Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Munculnya Sure si penyu raksasa


__ADS_3

Episode 238


di pagi hari yang cerah itu, anak-anak ninja kota zenai pun menikmati waktu mereka di dekat pantai kota Ombak.


"hey, hentikan. " kata veysa yang bermain air dengan teman-temannya di dekat pantai.


"suasana disini sangat jauh berbeda dengan yang kurasakan dulu di kota kegelapan, padahal waktu kecil aku juga sering ke pantai untung mencari udara segar. " kata Zahra yang duduk santai dibawah payung bersama Zela.


"benarkah, kalau begitu baguslah, untunglah aku mengajakmu. " kata Zela sambil tersenyum.


"ya, aku senang bertemu dengan mu di waktu itu. " gumam Zahra dengan pelan sambil tersenyum kecil.


"apakah kau tidak ingin bermain air seperti yang lain ?. " tanya Zela.


"tidak, aku lebih senang melihat mereka dari kejauhan. " jawab Zahra.


"begitu ya. " ucap Zela.


Sementara itu Ardian dan beberapa temannya bermain bola voli yang berada tidak jauh dari situ.


"Opel, bersiaplah. " kata Nizar yang memulai servis.


"hmp, kapanpun aku siap. " kata Opel dengan penuh percaya diri.


adapun Rega dan Risa yang bermain pasir........


"akhirnya selesai. " kata Rega setelah selesai membuat istana pasir.


"wah, kau hebat sekali membuatnya, Rega. " kata Risa yang kagum melihat bentuk istana pasir itu.


"Risa juga ikut membantu kan. " kata Rega sambil tersenyum.


saat Risa menatap istana itu dalam waktu yang lama tiba-tiba saja ia pun terdiam seperti sedang mengingat atau mengenang sesuatu.


"Risa, ada apa ?. " tanya Rega yang melihat Risa melamun melihat istana pasir itu.


"oh, tidak ada, hanya saja aku merasa nonstalgia saat melihat istana pasir ini. " jawab Risa.


"oh, begitu ya. " kata Rega.


beberapa saat kemudian, Sure yang menampakkan dirinya dari kejauhan memantau mereka yang sedang bersenang-senang.........


"hmp, anak-anak itu ya, kurasa sudah cukup membiarkan mereka bersenang-senang, melihatnya saja membuatku muak, aku akan menghancurkan mereka dan membuat mereka lari ketakutan, ini juga keberuntungan ku karena raja lautan itu tidak ada di sini. " kata Sure yang bersiap untuk memulai teror penyerangannya.


perlahan-lahan di bawah air yang tenang itu, Sure si penyu raksasa berenang mendekati mereka tanpa suara ataupun getaran sedikitpun, saat Sure hampir dekat dengan veysa dan gadis-gadis lainnya yang bermain air, Zela yang melihat dari kejauhan pun melihat sesuatu yang aneh di belakang mereka, seperti ada cangkang besar yang bergerak mendekati veysa dan yang lainnya, seketika Zela yang menyadari nya pun langsung berteriak.

__ADS_1


"veysa, gicha dan yang lainnya, segera keluar dari air, ada sesuatu yang aneh di belakang kalian !!. " teriak Zela dengan ekspresi panik saat melihat keanehan itu.


mendengar teriakan Zela itu, semuanya pun langsung terkejut, lalu di waktu yang sama Sure si penyu raksasa menampakkan dirinya, seketika semua yang melihatnya pun langsung terkejut, penduduk sekitar yang melihatnya pun langsung lari terbirit-birit meninggalkan pantai.


"tidak mungkin, kenapa baru muncul sekarang, padahal kemarin malam aku sudah yakin tidak ada keanehan di pantai ini. " kata Stalker yang terkejut dan terheran-heran melihatnya.


"Stalker. " Helen yang mencoba menenangkan Stalker.


"cih, waktunya tidak tepat sekali. " kata Saula dengan ekspresi serius.


"bagaimana ini ?. " tanya bendow.


"segera evakuasi penduduk di sekitar sini dulu. " jawab Saula.


"anak-anak, kembali berkumpul lah !!." kata Saula dengan lantang.


"aaaaaaa !!. " teriak beberapa gadis yang di tangkap oleh Sure.


"cih, terlambat ya. " ucap Saula yang mencoba untuk berfikir.


"Zifi, Mauli, mican, bertahanlah. " kata veysa yang sempat meloloskan diri saat hampir tertangkap.


"kita harus menyelamatkan mereka. " kata gicha yang hendak berniat menyelamatkan mereka.


"tunggu, gicha, jangan gegabah. " kata gacha yang menghentikannya.


"ini gawat. " kata Zela yang mencoba untuk berfikir.


"penyu Monster ya. " kata Zahra yang melihatnya dengan ekspresi serius.


Sementara itu Stalker yang masih menyalahkan dirinya.......


"ini salahku, jika saja aku tidak membawa anak-anak kemari, pasti tidak akan terjadi hal ini. " kata Stalker yang kesal dengan dirinya sendiri.


"tenanglah, stalker. " kata Helen yang mencoba menenangkannya.


"bagaimana aku bisa tenang Helen, aku tidak bisa menjaga misi rahasia ini dan aku juga tidak bisa menjaga anak-anak. " kata Stalker.


"berusahalah untuk berfikir dengan tenang, Stalker, ini bukan waktunya untuk menyalahkan dirimu sendiri. " kata Helen dengan lantang.


"Helen. " Stalker yang terkejut mendengarnya.


"bukankah kau adalah ketua pengawas mereka disini. " kata Helen dengan ekspresi serius.


"kau benar, aku...., aku akan melaksanakan tugas ku sebagai ketua pengawas. " kata Stalker sambil mengambil pedang kekuatan hijau di samping baju nya.

__ADS_1


"itu baru Stalker yang kukenal. " kata Helen sambil tersenyum.


kemudian Stalker pun menyusul kedua temannya Saula dan bendow yang sudah bertarung dengan sure si penyu raksasa itu.


"lepaskan gadis-gadis itu. " kata Saula.


"hmp, coba rebut kalau bisa. " kata Sure sambil tersenyum kecil.


lalu dengan cepat Stalker yang melompat dari atas pun langsung menebas tali pengikat yang keluar dari cangkang sure itu sehingga membuatnya mati rasa, Stalker pun menggunakan momen itu untuk membawa pergi gadis-gadis yang di tangkap oleh Sure itu.


"dasar kau pengganggu. " kata Sure yang kesal melihat Stalker itu.


"bagus Stalker. " kata Saula.


"ayo kita beri pelajaran kepada penyu raksasa ini. " kata Stalker yang terlihat bersemangat.


"ya, ayo kita lakukan. " kata bendow yang juga ikut bersemangat.


"aku juga akan membantu kalian. " kata Helen yang datang dengan membawa pedang roh nya.


"Helen. " Stalker yang terkejut melihatnya datang.


"bagaimanapun juga aku disini sebagai pelindung kota Ombak. " kata Helen.


Zuros yang menjaga anak-anak ninja dari kota zenai berkumpul dan melihat dari kejauhan.......


"apakah mereka bisa mengalahkan penyu raksasa itu. " kata Opel yang khawatir melihatnya.


"tenang saja, ketiga penjaga terkuat kota zenai itu tidak akan dikalahkan dengan mudah. " kata Ardian yang menyakinkan nya.


"semoga begitu. " gumam zuros yang mendengarnya.


"Zahra, apakah kau merasa ada sesuatu yang aneh ?. " tanya Zela setelah menarik Zahra menjauh dari kerumunan teman-temannya.


"ya, kurang lebih. " jawab Zahra dengan ekspresi datar.


"hey, ayolah serius. " kata Zela agak kesal melihat Zahra membalasnya dengan ekspresi datar.


"aku serius lho, kau ingin mengatakan ada sesuatu yang aneh di dalam cangkang penyu itu kan. " kata Zahra sambil memejamkan matanya.


"ya, kurasa cangkang itu bukanlah cangkang biasa, tidak mungkin cangkang mengeluarkan asap dan mempunyai corong seperti itu. " kata Zela sambil mencoba untuk berfikir.


"sudah kuduga kau pasti juga menyadari nya. " kata Ardian yang tiba-tiba muncul di belakang Zela.


"Ardian, sejak kapan kau ada dibelakang ku ?. " tanya Zela yang terkejut saat melihatnya.

__ADS_1


"hehe, maaf mengejutkan mu. " ucap Ardian sambil tertawa kecil.


BERSAMBUNG............


__ADS_2