Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Hilangnya jaylain dan pelatihan pengendalian naga


__ADS_3

Episode 162


setelah gacha menceritakan semuanya kepada Ardian didalam ruangan yang sepi........


"Ardian, sekarang katakan kepada ku, apa yang harus kulakukan ?. " tanya gacha yang masih memasang ekspresi sedih.


"aku mengerti perasaan mu, jaylain melakukan itu pasti untuk kita semua, dia tidak peduli dengan perang nya, yang menjadi tujuan nya hanyalah menyelesaikan konflik ini secepat mungkin, tapi tidak ku sangka dia nekat melakukannya. " jawab Ardian.


"kurasa dia memang seperti itu sejak dulu, tapi aku akan berusaha mempercayai nya sebagai teman lama. " kata gacha yang sudah lebih baik.


"baguslah kalau begitu. " kata Ardian yang berbalik badan hendak keluar dari ruangan.


"tunggu. " ucap gacha yang terlihat ingin mengatakan sesuatu.


"ada apa ?. " tanya Ardian mengentikan langkah kakinya.


gacha pun mendekati Ardian lalu mengulurkan tangannya dengan ekspresi serius.


"ulurkan tanganmu. " kata gacha yang hendak memberikan sesuatu.


Ardian pun mengulurkan tangannya.


"mungkin suatu saat ini akan berguna. " kata gacha setelah memberikan sesuatu kepada Ardian.


lalu gacha pun keluar dari ruangan setelah memberikan sebuah bongkahan batu hitam kepada Ardian.


"batu hitam. " ucap Ardian yang melihat batu hitam yang di bawa nya itu.


kemudian Ardian pun kembali ke kelas dan menyimpan bongkahan batu hitam itu di saku nya, lalu saat berada di dalam kelas.........


"kelihatan nya jaylain tidak berangkat. " kata Legis.


"ya, sebenarnya ada apa dengan nya ya. " kata Opel yang merasa penasaran.


"sejak kembali ke kota zenai, dia tiba-tiba menghilang. " kata Pingo.


Ardian yang mendengarnya hanya pura-pura diam dan tidak berkomentar apapun, Rowi yang melihat sikap Ardian tidak seperti biasanya merasa ada keanehan tampak jelas di wajahnya, lalu saat di jam istirahat, Rowi mengajak Ardian untuk pergi ke atap sekolah berbicara dua mata dengan nya.....


"Ardian, bisakah kau ikut aku ke atap sekolah. " pinta Rowi dengan ekspresi serius.

__ADS_1


"(apa jangan-jangan Rowi ingin membicarakan tentang hilang nya jaylain, sejujurnya aku ingin mengindari nya tapi saat ini aku tidak bisa menolak permintaan nya ini, tidak ada pilihan lain selain menurutinya saat ini). " kata Ardian didalam hatinya sambil berfikir sejenak.


"(sudah kuduga sikap nya berbeda dari biasanya). " kata Rowi didalam hatinya yang dari tadi terus memperhatikannya.


"baiklah. " ucap Ardian.


kemudian mereka berdua pun pergi ke atap sekolah berbicara empat mata.......


"Rowi, apa yang ingin kau bicarakan ?. " tanya Ardian dengan tatapan serius.


"sudah kuduga sikap mu berbeda dari biasanya. " kata Rowi yang dari tadi memperhatikan nya.


setelah mendengar perkataan Rowi, Ardian terkejut dan hanya diam tidak memberi tanggapan.


"apa mungkin kau tahu sesuatu mengenai hilang nya jaylain itu ?. " tanya Rowi


"ya, aku tahu semua dari gacha. " jawab Ardian yang berusaha untuk tetap tenang.


setelah itu Ardian pun memberitakan semuanya kepada Rowi.


"jadi begitu. " ucap Rowi setelah mendengarkan semua dari Ardian.


"Rowi, sebelum jaylain pergi, apakah dia berkata sesuatu kepada mu ?. " tanya Ardian.


"kelihatan nya dia sudah ingin mengakhiri semua ini, kita juga tidak bisa terus bergantung informasi kepadanya, karena itu kita akan membatu nya sebisa kita, kita adalah seorang ninja kota zenai saat ini. " kata Ardian dengan bersemangat.


"hmp, itu baru Ardian yang kukenal. " kata Rowi yang mengakhiri pembicaraan mereka.


lalu setelah pulang sekolah, Ardian berbaring di sofa sambil memikirkan kepergian jaylain itu.


"(apakah suatu saat nanti aku bisa menyelamatkan jaylain ya). " kata Ardian didalam hatinya.


"kakak, kau bilang ingin mengajari ku hari ini, ayo kita ke hutan sekarang. " kata Nizar yang mengejutkan Ardian dari belakang sofa.


"jangan membuat ku terkejut begitu, apakah harus sekarang ?. " tanya Ardian yang agak terkejut.


"ya, kakak sudah berjanji akan mengajari ku waktu di kota sonase kan. " jawab Nizar.


"sebelum itu dimana defa ?. " tanya Ardian yang masih berbaring santai.

__ADS_1


"sepertinya dia sedang pergi bersama paman. " jawab Nizar.


"baiklah kita pergi sekarang. " kata Ardian kemudian berdiri dari sofa.


mereka berdua pun akhirnya pergi ke hutan untuk melakukan latihan pengendalian naga yang ingin dilakukan Nizar, lalu secara kebetulan raja api bertemu dengan mereka berdua.


"raja api. " ucap Ardian saat bertemu dengan raja api.


"apakah kalian hendak berlatih di siang hari ini ?. " tanya raja api.


"ya, sebenarnya Nizar memintaku untuk melatih nya mengendalikan naga nya. " jawab Ardian.


"kalau begitu aku juga akan mengawasi nya. " kata raja api yang langsung memasang ekspresi serius.


"huh. " ucap Ardian terkejut saat mendengar perkataan raja api itu.


"jika melakukan latihan seperti itu, seharusnya kau memberitahu ku terlebih dahulu, aku tidak ingin naga itu lepas kendali di kota zenai ini. " kata raja api.


"maaf, aku tadinya sempat berfikir untuk memberitahu anda, tapi kukira anda akan sibuk dengan perkejaan didalam kerajaan. " kata Ardian.


"keselamatan kota jauh lebih penting dari pada perkejaan ku saat ini, aku tidak ingin kejadian itu terulang kembali saat jubah hitam meratakan kota ini dengan naga nya. " kata raja api.


"jubah hitam. " ucap Ardian.


"ya, aku sudah pernah menceritakan nya kepada mu kan waktu itu, dia seorang pengendali naga yang sama seperti kalian berdua, tapi setelah dia meratakan kota zenai, dia sudah menghilang entah kemana. " kata raja api.


"kelihatannya dia orang yang misterius. " kata Nizar.


"yah, bisa dibilang begitu, intinya aku tidak ingin kejadian yang dulu terulang kembali, aku tidak ingin membuat penduduk kota zenai trauma dengan masa lalu itu. " kata raja api.


"trauma. " ucap Ardian yang tiba-tiba saja teringat dengan nenek nya di kota lesar.


"itulah ku khawatirkan, maka dari itu aku akan mengawasi latihan kalian. " kata raja api.


"aku, aku juga tidak ingin melihat seseorang trauma lagi dengan masa lalu nya sama seperti di kota lesar, Nizar, apakah kau masih akan tetap akan melakukan latihan mengendalikan naga ?. " tanya Ardian dengan ekspresi serius.


"ya, melihat kakak waktu di kota lesar, aku sudah membulatkan tekad ku sejak lama. " jawab Nizar yang membalasnya dengan ekspresi serius.


"kalau begitu tidak ada pilihan lain, aku juga akan membatu mu sebisa mungkin, untuk pertama-tama kau harus masuk kedalam alam bawah sadar mu dan berbicara dengan nya, cara untuk bisa mengendalikan naga adalah dengan perasaan dan hati, itu yang harus kau lakukan sendiri, aku tidak bisa membantu mu berbicara dengan naga yang ada didalam tubuh mu itu, jadi kau harus bisa terhubung dengan nya, ingat itu baik-baik, Nizar. " kata Ardian yang memberikan penjelasan panjang lebar.

__ADS_1


"ya, aku akan berusaha. " ucap Nizar yang terlihat sangat serius dan bersemangat.


BERSAMBUNG................


__ADS_2