
Episode 237
di pusat kota Ombak, anak-anak ninja dari kota zenai pun diajak traveling di hati pertama itu.
"jadi ini pusat kota Ombak. " kata Ardian yang terkagum-kagum saat melihat sekelilingnya.
"karena mayoritas penduduk disini adalah nelayan, kota ini juga menyesuaikan. " kata Zuros yang menjadi pemandu.
"padahal sudah setahun tapi kota ini tidak berubah banyak ya. " kata Stalker.
"ya begitulah, pembangunan di tahun ini mengalami penurunan. " kata Helen.
"apakah ada sesuatu yang terjadi ?. " tanya Stalker.
"jika kalian sudah menerima misi nya pasti langsung mengerti. " jawab Helen.
"begitu ya. " ucap Stalker yang ingat dengan misi rahasia dari raja api.
dari siang sampai sore hari traveling, mereka pun akhirnya tiba di sebuah hotel yang berada di pusat kota Ombak.
di kamar anak laki-laki.............
"huh, aku lelah sekali. " kata Opel yang duduk kelelahan.
"benar, padahal ini baru satu hari tapi rasanya aku benar-benar puas. " kata Pingo.
"tunggu dulu, kita tidak akan puas sebelum pergi ke tempat itu. " kata Legis.
"tempat apa maksudmu ?. " tanya Ardian yang penasaran dengan perkataan Legis itu.
"ini kota Ombak, tentu saja, pantai !!. " jawab Legis dengan bersemangat.
Sementara itu di kamar anak-anak perempuan.........
"hey Zahra, menurutmu bagaimana dengan kota ini ?. " tanya veysa yang menghampirinya saat melihatnya duduk termenung.
"kurasa ini kota yang cukup damai. " jawab Zahra.
"begitu ya. " ucap veysa yang duduk disampingnya.
"veysa, apakah kau sudah terbiasa dengan kota yang seperti ini ?. " tanya Zahra.
"aku tidak terlalu tahu, sebelum aku datang ke kota zenai aku dibesarkan di kota es, selama ini aku hanya mengikuti saja kegiatan-kegiatan seperti ini, tentu saja menyenangkan jika bersama teman-teman ku, kau juga termasuk, Zahra. " jawab veysa sambil tersenyum.
"begitu ya, kurasa itu juga menyenangkan, sesekali menikmati hidup damai. " kata Zahra sambil tersenyum kecil.
__ADS_1
setelah itu anak-anak dari kota zenai pun mandi di sebuah pemandian yang terpisah, lalu setelah menikmati waktu mereka di pemandian, mereka pun kembali ke kamar untuk beristirahat di bawah pengawasan Zuros, di malam itu ketiga penjaga terkuat kota zenai melakukan misi rahasia mereka tanpa di ketahui oleh anak-anak dari kota zenai, Stalker Saula dan bendow pun pergi ke area pantai untuk menyelidiki penyu raksasa yang menyebabkan teror belakangan ini, penyelidikan di malam itu juga di bantu oleh Helen.
"Helen, kapan terakhir kali penyu raksasa itu muncul lagi ?. " tanya Stalker.
"tiga hari yang lalu. " jawab Helen.
"hmm, kurasa tidak ada tanda-tanda penyu raksasa itu akan muncul besok. " kata Stalker setelah menyelidiki tempat itu hampir 3 jam.
"sepertinya kita bisa membawa anak-anak itu besok ya. " kata Saula.
"syukurlah. " ucap bendow yang terlihat paling bersemangat.
setelah penyelidikan itu selesai dan mereka semua meninggalkan area pantai, seseorang yang mengenakan jubah berwarna hitam datang dan melihat ke arah pantai.
"Sure, kau melakukannya dengan baik. " kata jubah hitam yang terlihat seperti berbicara sendiri didepan pantai yang tenang.
tiba-tiba saja seekor penyu raksasa muncul ke atas permukaan air menunjukkan kepalanya dan berbicara kepada jubah hitam.
"tuan jubah hitam, saya sudah menyembunyikan diri seperti yang tuan minta, tolong berikan tugas saya selanjutnya. " pinta Sure si penyu raksasa itu.
"bersabarlah hingga besok, jika anak-anak itu sudah berkumpul di area pantai, tampakkan lah dirimu dan buatlah teror besar-besaran agar penduduk di kota Ombak ini ketakutan. " kata jubah hitam yang memberikan perintah.
"baik tuan, akan saya lakukan seperti yang anda minta. " ucap Sure sebelum kembali menyembunyikan dirinya di bawah permukaan air pantai.
lalu keesokan harinya, semua anak-anak ninja dari kota zenai pun disuruh untuk berkumpul pagi-pagi di depan hotel.
"aku juga penasaran. " kata Nizar.
"semuanya dengarkan, ada kabar baik untuk kalian di hari ini. " kata Stalker yang terlihat bersemangat.
"huh, kabar baik. " gumam gicha yang penasaran mendengarnya.
"kegiatan kita di hari kedua ini adalah...., Pantai. " kata Stalker dengan lantang.
mendengar itu semua anak-anak ninja dari kota zenai pun langsung terbuka matanya dan bersemangat sambil bersorak-sorak.
"hey Stalker, kau ini ya. " kata Helen yang terlihat kesal dengan cara penyampaian stalker.
"huh, apa ?. " tanya Stalker yang tidak mengetahui masalahnya.
"tidak ada, kau ini benar-benar bodoh ya. " jawab Helen dengan cemberut setelah menghela nafas.
"oh, aku tahu, kau tidak percaya diri dengan ukuran d......., " kata Stalker yang langsung dihempaskan oleh Helen saat melihat dadanya.
"seperti biasa kau sangat sensitif ya. " kata Stalker saat terjatuh setelah menerima pukulan kuat dari Helen.
__ADS_1
"bodoh !!. " teriak Helen yang merasa kesal.
setelah perdebatan itu akhirnya mereka semua pun menuju ke area pantai itu.
"huh, kudengar biasanya tempat ini ramai. " kata Veysa yang heran.
"belakangan ini kota Ombak sangat berhati-hati dengan turis yang setiap hari datang. " kata Stalker mencoba mencari alasan yang terdengar cukup logis.
"begitu ya. " ucap Veysa.
setelah itu mereka pun pergi ke tempat ganti untuk mengganti pakaian mereka, lalu setelah mengganti pakaian mereka pun kembali.
"semuanya maaf menunggu. " kata gacha yang bersemangat setelah mengganti pakaian nya dengan pakaian renang.
"sudah kuduga lebih baik aku membeli pakaian renang yang baru tadi. " kata Lisa setelah mengganti pakaiannya dengan pakaian renang.
"sudahlah Lisa, tidak perlu malu seperti itu. " kata Mauli setelah mengganti pakaian nya dengan pakaian renang.
Sementara itu beberapa anak laki-laki yang memandangi mereka........
"Rega, aku benar-benar bahagia saat ini. " kata Pingo yang mimisan hanya dengan memandangi mereka.
"hey, Pingo, bertahanlah. " kata Rega setelah melihat Pingo pingsan karena tidak kuat menahan dirinya.
"Rega. " panggil Risa setelah mengganti pakaiannya dan memakai pakaian renang.
"Risa. " Rega yang pandangannya kemana-mana saat melihat Risa memakai pakaian renang.
"bagaimana menurutmu ?. " tanya Risa dengan ekspresi malu-malu.
"pakaian renang itu terlihat cocok untukmu. " jawab Rega langsung pingsan setelah mengatakannya.
"ada apa dengan mereka ya. " kata Rowi yang melihatnya dari kejauhan.
"lebih baik kau tidak perlu tahu. " kata jaylain dengan ekspresi tenang.
"huh, dasar mereka berdua. " kata Stalker yang juga melihatnya dari kejauhan.
"Stalker. " panggil Helen yang ikut mengganti pakaiannya dengan pakaian renang.
"Helen, itu, anu...... " kata Stalker yang terkejut melihat Helen.
"bagaimana menurutmu ?. " tanya Helen dengan ekspresi malu-malu.
"kurasa pakaian renang itu cocok dengan mu (hidup pakaian renang). " jawab Stalker yang ikut pingsan setelah mengatakannya.
__ADS_1
"huh, bahkan, Stalker juga pingsan, dasar dia itu. " kata Saula hanya menghela nafas setelah melihatnya.
BERSAMBUNG...........