My Destiny Is Mr Zhao

My Destiny Is Mr Zhao
Otak Mesum!


__ADS_3

...❗ada pengumuman penting di slide akhir part ini nih, wajib di baca sesudah baca part ini ya😍❗...


__________________________________________


🇨🇳Beijing Lu street Guangzhou, China.


Malam hari yang ramai di tempat yang sangat di gemari wisatawan hingga seorang turis.


Tempat nya sebuah kawasan perbelanjaan hingga pedagang kaki lima ada di kawasan ini.



tentu saja, karena banyak orang juga yang memilih keluar tentunya dan bergabung dalam keramaian orang-orang untuk ikut merayakan dan lihat indahnya suasana malam terkahir di tahun 2020.


"Yoan aku mau itu." seru Haara menunjuk


"Hm? Apa? shāokǎo?" tanya Yoan melihat arah tangan gadis itu menunjukan.


shāokǎo adalah makanan khas china yang sama seperti sate.


"Ha? Shoko?"


"shāo .. kǎo." seru Yoan lagi terkekeh.


"Ah iya itu, sepetinya makanan berbentuk seperti sate itu enak." seru Haara.


"Baiklah, ayo kita beli." seru Yoan menarik lembut tangan Haara.


• • •


"Ini." seru Yoan menyodorkan shāokǎo atau sama seperti sebuah sate dengan tusukan agak besar yang di kenal di sebut barbequ.


"Mmm~ enaaak." antusias Haara.


Yoan ikut senang melihat gadis itu senang.


"Yoan aku mau 10 tusuk lagi." seru Haara.


Yoan yang mendengarnya tertohok.


"Se-sepuluh tusuk lagi??"


Haara mengangguk.


"Tapi AtHaara, bahkan shāokǎo milikmu masih banyak."


"Yoaan~" rengek Haara.


Yoan tersenyum tipis.


"Baiklah." sahut Yoan tak bisa menolak.


Gadis itu tersenyum senang saat Yoan menuruti kemauannya.


"Sudah ku beli 10 tusuk shāokǎo nya." seru Yoan setelah kembali membeli shāokǎo itu.


"Terima kasih Yoaan~" senyum Haara menelan potongan daging itu.


Pria itu tertawa melihat gadis itu.


"Pelan-pelan makannya, nanti ..."-Yoan


"Heg!"


Gadis itu sontak menutup mulutnya dan perlahan menatap Yoan.


"Heg!" cegukan gadis itu menepuk-nepuk dadanya.


"Hahh, belum selesai aku bicara sudah cegukan, ayo kita beli air." seru Yoan menarik tangan Haara dan masuk ke dalam mini market.


• • •


"Kamu mau minum apa?" tanya Yoan.


"A .. heg! ..ir!" seru Haara di sela cegukannya.


Yoan tak bertanya lagi, bahkan semua minuman itu adalah air, tanpa berfikir panjang, pria itu pun mengambil air botol yang tak dingin dan satu bir dingin di dalam lemari pendingin.


"Aku .. Heg! Mau minuman teh dingin." seru Haara cepat.


"Tidak untuk minuman dingin." seru Yoan melangkah cepat ke kasir.


Mengantre tak cukup lama, akhirnya ia telah membayar dua minuman yang di belinya.


Yoan menengok ke kanan kiri nya tak mendapati gadis itu.


"AtHaara?"


Tatapannya terfokus pada Haara yang menatap tumpukkan es krim di dalam freezer es krim di pojokkan.

__ADS_1


Yoan menghela nafasnya lega, ia pun melangkah menghampiri gadis itu.


"Minum dulu." seru Yoan menyodorkan air botol pada gadis itu.


"Heg! Aku mau es krim." seru Haara menunjuk es krim di dalam freezer es krim itu.


"Tidak boleh." seru Yoan.


"Ha? Kenapa??"


"Aku tak ingin kau merasa perutmu sakit lagi dengan makan es krim."


"Heg! Aku sudah .. Heg! Sembuh Yoan~"


"Tidak . Boleh!" seru Yoan tajam.


"Yoaan~ heg!"


"Minum." seru Yoan kembali menyodorkan air botol pada gadis itu.


"Aku mau es krim!" seru Haara ngotot.


"AtHaara~" sabar Yoan.


"Sekali saja ya~ heg! satu es krim ... saja~ heg!" rengek gadis itu.


Yoan menatap Haara datar.


"Yoaan~ heg!" panggil Haara masih cegukan.


"Berani membantahku? Aku bilang tidak berarti tidak." seru Yoan tajam.


"Yoaan! Tadi kau melarangku untuk tidak minum minuman dingin, sekarang kau larang aku yang mau makan es krim, jahat!" kesal Haara.


"..."


Haara perlahan-lahan menatap Yoan.


Pria itu menatapnya sangat tajam dan raut wajah pria itu terlihat tak suka.


Haara yang melihatnya menunduk.


Yoan pun menarik tangan gadis itu erat dan membawa gadis itu keluar dari mini market.


• • •


Kini mereka berada di depan toko yang tutup, Yoan menyodorkan air botol pada gadis itu tanpa bicara sepatah kata pun.


Dengan takut gadis itu mengambil air botol yang di sodorkan pria itu.


Gadis itu pun meminumnya, tatapannya bertemu dengan Yoan yang menatap nya datar.


Dengan cepat gadis itu mengalihkan pandangannya.


"Bisa dengar dan menurut ucapanku tidak? Kenapa kau suka sekali membantah ucapanku?" seru Yoan dengan nada tak bersahabat.


Haara mencengkram air botol itu kuat.


"Aku tidak jahat padamu, aku akan belikan kamu es krim atau membelikan minuman dingin untukmu, tapi tidak untukmu yang sekarang sedang datang bulan." nasihat Yoan masih dengan nada yang tak bersahabat.


"Kau boleh makan dan minun apapun, tapi tidak sekarang, apa kau mengerti?" tanya Yoan.


Jantung gadis itu berpacu cepat karena gemetar dan takut.


sret! sret!


Haara mendongakkan kepalanya menatap Yoan yang mengusap lembut rambutnya.


"Aku tak ingin kejadian kau pingsan karena kesakitan pada perutmu itu terjadi lagi, jadi mengerti ya?" seru Yoan lembut.


Haara mengangguk.


"Maaf aku buat kamu kesal Yoan." seru Haara memeluk pria itu.


"Jadilah gadis yang baik, jangan buat aku marah karena sikap keras kapalamu, aku tak bisa menjamin jika aku tak akan memberikan mu hukuman jika kau tak menuruti ucapanku." seru Yoan.


"Kau sungguh akan menghukumku??" tanya Haara melepaskan pelukannya.


"Ya, seperti hukuman pada saat hari pertama kita baru tiba di Guangzhou, dimana kau yang tak menuruti ucapanku untuk menyuruhmu mengganti baju yang lebih tebal." jelas Yoan.


Haara yang mendengarnya mengerjapkan matanya.


"Kenapa?" taya Yoan memiringkan kepalanya menckba menatap Haara.


"Ah ti-tidak, a-aku kira hukumannya itu menjewerku atau memberiku pelajaran yang membuatku jera." seru Haara pelan.


"Aku tak mungkin menghukummu dengan memberikan hukuman yang menyakitimu, jangan berfikir seperti itu." seru Yoan mengelus pipi Haara sayang.


Yoan menunjukkan smirk nya sebelum melanjutkan ucapannya.

__ADS_1


"Tapi ... Aku akan memberikan hukuman yang membuat diriku puas." seru Yoan tersenyum menggoda.


"Maksudmu?" curiga Haara.


Yoan membungkukkan tubuh jangkung nya.


"Melakukan hal yang belum kita lakukan sebagai suami dan istri." seru Yoan menatap Haara mesum.


Deg!


Haara membulatkan matanya hingga tubuhnya mematung.


"Kau pasti faham maksudku." seru Yoan terkekeh.


"Apaan sih? Ga jelas!" dusta Haara pura-pura tak paham.


"Ga jelas? Padahal ucapanku sangat jelas." sahut Yoan.


"Kamu bicara gak jelas, bicara bahas apa jawab nya apa." grogi Haara.


"AtHaara~ aku tahu kau paham, tak usah pura-pura tak tahu, pasti kau tahu, secara kau bergaul dengan kedua temanmu yang fikirannya sudah dewasa sebelum waktunya." seru Yoan blak-blakkan.


Haara yang mendengarnya merasa darahnya mengalir cepat dalam tubuhnya.


ia ketahuan!


"A-aku laporin mama dan papa nih ya!" ancam Haara was-was.


"Mama dan papa bilangnya jangan membuatmu hamil sebelum kau lulus, kan? Jadi tak masalah bukan? Mudah saja, aku tak perlu membuatmu hamil." seru Yoan semakin menjurus ke pembicaaran yang tak Haara suka.


"Mama dan papa bilang nya kamu jangan macam-macam padaku, ingat itu!" seru Haara membenarkan.


"Dalam artian tak boleh macam-macam itu karena mama dan papa takut kau hamil sebelum lulus, mudah saja, aku hanya perlu memakai ..."


"Yoaaaaaaaannn!!!" seru Haara teriak.


"Hey, kenapa teriak sih?" tanya Yoan menutup mulut Haara.


"Kamu! Mulutmu minta di sumpel!" kesal Haara.


"Aku paling tak suka bercanda hal ini ya Yoan! Bisa tidak sih! otakmu itu jangan berfikir mesum! Aku tak akan mau melakukan hal itu! pria dewasa yang menyebalkan!!" seru Haara kesal.


"Itu adalah salah satu kewajiban seorang istri lho, kau hanya belum ..."


"Sudah cukup! Aku tak mau berdebat dengan fikiran mesummu itu! Aku ingin kau buang fikiran mesummu itu! Sepulang dari sini, kau tidur di sofa! Kau tak boleh tidur satu kamar denganku!!" ancam Haara meninggalkan Yoan.


Yoan yang mendengarnya mencelos seketika.


"jangan sofa lagi, ku mohon~" tatapan kosong Yoan.


...•...


...•...


...●...


...🎐Bersambung🎐...


...●...


...•...


...🚨yeay!! aku akan double nih~...


...pada pukul 7 malam lebih dikit aku akan double up hari ini yuhuu😍...


...spoiler dikit gapapa kali ya😆? part selanjutnya adalah moment yang di tunggu-tunggu niy, apa ya kira kira??😆💃🚨...


...Author: " bagaimana nih komentar part yang satu ini?😆 aku mau tau dong😋 tulis di komentar ya kakak-kakak😍"...


...•...


...⭕Jangan lupa Like, Vote, Rate 5 star, +Favorite, dan komentarnya yang selalu aku nantikan⭕...


...Please penilaiannya ya kakak-kakak semua😇...


...karena itu semua sangat berharga untuk author sendiri😇🙏...


...💃谢谢大家!💃...


...(Xièxiè dàjiā!)...


...(Terima kasih semuanya!)...


...Sehat selalu untuk kalian semua😍😍...


...sampai jumpa nanti malam!!❤...


🎐我的命运是赵先生🎐

__ADS_1


__ADS_2