Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
battle arena (3) Monster bayangan


__ADS_3

episode 17


"sekarang kita mulai battle yang ketiga, gacha dengan lawannya bari, silahkan kalian berdua menempati posisi masing masing. " kata niver sensei dengan keras.


"aku tidak pernah melihat kekuatanmu sebelumnya, " kata bari melihat gacha.


"nanti, kau juga akan melihatnya. " ucap gacha sambil memejamkan matanya.


"sombong sekali kau, baiklah, kita buktikan siapa yang lebih unggul. " kata bari ngotot.


"baiklah, terserah kau saja. " ucap gacha dengan tenang.


"baiklah, siap, mulai !!, " ucap niver sensei dengan keras.


gacha dan bari pun akhirnya memulai pertarungan, bari menyerang gacha duluan menggunakan bola ular, tetapi serangan itu terlalu lambat sehingga memudahkan gacha untuk menghindari serangan itu tanpa melangkah hanya menggelengkan kepalanya saja.


"seranganmu itu terlalu lambat. " ucap gacha sambil menghindari serangan bari yang bertubi-tubi.


"sial, " ucap bari sambil menghentikan serangannya kepada gacha.


"sebenarnya apa yang dipikirkan gacha itu. " kata Ardian dengan heran.


"kakakku, dia itu mempunyai kekuatan yang berbahaya, " kata gacha.


"berbahaya ?, aku tidak pernah tahu kekuatan nya seperti apa, dia juga tidak pernah menunjukkan kekuatannya di sekolah ninja kan ?. " kata Ardian.

__ADS_1


"kau benar Ardian, gacha dia itu adikku yang sangat misterius, di rumah, kami juga jarang berbicara dengannya, dan dia juga jarang sekali tersenyum atau bahkan tertawa, setiap hari dia hanya melakukan meditasi kekuatan untuk bisa berkontak dengan monster yang ada di dalam dirinya. " kata Opel.


"apa monster, gacha punya monster. " ucap Ardian dengan terkejut.


"ya, dia tidak mau jika seseorang tahu, dirinya mempunyai monster di sekolah ninja, maka dari itu dia tidak pernah menunjukkan kekuatannya karena dia menyimpan rahasia monster itu, nama monster itu adalah monster bayangan. " kata gicha.


"begitu ya. " ucap Ardian sambil melihat gacha yang masih bertarung dengan bari.


"cih, kalau begitu apa boleh buat, akan keluarkan kekuatan terbesarku, Trio ular datanglah. " kata bari sambil menghentakkan kakinya untuk memanggil ular raksasanya.


"sekarang kau ingin serius, kalau begitu baiklah, Monster bayangan keluarlah. " kata gacha sambil menghentakkan kakinya untuk memanggil monster bayangannya.


"apa ?, ternyata selama ini monster bayangan ada didalam diri gacha, " kata niver sensei.


"apa kau baru tahu, bukankah dia itu muridmu seharusnya kau sudah tahu kan. " kata Kirana sensei.


"begitu, maaf jika kau yang harus mengurusnya sendiri. " kata Kirana sensei sambil tersenyum.


"eh, tidak, tidak masalah kok, ini sudah menjadi tugasku sebagai guru. " kata niver sensei ragu.


"apa ?, pertarungan antar monster, bagaimana kalau arena ini akan hancur. " kata Ardian dengan khawatir.


"tidak, itu tidak akan terjadi, " ucap Opel.


"apa maksudmu. " ucap Ardian dengan heran.

__ADS_1


"monster mereka masih tingkat kekuatan rendah, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. " kata Opel.


"begitu ya, " ucap Ardian.


gacha dan bari terus beradu monster di arena sampai mereka berdua memutuskan menggunakan kekuatan terakhirnya.


"baiklah, kita akhiri ini saja, trio ular gunakan gumpalan bola bisa ular. " ucap bari yang sudah tidak sabar untuk mengakhirinya.


"hmp, udah aku tunggu kau bilang begitu, ayo, monster bayangan, bola bayang penyerap. " ucap gacha.


kekuatan mereka berdua pun dilepaskan, tetapi kekuatan gacha lebih unggul karena bola bayang itu menyerap gumpalan bisa ular milik bari, akhirnya trio ular itu terkena bola bayang milik gacha sehingga langsung menghilang, bari terpental karena masih terkena serangan milik gacha lalu terjatuh.


"bagaimana ?. " ucap gacha sambil perlahan membuka matanya yang hitam berkelip.


"aku tidak pernah bertarung seperti itu sebelumnya, kau mempunyai mata yang sangat indah gacha, aku mengaku kalah. " kata bari sambil tersenyum.


"eh, benarkah begitu, terimakasih, baru pertama kali ada orang yang mengatakan mataku indah. " kata gacha.


"begitu ya. " ucap bari sambil berdiri.


"teruslah berusaha. " ucap gacha sedikit tersenyum sambil berjalan keluar arena.


"dia itu gadis yang sangat misterius. " ucap bari sambil berjalan keluar arena.


"baiklah, pertarungan ketiga telah selesai, yang di menangkan oleh gacha, " kata niver sensei.

__ADS_1


(gacha aku percaya kepadamu kalau kau lah yang akan mewarisi kekuatan terbesar milik ibu, monster bayangan !!.) kata terakhir Opel sambil melihat gacha yang baru saja duduk.


BERSAMBUNG............


__ADS_2