Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
kebangkitan - pertarungan akhir 1 (prolog: masa lalu kakek jelan bab 28)


__ADS_3

episode 100


"nezon, kami akan mengakhiri penderitaan mu !!. " teriak nizuan sambil berlari ke arah iblis nezon bersama dengan jelan yang membantunya.


*FLAS**HBACK*


jelan saat berkonsentrasi dengan kekuatannya tiba-tiba saja dirinya sampai di alam bawah sadar.


"ini tempat. " ucap jelan saat membuka matanya di alam bawah sadar.


"oh, ternyata kau, bocah. " kata naga yang ada didalam tubuh jelan saat melihatnya datang.


"naga, ternyata begitu ya, aku sekarang berada di alam bawah sadar. " kata jelan dengan ekspresi resah.


"aku tidak yakin kau bisa mengalahkan iblis itu, bocah. " ucap naga itu sambil memejamkan matanya.


"aku memang tidak bisa mengalahkannya jika sendirian, tapi aku mempunyai teman, aku tidak takut sama sekali dengan lawan apapun yang ku hadapi, kita tidak tahu jika belum mencobanya kan. " kata jelan dengan percaya diri.


"aku kira kau akan termenung dan kesal saat mendengar kematian kakek tua itu. " kata naga itu sambil membuka matanya dengan perlahan-lahan.


"aku memang kesal sekali saat ini, bukan aku saja yang merasakannya tapi juga seluruh teman-teman ku, bagi kami semua kakek tua itu adalah orang yang berjasa membimbing kami dengan sepenuh hati, dia adalah orang yang berharga, oleh karena itu untuk membalas kematian sensei, kami akan mengalahkan iblis nezon itu. " kata jelan dengan lantang sambil menggenggam tangan kanannya dengan erat karena merasa kesal saat membahas kematian kakek tua itu.


"aku sudah menduga kau akan berkata seperti itu, perlu kau tahu ada jiwa seseorang yang berada di dalam tubuh iblis itu, kemungkinan iblis itulah yang telah merebut tubuhnya, tapi jiwa orang yang didalamnya masih hidup dan terus berjuang, sepertinya itu sia-sia. " kata naga itu yang bisa melihat wujud asli iblis nezon itu.


"jangan meremehkan orang yang sudah berjuang mati-matian melawan iblis yang sudah merebut dirinya, justru orang itu benar-benar hebat karena masih bisa bertahan hidup walaupun jiwanya dirasuki oleh iblis. " kata jelan dengan ekspresi serius.


"kalau begitu aku akan membantumu mengalahkan iblis itu. " ucap naga itu sambil memejamkan matanya.


"heh, kau bercanda kan, kau bohong kan. " ucap jelan dengan terkejut saat mendengar ucapan naga itu yang bersedia membantunya.


"tidak masalah jika kau tidak percaya kepada ku, tapi aku sudah berjanji dengan kakek tua itu (lindungi lah nak jelan dan teman-temannya yang berharga, jika kau sudah bisa melakukannya, kau akan menemukan jawaban di hatimu). " kata naga itu sambil mengingat perkataan terkahir kakek tua itu sebelum dibunuh.


"aku percaya kepadamu. " ucap jelan sambil tersenyum.

__ADS_1


sontak naga itu langsung terkejut setelah mendengar perkataan jelan dengan bersungguh-sungguh.


"aku tidak tahu janji apa yang kau buat dengan sensei sebelum dia di bunuh, tapi aku yakin dia mempercayai mu juga. " kata jelan dengan bersemangat sambil tersenyum.


lalu untuk pertama kalinya naga itu meneteskan air matanya.


"eh, kau menangis ?. " tanya jelan saat melihatnya.


"berisik, tidak usah di bahas. " jawab naga itu dengan lantang.


"kalau begitu ayo kita kalahkan iblis itu bersama-sama. " kata jelan dengan bersemangat lalu tiba-tiba saja rantai yang menyegel naga itu langsung lepas kemudian menghilang.


"hmp, jangan seenaknya memerintahkan ku. " ucap naga itu sambil tersenyum kecil lalu menyalurkan kekuatannya kepada jelan dan bermeditasi dibelakangnya.


setelah itu jelan terbangun dari meditasi nya saat menfokuskan kekuatannya dan perlahan-lahan membuka matanya, disitu terlihat mata kanan jelan sudah berubah menjadi warna hijau menyala.


"jelan, apakah kau sudah selesai ?. " tanya zenah yang berada dibelakangnya.


"seperti yang kau lihat. " jawab jelan sambil menoleh kebelakang.


"ya, ada beberapa hal yang terjadi, sekarang waktunya kita untuk mengakhiri petarungan melawan iblis itu. " kata jelan dengan ekspresi serius sambil berdiri melihat ke arah iblis nezon yang sedang bertarung dengan nizuan dan mireha di atas awan.


"aku akan membantumu sebisaku. " ucap zenah dengan ekspresi serius.


setelah mendengar ucapan zenah, jelan hanya berbalik badan dan tersenyum, lalu mereka berdua pun bergegas menghampiri nizuan dan mireha yang sudah turun dari awan.


&+&


lalu di lain tempat, dyrados yang berjalan mencari jelan dan teman-temannya di tengah badai Guntur dan hujan lebat, tiba-tiba dihentikan oleh Nitin yang berusaha mengejarnya.


"kak dyrados, tunggu. " teriak Nitin yang berusaha mengejarnya tapi dyrados tidak mempedulikannya.


lalu saat Nitin sudah hampir berhasil mengejarnya, tiba-tiba saja dia terpeleset dan hendak jatuh ke sebuah jurang yang dalam, tapi untungnya dyrados dengan refleks bisa menyelamatkannya lalu menariknya ke atas.

__ADS_1


"hey, kenapa kau berusaha menghentikan ku, aku sudah bilang kan aku akan mencari nizuan dan yang lainnya. " kata dyrados dengan ekspresi kesal.


"jika kau pergi aku juga akan pergi. " ucap Nitin dengan pelan.


"hah. " ucap dyrados dengan terkejut saat mendengar ucapan Nitin.


"aku juga khawatir dengan mbak zenah dan yang lainnya, mereka juga teman-teman ku, karena itu bawalah aku bersama mu. " pinta Nitin dengan ekspresi serius.


"huh, baiklah kalau begitu, kau bisa berjalan sendiri ?. " tanya dyrados yang melihat kaki Nitin yang kelihatannya memar saat terpeleset tadi.


"aku bisa. " jawab Nitin yang memaksakan dirinya.


"jangan konyol, kau tidak perlu menyembunyikannya, kakimu memar saat terpeleset tadi kan. " kata dyrados.


"ini tidak masalah kok, sungguh. " ucap Nitin sambil tersenyum menyembunyikan lukanya.


"aku akan menggendong mu. " kata dyrados sambil berbalik badan.


"sungguh, aku tidak apa-apa. " ucap Nitin.


"sudahlah, ayo. " ucap dyrados sambil menarik nafas kemudian menghembuskan nya.


"baiklah. " ucap Nitin dengan pelan kemudian naik ke punggung dyrados.


setelah itu dyrados pun melanjutkan perjalanan mencari jelan dan teman-temannya sambil menggendong Nitin yang kakinya memar.


lalu di gua yang menjadi tempat para sensei untuk berusaha menggunakan teknik pengendalian alam....


"deros, sepertinya kau sudah sangat kelelahan, aku akan menggantikan mu. " kata Sima sensei sambil melihat deros sensei yang berpeluh keringat.


"tidak, ini tidak masalah bagiku, kurang 40% lagi teknik ini akan berhasil, aku tidak akan mengulangi kesalahan ku yang waktu itu. " kata deros sensei sambil mengingat dulu ia pernah membuat kesalahan saat menggunakan teknik pengendalian alam itu sehingga tenaganya menjadi terbuang sia-sia.


karena khawatir dengan deros sensei, Sima sensei pun hanya bisa mengusap keringat yang dikeluarkan oleh deros sensei dengan sapu tangannya dengan ekspresi khawatir.

__ADS_1


lalu dilain tempat, jelan dan nizuan, yang bersatu akhirnya bersama-sama menyerang iblis nezon itu dengan serangan kombinasi mereka.


BERSAMBUNG............


__ADS_2