My Destiny Is Mr Zhao

My Destiny Is Mr Zhao
Sayatan yang Lebih Tajam


__ADS_3

Yoan membuka pintu kamar gadis itu, ia menghela nafasnya,


Yoan membuka tirai jendela kamar gadis itu, seketika cahaya mengisi ruangan kamar gadis itu


Yoan menarik selimut gadis itu, dapat dilihat gadis itu memeluk boneka yang pria itu berikan padanya,


"AtHaara bangun~" seru Yoan menarik tangan gadis itu yang membelakanginya,


Gadis itu tidak menyahut, pria itu menyingkirkan tangan Yoan yang menarik narik tangannya,


"Haara~" panggil Yoan lagi


Gadis itu tak menggubris


Yoan pun melangkah ke arah seberang kamar gadis itu dan menarik boneka kelinci besar yang dirinya berikan pada gadis itu.


"Aha~ bonekaku~" rengek Haara merebut bonekanya dari Yoan


"Bangun hey, sudah pagi" seru Yoan


Haara mengangguk angguk, gadis itu mengerutkan keningnya melihat Yoan mengenakan pakaian yang biasa digunakan untuk ke kantor


"Kau .. Baru pulang?" tanya Haara,


"Tidak, aku pulang jam 10 malam kemarin" sahut Yoan


"Lalu? Kau mau kemana? Pakaian mu rapih seperti ingin ke kantor?" tanya Haara heran


"aku ada meeting penting dengan paman Liu Zheng, tentang pemegang perusahaan baru di Korea"


"Ini hari minggu Yoan, apa tak bisa dilaksanakan esok saja?" tanya Haara dengan suara khas bangun tidur


"Besok aku ada meeting dengan perusahaan lain" sahut Yoan melihat jam ditangannya


"Ah, aku buatkan kamu sarapan dulu"


"Tidak usah, aku akan sarapan di kantor" seru Yoan menolak


"Tapi apa sempat Yoan, aku buatkan bekal saja untukmu ya, pasti kantin di kantormu tutup dihari minggu lho" seru Haara membujuk


"baiklah tolong buatkan aku roti saja" seru Yoan,


Haara pun mengangguk dan meninggalkan Yoan dikamarnya.


• • •


Haara menaruh kotak bekal di atas meja


"Jika di ingat ingat, kau itu suka sekali menerobos masuk ke kamarku, menyebalkan" seru Haara


"Kau yang susah dibangunkan, aku tak mau membuang waktu untuk mengetuk pintu" seru Yoan memakai dasinya


"Ha? Dirimu sendiri yang susah dibangunkan mengataiku sulit di bangunkan? Apa kau tak sadar kau telah menyindir dirimu sendiri?" ledek Haara,


Yoan tak menggubris, ia fokus memakai dasinya,


"Sini sini, biar aku saja" seru Haara melangkah satu langkah lebih dekat dihadapan pria itu


Yoan sedikit terkejut saat Haara mengambil alih memakaikan dasinya


Jujur saja Haara refleks mengatakan ingin memakaikan dasi pria itu, karena melihat Yoan samgat lama memakai dasi membuatnya ia geram.


Harum parfum pria itu tercium di indra penciumannya, hal itu membuat hatinya berdegup kencang.


"Kau bisa memakaikan dasi?" tanya Yoan basa basi


"Aku itu sekolah memakai dasi tahu, tentu aku bisa" sahut Haara mencoba fokus pada dasi pria itu


Yoan menatap Haara yang dimana gadis itu tatapannya terfokus pada dasi nya


"Dimana jas mu? Kenapa tidak dipakai?" tanya Haara menatap Yoan gugup hanya sekilas


"Ada dimobil"


"Kebiasaan! kau harus terlihat rapih saat akan turun dari mobil dong, dasar kau ini CEO yang semau mau!" seru Haara protes


"Kau sedang merendahkan ku nona?" tanya Yoan mengangkat sebelah alisnya


"Itu kenyataannya" sahut Haara memundurkan langkahnya satu langkah kebelakang


"Oke, rapih!" senang Haara melihat hasil karyanya

__ADS_1


Yoan menunduk menatap dasinya,


"Hm, terima kasih" senyum Yoan


Haara sedikit tak menyangka pria itu berterima kasih dan tersenyum padanya, ia tersipu malu.


"Sama sama" sahut Haara


"Aku pergi ke kantor dulu, aku tak tahu pulang jam berapa, nanti aku kabari" seru Yoan membawa kotak bekalnya


"Berhati hatilah" senyum Haara


Yoan menatap Haara yang tersenyum padanya,


Srekk!


Yoan mengacak acak rambut Haara,


"Ihh Yoan~!" merajuk Haara


"Mandi sana, jangan kemana mana, izin padaku jika mau keluar" seru Yoan terkekeh


Haara ingin teriak saat ini juga, ucapan Yoan yang disebut perhatian itu membuatnya melayang, hati nya berbunga bunga


"I iya Yoan~" sahut Haara merapihkan rambutnya


Yoan pun melangkah ke pintu penthouse nya dan keluar


Suara pintu tertutup pun terdengar


"Kyaaaaaaaa!!!! Huwaaa jantungku senang sekali, heuheu~" terharu Haara memegang dadanya


"Oh iya, aku akan buatkan makan siang untuknya saja aah~ dan mengantarnya ke kantornya hehe~, pasti dia tak bisa makan siang karena kantin kantor tutup, secara sekarang hari minggu, hahh buatkan Spaghetti carbonara saja kali ya? Pasti dia suka!" senyum Haara merasa bahagia sekali.


• • •


Haara melirik jam di dinding ruang santainya, jarum jam sudah menunjukkan jam 10, hari akan menjelang siang.


"Aku cari baju dulu untuk ku pakai ke kantor Yoan dulu deh lebih baik!" seru Haara melangkahkan kakinya naik ke tangga.


Haara menghentikkan langkahnya saat melihat ruang kerja Yoan terbuka, ia pun melangkah masuk ke ruang kerja pria itu,


Haara menduduki dirinya di kursi kerja pria itu


Haara tersenyum senang saat melihat setiap sudut ruang kerja pria itu.


Tatapannya terfokus pada sebuah buku catatan berwarna hitam


Haara yang sedikit ragu dan penasaran pun mengumpulkan keberanian untuk buka buku itu


Haara mengerutkan keningnya


"Tulisan China, hahh aku tak bisa membacanya" kecewa Haara,


Haara membuka lembar demi lembar kertas di buku itu


Haara sedikit terkejut dan memundurkan kursinya, ia mengambil sebuah foto yang jatuh


Haara mengerutkan keningnya saat melihat foto itu, foto seorang wanita yang terlihat sangat cantik



"Apa ini Xi Cha ya?" tanyanya pada diri sendiri


Haara memutar foto itu, matanya membelalak saat membaca tulisan itu


nafasnya tersegal,


"Ja jadi i ini .. IRENE??!".


●•●•●•●•●


• • •


• •



Haara menutup pintu taksi yang ia tumpangi, ia menghela nafasnya, ia merasa sedikit tidak bersemangat seperti ia melihat foto Irene.


Ia telah melihat wajah wanita yang membuat Yoan masih mencintai nya hingga sekarang,

__ADS_1


Wanita itu terlihat cantik sekali, senyumnya juga sangat manis, ia merasa sedih saat melihat perbedaan antara dirinya dengan Irene sangat jauh berbeda, jelas saja Yoan sangat mencintainya


Haara menarik nafasnya dan mulai tersenyum


"Aku akan berjuang, Yoan itu sudah menjadi milikku, Irene itu tak akan bisa memilikinya, semangat AtHaara!" seru Haara menyemangati dirinya sendiri


• • •


"Aduh, ada penjaga lagi, apa aku boleh masuk ya" khawatirnya terus melangkah mendekat


"Ah, nyonya muda Zhao, senang bertemu dengan anda" seru penjaga disana memberi hormat,


Haara ternganga saat penjaga itu mengenalnya, bahkan ia baru saja ke kantor Yoan, bagaimana penjaga ini kenal padanya?


"Ah, iya, mm pak~, aku ingin tanya, ruangan tuan Yoan ada dilantai berapa ya?" tanya Haara ramah


"Ada dilantai paling atas gedung ini nyonya muda, pintu ruangan tuan Yoan berwarna hitam pekat, pintu nya berbeda dengan ruangan yang ada dilantai tersebut" sahut penjaga itu menjelaskan


Haara mencoba mengingat ingat


"Apa perlu saya antar?" tanya Penjaga itu


"Ah tidak usah, terima kasih" senyum Haara ramah,


"Sama sama nyonya muda Zhao" sahut penjaga itu ramah


Haara melangkah masuk ke dalam kantor pria itu,


Desain yang biasa namun mewah, itu yang ia nilai, ia menyukainya


Kantor yang snagat sepi, ia memahami jika hari ini adalah hari Minggu,


Haara masuk ke dalam lift dan menekan angka paling besar nilainya dari angka ditombol lift lainnya.


Haara tersenyum saat melihat angka demi angka berubah lebih besar nilainya.


Haara melihat ke belakangnya, pemandangan kota dengan jalan raya yang di lalui oleh mobil dan motor


"Jika dia pusing karena pekerjaan, dan melihat pemandangan dari jendela lift ini pasti pusingnya akan berkurang" senyum Haara


Pintu lift pun terbuka, Haara pun melangkah keluar lift


"Semua pintu berwana abu abu, ah, pintu warna hitam pekat! itu ruangannya Yoan" seru Haara


Haara mengintip ke pintu itu yang terbuka,


Matanya membelalak sempurna, tubuhnya gemetar hebat saat itu juga


PRANG!!!~


kotak bekal yang ia bawa terjatuh saat itu juga,


Air matanya mengalir seketika,


"At AtHaara??!"-Yoan.


...•...


...•...


...Wah? Kenapa ya kira kira??😳...


...•...


...♥Bersambung♥...


...❗❕❕❗...


...Terima kasih sudah membaca part ini kakak Readers dan kakak Author yang hebat hebat!❤...


...Jangan lupa untuk di...


...Like👍...


...Vote🎟...


...Tambah ke Favorite❤...


...Rate ⭐⭐⭐⭐⭐...


...Dan komentar yang selalu ku nantikan💭♥...

__ADS_1


__ADS_2