pernah bekerja sama dengan perusahaan milik Papah Adi.


"Oh iya ya benar tentu saja nona Aruna ke sini tadi dengan Papanya, mungkin saja Nona Aruna bosen sendirian di sini maka dari itu memilih untuk pergi saja."


"Huffh.... Andai saja tadi tidak kejebak macet pastinya aku bisa bertemu dengan Aruna dan bisa ngobrol-ngobrol banyak dengan Aruna, secara entahlah hanya perempuan itu yang bisa membangkitkan semangat ku."


Iya Firman hanya bisa menyesal jadi dirinya sendiri bukan karena kekal bertemu dengan Aruna saja namun ia ya sudah saya berhari-hari menemui Aruna di sekolah tetapi jawaban dari teman-teman Aruna tetap sama kalau sedang berada di luar negeri yang pastinya untuk hari ini Firman juga belum menemui Aruna di sekolah, hanya karena memang kesibukan Firman yang luar biasa hari ini.

__ADS_1


__ADS_2