Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Kebencian yang terkubur dan jalan yang dipilih naga petir


__ADS_3

Episode 170


sementara itu Nizar dan naga petir yang masih di atas langit, saling memandangi dengan ekspresi serius


"ingatanku yang samar-samar, melihat banyak manusia yang mencoba ingin membunuh ku untuk mendapatkan sebuah kekuatan, setidaknya itulah yang kuingat, tapi jika aku mempercayai nya hanya dengan ingatan ku yang belum jelas, aku sangat bodoh karena belum mendapatkan bukti yang nyata, jika bukan karena anak ini dan pengendali naga itu, aku mungkin sudah melupakan keyakinan ku yang lama terkubur didalam kebencian ku. " kata nata petir yang masih saling tatap menatap dengan Nizar.


"naga petir, yang menentukan jalan mu adalah kau sendiri, aku tidak berhak memutuskan keinginan mu, tapi jika kau masih menjadi musuh bagi manusia, aku akan menghentikan mu walaupun nyawaku taruhan nya. " kata Nizar sambil tersenyum kecil dengan keadaannya yang sempoyongan karena hampir tidak kuat menahan arus listrik di kaki nya.


"walaupun kau tahu kalau itu sia-sia, kenapa, kenapa kau melakukan hal sejauh itu ?. " tanya naga petir dengan heran.


"karena kakek ku telah memberikan ku tanggung jawab untuk menjaga mu sampai ujung nyawa, aku tidak akan menyia-nyiakan perjuangannya untuk mendamaikan dunia ini, tapi sebelum itu aku harus mencegah siapapun yang menjadi musuh bagi manusia, karena aku tahu mana yang benar dan mana yang salah. " kata Nizar yang kemudian terjatuh karena tidak kuat menahan kaki nya yang dari tadi menahan arus listrik.


ditengah menyadarinya, Nizar pun terjatuh dari langit dengan kondisi kemas.....


"sepertinya ini adalah akhir yang pantas untuk seorang pengendali naga, benarkan, Kakek dan juga maafkan aku, kakak, aku sudah berusaha keras di kesempatan terakhir ku ini. " kata Nizar saat dalam keadaan terjun bebas dari atas langit dengan kondisi nya yang lemas karena tidak kuat menahan arus listrik di kaki nya.


lalu tiba-tiba naga petir yang dari tadi hanya diam melihatnya, dengan cepat menangkap Nizar menggunakan tangan nya, lalu perlahan-lahan naga petir pun membuka genggaman tangan nya, terlihat Nizar yang hampir pingsan tak berdaya, kemudian Nizar yang melihat wajah naga petir didepan matanya, seketika tersenyum kecil sambil mengulurkan tangannya dengan mengepalkan nya.


"sampai kapanpun, aku tidak akan pernah membenci mu. " kata Nizar sambil tersenyum kecil kemudian pingsan.


lalu setelah naga petir mendengar perkataan Nizar, yang sebelumnya hanya berekspresi datar dan ragu seketika langsung tersenyum kecil lalu menggenggam Nizar yang ada ditangannya itu, sementara itu Ardian yang berdiri di atas perut naga api, melihat ke arah naga petir yang mendatangi mereka berdua....


"aku sudah cukup puas dengan pertarungan ini, Ardian. " kata naga api yang terbaring lemas setelah jatuh dari langit.


"syukurlah kalau begitu. " ucap Ardian yang berada di atas perut naga api kemudian berdiri dan turun dari atas perut naga api saat melihat naga petir mendatangi nya.


lalu saat naga petir mendarat didepan Ardian dan naga api, ia pun menaruh Nizar yang pingsan didepan Ardian dengan pelan.

__ADS_1


"Nizar. " ucap Ardian saat mendekati nya dengan khawatir saat melihat kondisi Nizar.


di situ terlihat naga api masih memasang ekspresi waspada kepada naga petir yang berada didekatnya.


"tenanglah, dia hanya pingsan karena terlalu banyak menerima arus listrik ditubuh nya. " kata naga petir sambil memejamkan kedua matanya dengan ekspresi tenang.


"naga petir, apakah kau yang menolong nya ?. " tanya Ardian dengan ekspresi biasa.


"huh, sebelum itu maafkan aku, aku telah hilang kendali karena kebencian ku yang terpendam, aku tidak mempunyai bukti untuk menyalahkan semua manusia, tapi aku juga tidak bisa mempercayai siapapun, aku tidak tahu harus apa sekarang dan dengan siapa aku percaya, setiap kali aku memikirkan itu kebencian ku meluap, jika adikmu tidak mempunyai keberanian langsung berbicara kepada ku saat kebencian ku meluap, mungkin saja aku tidak akan bisa mengingat kembali tujuan pertama ku. " kata naga petir sambil menghela nafasnya dengan ekspresi tenang.


"tujuan pertama. " ucap Ardian yang penasaran.


"ya, tujuan pertama ku adalah untuk bisa mengingat mengingat kembali masa lalu ku dengan jelas dan juga hidup dengan adil di dunia ini. " kata naga petir.


"sejujurnya aku masih belum bisa mempercayai mu, tapi aku juga mempunyai tujuan yang sama dengan mu, mengingat kembali masa lalu ku, itu adalah hal yang kupikirkan sejak aku sadar. " kata naga api.


"mendamaikan dunia, dengan kekuatan mu sekecil itu apakah kau mampu melakukannya ?. " tanya naga petir sambil tersenyum kecil.


"hehe, walaupun saat ini masih tidak ada apa-apa nya, suatu saat nanti aku pasti akan menjadi lebih kuat dengan terus berlatih, aku tidak akan tenang selama dunia ini belum damai. " jawab Ardian dengan bersemangat.


"kau bermulut besar juga ya, aku setuju dengan pendapat mu itu. " kata naga petir.


"sekarang kau berubah pikiran ya. " ucap naga api.


"berisik, kau sendiri sampai kapan terus berbaring seperti bayi disitu. " kata naga petir yang melawan perkataan naga api itu.


"apa katamu. " ucap naga api yang terbawa emosi.

__ADS_1


"sudahlah kalian berdua, pertengkaran nya sudah selesai, jadi naga petir, apa yang akan kau lakukan sekarang ?. " tanya Ardian dengan ekspresi serius.


"hmp, untuk sementara waktu, aku akan kembali ke tubuh adik mu itu untuk tidur, aku sudah lelah dengan semua ini. " jawab naga petir sambil tersenyum kecil dengan ekspresi dingin.


"baguslah kalau begitu, tidurlah yang nyenyak. " kata Ardian sambil tersenyum senang.


lalu naga petir pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke tubuh Nizar menjadi seperti asap masuk kedalam perut Nizar dengan perlahan-lahan.


"selesai sudah. " ucap Ardian yang langsung terduduk dengan kelelahan setelah itu.


"Ardian, kau sudah lebih berkembang. " kata naga api sambil tersenyum kecil melihat Ardian.


"huh, benarkah. " ucap Ardian dengan ekspresi datar.


"lupakan saja, aku akan kembali ke dalam tubuh mu sekarang. " kata naga api yang bersiap untuk kembali ke dalam tubuh Ardian.


"sekarang. " ucap Ardian.


"ya, dan juga untuk sementara aku tidak bisa keluar dari tubuh mu, mungkin membutuhkan waktu yang lama untuk ku bisa pulih kembali, begitu juga dengan naga petir, dia tidak akan bisa keluar untuk sementara waktu yang agak lama setelah kembali kedalam tubuh Nizar dengan kondisi nya itu, tapi tenang saja, saat perang nanti, aku pasti bisa pulih kembali. " kata naga api yang kemudian masuk ke dalam tubuh Ardian dengan perlahan-lahan.


"begitu ya, sayang sekali, padahal aku ingin berbicara lama dengan mu saat berada di luar tubuh ku, tapi mau bagaimana lagi ya. " kata Ardian yang memaklumi nya.


"pesan ku sebelum itu, jagalah nyawa mu baik-baik, ingat, aku tidak bisa membantu mu untuk sementara ini, jadi berhati-hatilah. " kata naga api yang meninggalkan pesan terakhir nya.


"aku mengerti, jangan khawatir, sebelum tujuan ku bisa terwujud, aku tidak akan mati semudah itu, naga api. " kata Ardian untuk terakhir kalinya berbicara dengan naga api.


lalu tidak lama kemudian raja api bersama dengan Legis dan teman-teman yang lainnya pun datang menemukan Ardian dan Nizar di situ.

__ADS_1


BERSAMBUNG...........


__ADS_2