
episode 24
"sepertinya murid murid di tahun ini lumayan banyak yang berbakat. " kata kepala sekolah.
"ya, mungkin saja begitu, tapi bukankah murid angkatan sebelumnya juga berbakat. " kata raja api.
"benar, tetapi murid kali ini berbeda, angkatan sebelumnya memang berbakat, berbakat dalam menggunakan senjata, tetapi aku terkejut, karena murid di tahun ini berbakat dalam menggunakan elemen yang diajarkan oleh orang tua mereka. " kata kepala sekolah.
"benar, dulu memang zamannya menggunakan senjata kan, zaman bisa saja berubah, mereka tidak bisa terus bergantung pada senjata, terkadang kekuatan alami itu dibutuhkan. " kata Kirana sensei.
"baiklah, kita lanjutkan saja, niver sensei, silahkan. " ucap kepala sekolah mulai serius.
__ADS_1
"rmh, selanjutnya di battle ke sembilan, antara Alan dengan mican, Alan ku mulai dari Alan, dia mempunyai kemampuan elemen tumbuhan atau alam, bisa dibilang itu adalah elemen yang sangat langka, hanya Alan lah yang mempunyai elemen alam di sekolah ninja, dia lumayan jenius dalam menyusun strategi dan berfikir sebelum bertindak, dia ramah dan terbuka, dia juga berasal dari suku daun di benua karangjaru, sepertinya ada hubungan antara Ardian dengan Alan, mereka berdua adalah saudara sepupu, tetapi Ardian tidak menyadarinya, hanya aku dan Alan lah yang mengetahuinya dan merahasiakannya. " kata niver sensei dengan panjang lebar.
"kenapa dirahasiakan, bukankah lebih baik Ardian tahu. " kata Sera sensei.
"sudah kubilang kan, dia itu jenius dalam menyusun strategi, mungkin suatu hari Ardian akan menyadari dengan sendirinya. " kata niver sensei.
"begitu ya, anak yang mempunyai kejeniusan seperti itu sudah sepantasnya menjadi ketua tim kan ?. " kata kepala sekolah.
"sudah kuduga, lalu selanjutnya. " ucap Kirana sensei.
"oh, ya, selanjutnya mican, dia itu tidak mempunyai elemen kekuatan, dia bertarung dengan menggunakan senjata yang ia buat sendiri, dia sangat kreatif dan inovatif, dia bahkan sampai menjual senjata yang ia buat sendiri di sekolah ninja, aku tidak bisa memarahi nya karena dia itu "imut" . " kata niver sensei dengan pelan.
__ADS_1
"dasar niver sensei, kelemahan mu itu banyak sekali lho, " ucap Sera sensei.
"apakah kau bisa berhenti mengatakan murid mu imut. " ucap Kirana sensei dengan murung.
"ya, ya, baiklah, selanjutnya battle ke sepuluh, antara jaylain dengan Lisa, akan ku mulai dari jaylain, dia itu mempunyai kemampuan elemen es seperti veysa tetapi kekuatan nya lebih tinggi dari pada veysa, dia mempunyai kepribadian pendiam dan jarang berbicara, dia itu termasuk anak yang tidak bisa diatur setelah Rowi dan nyoren, lalu Lisa, dia mempunyai kemampuan elemen air, tetapi kemampuan air nya adalah penyembuhan, dia belum bisa menggunakan elemen air nya untuk bertarung, maka dari itu dia masih bergantung dengan senjata pedang yang ukurannya agak lumayan kecil, dulu dia itu juga termasuk anak nakal, tetapi sepertinya dia sudah berubah berkat bantuan legis, Ardian dan teman-temannya, dia itu agak keras kepala dan sudah untuk menjadikan nya mengerti, tetapi walaupun begitu, dia sudah sadar kalau dia itu tidak bisa apa-apa jika tidak ada orang lain seperti temannya yang selalu membantunya, termasuk Alan yang sudah menjadi teman dekatnya, Lisa juga berasal dari tempat yang sama seperti Alan, sepertinya mereka datang ke kota ini bersama sama, benarkan raja api ?. " kata Niver sensei dengan panjang lebar lalu bertanya.
"benar, aku lah yang menerima keluarga mereka masuk, sepertinya mereka menjalin hubungan baik bertetangga. " kata raja api.
"oh, begitu ya, baguslah jika anda menerima mereka di kota ini. " kata terakhir kepala sekolah dengan tersenyum.
BERSAMBUNG........
__ADS_1