
episode 66
1 bulan sebelum perang besar terjadi........
di kerajaan kota zenai, rahardiki sedang gelisah sambil melihat awan dari balkon kerajaan.
"sebentar lagi perang besar terjadi, aku akan melakukan hal terakhir untuk murid murid ku jika ada kejadian yang tidak terduga, aku mempunyai firasat buruk dengan ini, ini kedua kalinya aku merasa ketakutan. " kata rahardiki sambil melihat awan dari balkon kerajaan.
"kau ketakutan, menyedihkan sekali, apakah kau lupa dengan ku, lalu untuk apa aku disini. " ucap naga yang ada didalam tubuh rahardiki dengan agak kesal.
"tidak, bukan itu yang ku takutkan, setelah insiden dezo dan timnya, aku merasa seperti akan ada yang hilang suatu saat nanti. " kata rahardiki dengan gelisah.
"jika merasa seperti itu, kenapa kau tidak menulis surat terakhir. " kata diona yang tiba-tiba saja muncul di belakang rahardiki.
"diona, apa maksudmu surat terakhir ?. " tanya rahardiki dengan terkejut.
"sebenarnya aku juga merasa seperti itu, oleh karena itu, aku ingin menulis surat terakhir dengan mu sebelum terlambat. " jawab diona dengan ekspresi gelisah.
"surat terakhir. " ucap rahardiki sambil berfikir.
"ini sudah saatnya untuk melakukan pdkk. " ujar diona dengan serius.
"kau benar, kita harus melakukannya. " ucap rahardiki.
---------------------------------------------
lalu saat perang besar terjadi........
di malam hari, saat perang besar, di tengah tengah hutan saat rahardiki akan mengejar seseorang berjubah hitam dan berpisah dengan zeyra dan teman-temannya.
"zeyra, aku punya permintaan terkahir untuk mu, ini ambilah kunci ini, ini adalah kunci ruang rahasia ku yang selalu ingin kau ambil dari dulu. " pinta rahardiki sambil mengeluarkan kunci ruang rahasianya.
"apa maksud sensei memberikan kunci ini ?. " tanya zeyra dengan ekspresi serius.
"jika aku tidak bisa kembali, bukalah ruang rahasia ku itu bersama teman teman mu, kau akan mengerti setelah membukanya, sampai jumpa, murid murid ku. " pinta rahardiki sambil tersenyum setelah itu meninggalkan zeyra dan teman-temannya ditengah hutan yang sedang terluka untuk mengejar jubah hitam.
"sensei, setidaknya berjuanglah untuk hidup. " teriak zeyra yang hampir mengejarnya.
"tenanglah zeyra. " kata zeres sambil mencegah zeyra mengejar rahardiki.
"bagaimana kita bisa tenang saja, sensei....." kata zeyra dengan kesal.
"kita percayakan semuanya kepada sensei, zeyra, lihatlah sekeliling mu, kita semua terluka parah dan kau ingin mengejarnya, apa kau ingin mencari mati. " teriak ziran dengan lantang.
"tenanglah zeyra, kami semua juga merasakan hal yang sama. " kata sita dengan ekspresi pucat setelah itu pingsan.
__ADS_1
"sita, maaf, maafkan aku, aku terbawa suasana. " ucap zeyra sambil menunduk ke arah sita yang sedang pingsan.
"kita hanya bisa berharap kepada sensei saat ini. " ucap zeres sambil melihat ke atas awan yang gelap di malam hari.
rahardiki yang bersama dengan pasukan yang tersisa masih mengejar jubah hitam, tapi saat berada di tempat yang luas setelah keluar dari hutan, tiba-tiba saja jubah hitam berhenti.
"berhenti disitu. " teriak rahardiki sambil mengejar jubah hitam
"kalian terlalu naif. " ucap jubah hitam dengan tenang.
"apa maksudmu ?. " tanya rahardiki berhenti melangkah.
"sepertinya dia merencanakan sesuatu. " kata diona.
"semuanya berhati-hati lah. " teriak rahardiki kepada seluruh pasukannya.
"sudah terlambat, tidak ada tempat untuk kalian bisa lari. " ucap jubah hitam.
setelah itu tiba-tiba saja dataran yang dipijaki rahardiki dan seluruh pasukannya menjadi bercahaya, mereka juga tidak bisa keluar dari cahaya tersebut.
"cahaya apa ini. " ucap rahardiki dengan kesal karena tidak bisa bergerak.
"rahardiki lihatlah, cahaya ini membentuk segitiga dan di setiap sisinya ada cahaya terang seperti bola. " kata diona sambil memperhatikan sekitarnya.
"kau sepertinya menyadarinya, nona, aku telah mengaktifkan cahaya segitiga bintang. " kata jubah hitam.
"kau benar, itu adalah bola bintang segitiga yang selama ini kami kumpulkan, sensei. " kata jubah hitam sambil membuka penutup kepalanya.
"kau,...... " ucap rahardiki yang melihat dia adalah salah satu muridnya setelah itu menghilang sebelum mengucap namanya.
akhirnya rahardiki dan seluruh pasukannya yang ada di antara cahaya segitiga itu pun menghilang, saat menghilang, bola bintang segitiga yang ada di setiap sisinya juga terhempas jauh entah kemana, lalu pasukan yang tersisa yang melihat kejadian tersebut langsung panik dan melarikan diri, tapi sebagian besar pasukan yang melihat kejadian tersebut langsung di bunuh oleh jubah hitam dengan cepat dan tanpa ampun.
"sepertinya masih ada beberapa pasukan yang selamat, tapi ya sudahlah, mereka tidak akan bisa menjelaskannya dengan rinci, sepertinya sekarang aku akan pergi mencari ketiga bola itu lagi, merepotkan saja. " kata jubah hitam setelah itu menghilang entah kemana dan tidak pernah muncul lagi.
-------------------------------------------
setelah perang besar telah usai......
di taman, zeyra dan teman-temannya terlihat murung dan sedih karena hilangnya rahardiki gurunya.
"aku tidak menyangka jika sensei hilang. " ucap sita dengan sedih.
"menurut saksi mata yang selamat, sensei dan beberapa pasukan yang terkena cahaya tiba-tiba saja menghilang. " kata zeres dengan resah.
"kita harus melakukan permintaan terakhir dari sensei, ayo semuanya. " pinta zeyra setelah menghela nafas.
__ADS_1
"kau benar. " ucap ziran.
setelah itu zeyra dan teman-temannya pun mendatangi ruang rahasia milik rahardiki dan membukanya dengan kunci yang diberikan olehnya seperti yang diminta, lalu saat membukanya, ruangan tersebut terlihat kosong dan dimeja hanya terdapat sepucuk surat yang ditulis oleh rahardiki dan diona, isi surat tersebut adalah pembagian daerah di negara stolama kepada zeyra dan teman-temannya.
--------------------------------------------
isi surat tersebut.
"murid-murid ku, kalian sudah tumbuh besar dan menjadi seorang ninja kota yang hebat, jika kalian membaca surat ini berarti aku sudah tiada, oleh karena aku mempunyai permintaan terkahir untuk kalian, yaitu, pdkk, (pembagian daerah kepemimpinan kota). " tulisan dari rahardiki.
kota zenai dipimpin oleh zeyra.
kota Sonase dipimpin oleh zeres.
kota gurun dipimpin oleh ziran.
kota angin dipimpin oleh nozen.
kota kutub Utara dipimpin oleh baron.
kota kutub selatan dipimpin oleh nirane.
kota air dipimpin oleh zedas.
kota ombak dipimpin oleh dyra.
kota cahaya dipimpin oleh sizend.
kota kegelapan dipimpin oleh valen.
kota bunga dipimpin oleh Rosa.
"bagi murid murid ku yang tidak memimpin kota, kalian sudah bebas untuk melakukan apa saja, tapi kalian harus tetap berada di jalan yang benar, cahaya akan menuntun kalian ke masa depan, berjuanglah. " tulisan dari diona.
-------------------------------------------
setelah membaca surat tersebut berserta peta yang ada didalamnya yang menunjukkan lokasi dan daerah kepemimpinannya, zeyra pun langsung berdiri, lalu mengatakan.
"kita lakukan semua ini untuk sensei, kita tidak boleh menyia-nyiakan pengorbanan yang dilakukan rahardiki sensei dan diona sensei, karena itu, kita lakukan mulai saat ini sampai seterusnya. " teriak zeyra yang memicu semangat teman-temannya.
"kau benar zeyra, kami semua akan berjuang sebaik mungkin, benar begitu, teman-teman. " kata zeres menyemangati teman-temannya.
semuanya pun langsung melupakan kesedihannya dan kegelisahannya untuk terus maju melangkah menuju masa depan......
(cerita masa lalu raja api pun selesai.....)
__ADS_1
BERSAMBUNG...........