
Episode 175
setelah resmi menjadi seorang ninja, beberapa hari sudah berlalu, mereka menghabiskan kesehariannya untuk latihan, lalu tiba-tiba saja ada sebuah kejadian 2 Minggu sebelum perang, kejadian itu di awali dari iblis api yang mulai menggerakkan rencana nya untuk mengacaukan kota zenai agar persiapan perang mereka terhambat, rencana nya yaitu dengan menyuruh bawahan terdekat nya untuk mengacaukan kota zenai sampai perang tiba.
di gua tempat persembunyian iblis api........
"perhatian semuanya, kita akan memulai rencana untuk mengacaukan kota zenai dari sekarang. " kata iblis api yang memulai rencana nya.
"tapi bagaimana, kota zenai saat ini di jaga ketat, apalagi 2 Minggu dari sekarang perang dimulai. " kata nyoren.
"maka dari itu aku akan memulai rencana pengacauan dari sekarang agar menghambat persiapan perang mereka. " kata iblis api sambil tersenyum kecil.
"apakah kau mempunyai rencana, iblis api ?. " tanya jaylain dengan ekspresi serius.
"ya, bawahan ku yang paling setia yang akan melakukannya. " jawab iblis api.
"bawahan setia. " ucap jaylain yang semakin penasaran.
"dia angkatan terlama yang paling lama bergabung dengan ku, dia baru saja selesai mengembara dari seluruh kota di negara stolama, dia adalah Cronus sang naga kegelapan. " kata iblis api yang memperkenalkan nya.
"ya ampun merepotkan saja. " ucap Cronus yang tiba-tiba saja datang datang entah dari mana.
"huh, akhirnya datang juga, Cronus. " kata iblis api sambil tersenyum kecil.
"(jadi itu orangnya yang telah lama bersama dengan iblis api, aku merasakan aura kekuatan yang mengerikan dari dalam tubuhnya, sebenarnya kekuatan apa yang dia miliki). " kata jaylain yang agak merinding saat melihatnya.
"aku hanya harus mengacaukan kota zenai sampai 2 Minggu ke depan kan. " kata Cronus dengan tenang.
"ya, kau bisa melakukannya kan ?. " tanya iblis api.
"hmp, memangnya siapa aku ini, akan kulakukan tapi tepati janji mu itu setelah aku kembali, kau mengerti kan, iblis api. " jawab Cronus yang kemudian berbalik badan dan hendak langsung pergi dengan perlahan-lahan.
"ya, aku adalah orang yang selalu menepati janji, aku tidak akan mengecewakan mu, Cronus. " kata iblis api.
lalu saat Cronus lewat di samping jaylain, Cronus sempat melirik jaylain dengan tatapan tajam lalu perlahan-lahan keluar dari gua itu dengan tenang.
"(orang itu benar-benar mengerikan). " kata jaylain didalam hatinya yang agak merinding.
"iblis api, orang itu.... " ucap nyoren yang masih penasaran.
__ADS_1
"dia dulu adalah rekan ku sampai sekarang, semenjak aku memberontak bersama dengan nya di kota zenai, dia memutuskan untuk mengelilingi seluruh kota di negara stolama ini, tujuan nya adalah mencari informasi dari berbagai kota dan juga letak dari senjata-senjata legendaris, aku tidak menyangka dia akan secepat ini kembali. " kata iblis api.
lalu Cronus yang sudah berada di atas bukit yang agak tinggi untuk memantau kota zenai dari atas......
"aku tidak menyangka akan kembali ke kota ini lagi. " kata Cronus sambil menutup kepalanya dengan jubah dan menutup wajahnya dengan sebuah topeng.
lalu sementara itu Ardian dan teman-temannya yang sedang berlatih di hutan saka bersama.
"huh, 2 Minggu lagi ya. " ucap Ardian sambil duduk memandangi langit dengan ekspresi datar.
"apakah kau gugup Ardian ?. " tanya Opel.
"tidak, hanya saja, aku..... " jawab Ardian yang tiba-tiba terpotong.
"hey, Ardian, ada sesuatu yang ingin ku bicarakan dengan mu. " kata gacha yang menghampirinya.
"baiklah, maaf Opel. " ucap Ardian kemudian berdiri dan mengikuti gacha.
"ya. " ucap Opel yang melihat Ardian dengan penasaran.
lalu sampai di tempat yang sepi, gacha memberitahu kan sesuatu kepada Ardian.
"ini, bacalah. " ujar gacha sambil memberikan sebuah surat kepada Ardian.
"tunggu, bukannya ini surat dari jaylain. " kata Ardian yang mengenali surat itu.
"ya, yang terpenting dari itu, coba bacalah. " kata gacha yang menyuruh nya untuk membacanya.
Isi surat jaylain :
"gacha, Ardian, aku memberikan peringatan yang penting untuk kalian, iblis api mempunyai rekan yang mempunyai kekuatan yang mengerikan, ia berencana untuk mengacaukan kota zenai sampai perang tiba, jadi berhati-hatilah dengan nya, aku juga berharap kalian bisa mengalahkan orang itu walaupun sepertinya kemungkinan nya hanya kurang lebih 8% saja. " kata jaylain yang tertera di dalam tulisan itu.
"kemungkinan 8%, semengerikan itu kah rekan iblis api. " kata Ardian yang hampir tidak mempercayai nya.
"sebelumnya jaylain tidak pernah sampai seperti ini menilai orang, kemungkinan orang yang dimaksud jaylain itu sangat kuat, bisa saja melebihi raja api. " kata gacha dengan ekspresi serius.
"jika itu benar, bagaimana kita menghentikannya nanti. " ucap Ardian yang merasa khawatir.
"kita harus tetap siaga dan waspada, orang itu bisa saja muncul kapan saja dan dimana saja. " kata gacha.
__ADS_1
"terdengar seperti sebuah teror. " kata Ardian.
"kurang lebih begitu. " ucap gacha dengan ekspresi tenang.
lalu setelah membicarakan itu Ardian dan gacha pun kembali ke tempat latihan tadi.
"Ardian, kau darimana saja ?. " tanya Legis yang melihat nya.
"tidak ada, aku hanya berbicara sebentar dengan gacha tadi. " jawab Ardian yang agak kaku.
"begitu ya, ayo kita lanjutkan latihan kita. " ujar Legis yang masih bersemangat.
"ya. " ucap Ardian.
pada akhirnya mereka pun melanjutkan latihan nya di hutan saka lalu sementara itu Cronus yang lewat gerbang masuk kota zenai dengan santai nya......
"sepertinya ada orang mencurigakan. " bisik bendow kepada stalker yang menjaga gerbang bersama saula juga melihat Cronus yang berjalan santai.
"berhenti, tunjukanlah wajahmu dulu jika ingin masuk masuk ke dalam kota zenai. " kata stalker yang menyuruh nya berhenti.
"hmp, apakah aku harus menunjukkan wajah ku ?. " tanya Cronus sambil tersenyum kecil.
"kau adalah mata-mata ya, ayo kita serang dia. " kata saula yang langsung berlari dan hendak menebasnya menggunakan pedang laser nya.
"lemah. " ucap Cronus memukul saula tepat di perut nya dengan gerakan tersembunyi sehingga saula terhempas jauh menghantam tanah.
"saula. " teriak stalker yang khawatir melihatnya.
"cih, dasar kau !!. " ucap bendow yang terpancing emosi kemudian maju ke arah Cronus sambil mengayunkan pedang laser nya.
Cronus beberapa kali dengan mudah menghindari serangan bendow itu, lalu saat bendow sudah hampir tepat mengenai nya, tiba-tiba saja Cronus mengeluarkan sebuah sabit dari belakang jubah nya dan menghempaskan nya ke belakang dengan kencang sehingga bendow terbentur keras oleh tembok gerbang kota yang berada tepat di belakangnya.
"dia sangat kuat. " ucap saula yang masih bisa berdiri.
"siapa, siapa sebenarnya kau ?. " tanya stalker dengan ekspresi serius sambil mengeluarkan pedang laser nya untuk berjaga-jaga.
"hmp, kalian terlalu lemah, menyingkirkan sampah. " kata Cronus dengan ekspresi sombong didalam topeng nya.
BERSAMBUNG...........
__ADS_1