
Keesokan harinya, pagi ini yang terlihat cerah tidak seperti kemarin kemarin yang selalu menunjukkan langit yang gelap.
Haara tersenyum tipis saat akan turun ke lantai dasar, ia merasa senang karena ia mendapati Anna dan Ammar ada di rumah.
"Adikku sayang, akhirnya kau pulang, Kakak merindukanmu~" seru Anna memeluk Haara tiba tiba,
"Kak Anna~ aku juga merindukanmu~" rengek Haara.
"Bagaimana keadaanmu?" tanya Ammar mengusap usap lembut rambut Haara,
"Aku baik kak Ammar!" serunya tersenyum kepada Ammar.
Anna melepaskan pelukannya dengan Haara,
Haara mengerutkan keningnya saat ia melihat ada kepala keluarga Zhao diruang tamu nya sedang berbincang dengan kedua orang tuanya.
"Kepala keluarga Zhao? kenapa beliau ... ada disini kak?" tanya Haara pada Anna dan Ammar,
"Kita kesana saja yuk! kita dengarkan apa maksud beliau kesini." senyum Anna.
• • •
Haara menduduki dirinya disebelah Lucy, Anna pun ikut menduduki dirinya disebelah Haara, lalu Ammar yang duduk di sebelah Juan.
Kepala keluarga Zhao menyambut dan menanyakan keadaan AtHaara dengan ramah,
Maksud beliau berawal untuk memohon maaf kepada Haara atas nama keluarga besar Zhao.
Haara sedikit pening karena permasalahannya sampai membuat kepala keluarga Zhao turun tangan, dengan alasan beliau tak ingin berdiam diri saat salah satu anggota keluarga nya bermasalah.
Kepala keluaga Zhao menjelaskan semuanya, penjelasannya sama seperti yang dijelaskan Yuu padanya saat itu tentang keputusan apa yang akan ia ambil.
Ia merasa bingung, apa ia akan memilih bercerai atau akan tetap dengan status nya sebagai istri Yoan?
"Papamu telah mengatakan, jika kau tak akan kembali selama 14 hari, Papamu akan mengambil tindakan, yaitu memaksa Yoan menceraikan mu tanpa pertimbangan lagi" jelas kepala keluarga Zhao.
Haara mengepalkan tangannya kuat,
"Aku tak akan ikut campur lebih jauh lagi, tapi aku disini sebagai kepala keluarga besar dari suamimu Zhao Yoan Ti En, ingin menyelesaikan masalah ini tanpa menimbulkan permusuhan antar keluarga" jelas nya.
"Umurku masih 18 tahun tuan kepala keluarga Zhao, aku masih dini untuk membahas sebuah perceraian!" tangis Haara.
Anna mengusap usap pundak Haara dan memeluk adiknya dari samping, Anna tak bisa berkata apapun mengenai masalah yang adiknya derita saat ini.
"Namun aku tak akan kuat jika memilih bertahan! untuk apa aku mempertahankannya juga? bahkan tak akan pernah ada cinta dihatinya! dia tak pernah akan membuka hatinya untukku! tidak akan pernah!" isak Haara.
"pernikahan akan terasa hambar dan tak berguna saat di jalankan jika tak ada cinta di dalamnya" seru Haara menunduk,
Juan dan Lucy menatap anaknya kasihan dan tak merasa tak kuat melihat penderitaan anak nya.
"Dia bersikap baik dan perhatian padaku semata mata hanya menjalankan perannya sebagai suamiku, dia hanya menganggapku adik kedua nya! dia mengatakan tak akan pernah mencintaiku sedikit pun, bahkan cintanya itu hanya untuk wanita cinta pertamanya yang sudah tiada!"
Mereka semua terkejut atas ucapan Haara,
"Dia mengkhianatiku dibelakangku, bagaimana ceritanya jika saat itu aku tak datang ke kantornya? mungkin kebohongannya tak pernah aku ketahui hingga sekarang!" emosi Haara sambil terisak.
"Aku memahami rasa sakit dihatimu nona AtHaara, aku disini akan menerima keputusanmu, perjanjian antar keluarga masih berlaku jika kau bercerai." seru kepala keluarga Zhao.
"Apa maksud anda??" tanya Ammar penasaran,
Haara menatap kedua orang tuanya yang menunduk.
"Jika kau memilih bercerai dengan Yoan, kamu masih akan dijodohkan oleh salah satu anggota keluarga Zhao untuk menutupi statusmu yang sudah pernah menikah." sahut pria paruh baya itu.
CTAZZ!!
Haara terkejut bukan main saat mendengarnya, kembali di jodohkan? Bahkan ia sangat trauma akan perjodohan! karena pernikahan karena perjodohan itu sama sekali di langsungkan bukan karena cinta.
__ADS_1
"Apa apaan anda! anda berniat akan menjodohkan adikku lagi!!" emosi Anna yang langsung di tenangkan Ammar,
"Bahkan anda tahu jika pernikahan dilaksanakan karena saling mencintai, atas dasar nama cinta mereka menikah! Bahkan cukup sudah aku dijodohkan olehnya dan berakhir seperti ini! Lalu anda ingin kembali menjodohkan ku?! Tolong jangan membuat keputusan semaunya anda!!" emosi Haara tak terima.
Lucy menenangkan Haara yang emosi, Haara merasa jika nasib nya sangatlah jahat padanya.
"Lalu? Apa kau sedang mencintai seorang pria lain selain suamimu Yoan, nona AtHaara?" tanya pria paruh baya itu,
Haara terdiam.
"Bahkan Zhao Cheng Yuu membawa mu kabur keluar kota, apa pria yang kau cintai itu adalah Zhao Cheng Yuu?"
Semua orang terkejut disana, mereka tak menyangka jika kepala keluarga Zhao mengetahuinya.
"Jikalau kau bercerai dengan Yoan, kau akan dijodohkan olehnya."
Haara sungguh terkejut dengan keputusan kepala keluarga Zhao yang membuat keputusan secara mendadak, bahkan dia tak akan berfikir jika dirinya akan dijodohkan oleh Yuu. namun satu hal yang ia sadari, bahwa ia hanya menganggap Yuu sebagai kakaknya sendiri.
"namun aku memberimu dua pilihan."
"Dua pilihan?? Apa itu?" tanya Haara menuntut,
"Kau memilih antara dua pria yang akan menjadi suamimu kelak."
Haara mengerutkan keningnya,
"Siapa satu pria nya lagi?" tanya Juan.
"Mungkin kau akan memilih Zhao Cheng Yuu dibanding pria satu ini." seru kepala keluarga Zhao mengerutkan keningnya,
Haara menatap pria itu penasaran.
"Dia adalah Zhao Finn Ti-En."
Haara menutup mulutnya sambil menggeleng cepat,
"Aku tak akan menyerahkan anakku kepada pria gila itu! Tidak akan pernah!!" tak terima Juan,
"Pastinya kalian tak akan setuju. yahh, jadi pilihan sudah tepat, antara tetap bertahan dengan status sebagai Istri dari tuan Zhao Yoan Ti En, atau menikah dengan Zhao Cheng Yuu."
Haara menutup wajahnya dan menangis sejadi jadinya,
"masalah ini harus segera di selesaikan, aku akan memberimu waktu untuk berfikir nona AtHaara, antara memilih bercerai atau tidak."
• • •
Haara memeluk lututnya dan menangis di dalam kamar, ia membutuhkan ketenangan dan kesendirian, ia mengunci dirinya di dalam kamar.
Ia menangis sejadi jadianya, hati nya terasa sesak mengingat tentang nasib nya.
Ia tak akan kecewa jika itu adalah Cheng Yuu, Cheng Yuu sangat baik padanya, jauh berbeda dengan Yoan. Yuu selalu membuatnya bahagia entah bagaimana pun caranya.
"Apa yang harus ku pilih?? apa!?~" isak Haara,
"Dunia dan takdirku begitu kejam padaku!" serunya.
●•●•●•●•●
Haara menduduki dirinya sambil merenung di balkon kamarnya, Haara menatap ponselnya, ponsel pemberian pria itu.
Ia menghidupkan ponselnya dengan rasa ragu.
Ponselnya bergetar panjang, menampakkan banyaknya notifikasi yang masuk ke ponselnya.
Haara membuka notifikasi pesan di ponselnya,
Ada 64 panggilan tak terjawab dari pria itu dan 32 pesan dari pria itu juga.
__ADS_1
Kedua sahabatnya turut mengisi notifikasi nya.
Kedua mertuanya, kedua orang tua nya, Anna, Ammar dan juga Yifan turut mengisi notifikasi mereka.
Dan juga ...,
"Pesan dari kak Bastian? Dia sudah kembali??" serunya membuka pesan dari pria itu,
'Aku sudah kembali.'
^^^-Bastian^^^
'Tumben kau tak membalas pesanku.'
^^^-Bastian^^^
'Aku ingin ke toko buku, kau ikut?'
^^^-Bastian^^^
'Ponselmu sepertinya tak aktif, langsung kirim pesan jika kau sudah membaca pesan dariku.'
^^^-Bastian^^^
Haara tersenyum tipis, ia pun langsung membalas pesan dari pria itu.
'Maaf, aku baru mengaktifkan ponselku ;D"
^^^-Haara^^^
'Kakak baik, hari minggu jadi menemani aku menonton konser ya!'
^^^-Haara^^^
Haara tersenyum senang,
"Sepertinya aku akan sekolah di hari Senin, seragamku dan buku pelajaranku masih ada di Penthouse~" serunya malas.
Haara kembali merenung,
"jika aku minta antar kesana, pasti akan bertemu dengannya, secara dia adalah pemilik Penthouse nya. mungkin ia akan mengawasi gerak gerikku di dalam Penthouse." hela nafas Haara.
Terlintas fikiran yang diluar dugaan di benaknya,
"Ini terfikir gila, tapi sepertinya cara ini lebih baik!" seru Haara mengangguk angguk.
...•...
...•...
Author: "kira kira, hal gila apa ya yang Haara maksud?"🤔🤔
...♥Bersambung♥...
...•...
...❗❕❕❗...
...Terima kasih sudah membaca part ini kakak Readers dan kakak Author yang hebat hebat!❤...
...Jangan lupa untuk di...
...Like👍...
...Vote🎟...
...Tambah ke Favorite❤...
__ADS_1
...Rate ⭐⭐⭐⭐⭐...
...Dan komentar yang selalu ku nantikan💭♥...