Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Pertarungan naga yang sudah ditakdirkan


__ADS_3

Episode 166


lalu beberapa saat kemudian setelah Nizar dikalahkan didalam alam bawah sadar nya, naga petir itu perlahan-lahan keluar dari perut Nizar membentuk aura petir yang sangat kuat.


"naga nya akan keluar. " kata gacha didalam hatinya yang terus memperhatikan ke arah Nizar


"apa tidak ada cara lain untuk menghentikan nya, berfikir lah, apa yang harus kulakukan. " kata Ardian yang kebingungan memikirkan cara untuk menghentikan nya itu.


lalu setelah segel didalam tubuh Nizar sudah benar-benar hancur, naga petir itu pun langsung keluar dari tubuh Nizar dengan cepat terbang ke atas, kehadirannya di atas awan juga mempengaruhi cuaca yang tiba-tiba saja mendung.


"kita gagal mengentikan nya. " ucap Ardian yang terlihat pasrah saat melihat naga petir yang sudah keluar sepenuhnya dari tubuh Nizar dan terbang ke atas awan.


sementara itu raja api, Legis dan teman-teman lainnya yang melihat naga petir di atas awan mendung, langsung terkejut dan mengentikan langkah kaki mereka melihat naga petir itu.


"tidak mungkin. " ucap Legis yang pertama melihatnya lalu berhenti berlari.


"ada apa Legis ?. " tanya Opel yang ikut mengentikan langkah kakinya.


"itu, naga petir. " jawab Legis yang terlihat kaku saat melihat naga petir itu dengan jelas di atas awan.


semuanya pun langsung menoleh ke atas awan dan terkejut.


"Ardian. " kata raja api didalam hatinya yang langsung terus berlari mencari Ardian dengan ekspresi khawatir.


seketika, Legis dan yang lainnya pun langsung mengikuti raja api dari belakang, lalu sementara itu Ardian pun langsung berlari menghampiri Nizar yang tergeletak lemas itu dan memeriksa kondisinya.


"Nizar, bertahanlah, kumohon bangunlah. " kata Ardian yang berusaha menyadarkan nya.


"kakak, aku sangat lemah ya, kukira akan semudah itu mengendalikan naga seperti kakak. " ucap Nizar sambil tersenyum kecil dengan kondisinya yang lemas itu.

__ADS_1


"tidak, kau itu kuat Nizar, aku merasakan kebencian dari naga petir itu lebih kuat dari naga api, kalau aku menjadi kau, mungkin aku juga akan mengalami hal yang seperti mu saat ini, kau sudah berusaha, beristirahatlah saja, biar aku yang akan mengurus sisa nya. " kata Ardian yang membalas perkataan Nizar sambil tersenyum kecil kemudian melihat ke arah naga petir itu.


"kakak, maaf, dan berhati-hatilah. " ucap Nizar yang kemudian pingsan.


"hmp, kau tidak perlu meminta maaf segala. " kata Ardian sambil tersenyum kecil lalu mengangkat Nizar dan menempatkan nya ke tempat yang lebih aman.


lalu setelah itu, Ardian pun membulatkan tekadnya untuk melawan naga petir itu dengan ekspresi serius.


"aku tidak akan menyia-nyiakan perjuangan yang dilakukan oleh Nizar didalam alam bawah sadar nya. " kata Ardian yang membulatkan tekadnya.


"jadi, apakah kau akan melawan naga petir itu ?. " tanya gacha dengan ekspresi tenang yang dari tadi melihat Ardian dari belakang.


"ya, tentu saja, aku ingin mengajar naga petir itu. " kata Ardian dengan ekspresi serius diiringi suara petir yang menggelegar di atas awan.


"sudah kuduga kau pasti akan mengambil keputusan itu, tapi aku tidak bisa banyak membantu mu bertarung dengan naga petir itu, jadi sebaiknya kau berhati-hatilah. " kata gacha sambil memejamkan kedua matanya.


"hmp, tidak masalah, selesaikan lah semuanya dengan tuntas, Ardian. " kata gacha yang membalas ucapan Ardian dengan tersenyum kecil.


lalu setelah itu di waktu yang sama, naga api tiba-tiba saja berbicara kepada Ardian.


"Ardian, jangan lupa kalau aku ada di pihak mu. " kata naga api dengan tenang.


"naga api, kau bersedia membantuku ?. " tanya Ardian didalam hatinya dengan senang saat naga api tiba-tiba saja berbicara dengan nya.


"hmp, jangan salah paham dulu, walaupun sesama naga, aku tidak memiliki hubungan apapun dengan nya, akhirnya aku menemukan juga lawan yang sepadan. " kata naga api sambil tersenyum kecil dan bersemangat.


"ya, ayo kita lakukan bersama, naga api. " kata Ardian didalam hatinya dengan bersemangat.


lalu tidak lama kemudian, Ardian tiba-tiba saja mengeluarkan aura api yang mengelilingi tubuhnya, bersamaan dengan pedang api yang seketika muncul dari kobaran api di tangan kanannya.

__ADS_1


"(aku merasa bertambah kuat sekarang, dengan kekuatan ini, aku akan mengalahkan naga petir dan membuka matanya lebar-lebar). " kata Ardian didalam hatinya yang masih proses memperkuat tubuh nya.


"(kekuatan itu adalah kekuatan yang hanya dimiliki oleh mu, Ardian, aku percaya, kau bisa mengalahkan naga petir itu sebagai seorang pengendali naga). " kata gacha didalam hatinya yang melihat Ardian yang masih memperkuat tubuhnya itu.


beberapa saat kemudian naga petir merasakan kekuatan yang tidak asing baginya dari arah Ardian.


"anak itu, kekuatan apa yang dia keluarkan itu, sepertinya tidak asing bagiku, kalau tidak salah aku pernah merasakan nya, tapi aku lupa dimana. " kata naga petir itu saat merasakan kekuatan yang tidak asing untuk nya dari arah Ardian.


lalu beberapa saat kemudian, Ardian pun berhasil menyempurnakan kekuatan naga itu untuk menyatu dengan nya walaupun membutuhkan waktu yang agak lama, seketika Ardian pun mengeluarkan sebuah sayap api dari punggungnya yang terbuat dari kobaran api, serta matanya yang berkobar api menunjukkan semangat nya.


"(Ardian sudah menyatu dengan naga nya, aku tidak tahu bagaimana dia melakukannya, tapi mungkin dengan kekuatan itu, dia bisa mengimbangi kekuatan naga petir yang luar biasa itu). " kata gacha didalam hatinya yang melihat perubahan wujud Ardian itu.


"sekarang kau sudah terhubung dengan ku, energi tubuh mu akan 2x lipat terus berkurang tiap menitnya, walaupun begitu, kekuatan mu tidak ada batasnya, kurasa itu sudah cukup untuk menyamai kekuatan naga petir itu yang juga tidak ada batasnya, hanya masalah waktu saja kau bisa bertahan dengan wujud ini, jadi gunakanlah waktu sebaik mungkin. " kata naga api didalam alam bawah sadar nya yang memberinya nasehat.


"aku mengerti, naga api, ayo kita lakukan. " kata Ardian didalam alam bawah sadarnya.


"ya. " ucap naga api itu sambil memejamkan matanya.


kemudian setelah beberapa saat berbicara dengan naga api didalam alam bawah sadarnya, Ardian pun langsung membuka kedua matanya, lalu terbang ke atas awan dengan mengepakkan kedua sayapnya itu dan menghampiri naga petir di atas awan mendung.


"siapa kau sebenarnya, bocah, kenapa kau bisa memiliki sayap ?. " tanya naga petir dengan ekspresi serius


"namaku adalah Ardian, aku tidak akan memaafkan mu karena sudah melukai adik ku. " jawab Ardian yang membalasnya dengan tatapan serius.


"hmp, jadi bocah itu adalah adik mu, dan kau adalah kakaknya, menyedihkan sekali, aku akan membunuh kalian berdua bersama dengan semua manusia yang ada disini. " kata naga petir sambil tersenyum sombong.


"aku akan membuka mata mu lebar-lebar, naga petir. " kata Ardian sambil mengarahkan pedang api nya ke arah naga petir dengan ekspresi serius.


BERSAMBUNG..............

__ADS_1


__ADS_2