Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Kota di daerah terlarang


__ADS_3

Episode 188


sementara itu di jalur kiri, razord, Nizar dan Alan yang masih dihadang oleh Golem kristal.


"huh, sepertinya rekan-rekan ku sudah dikalahkan. " kata Golem kristal itu dengan ekspresi kesal ketika merasakan kekuatan penghubung nya tiba-tiba saja terputus.


"hmp, aku yakin kami semua bisa mengalahkan kalian, walaupun di jalur yang berbeda, mereka pasti bisa melewati semua rintangan. " kata Alan sambil tersenyum kecil.


"bersiaplah kau Golem kristal, kami pasti bisa mengalahkan mu. " kata Nizar dengan percaya diri.


"coba saja !!. " ucap Golem kristal itu sambil melempari mereka dengan batu kristal yang berasal dari tubuhnya.


seketika itu mereka bertiga pun langsung menghindar dengan berguling kesamping dibalik batu.


"cih, mau sampai kapan kalian bersembunyi di situ !!. " kata Golem kristal itu yang semakin membabi buta serangannya ke segala arah.


"kita tidak bisa terus bersembunyi di sini, kak razord, apakah kau punya ide ?. " tanya Alan.


"ya, sepertinya ini kesempatan kita menyerang nya dengan cepat, dia sudah tidak sekuat sebelumnya, aku punya teori jika dia saat ini ketakutan kalau kita menyerang nya langsung, seharusnya kristal itu lebih mudah dihancurkan, berbeda dengan emas ataupun besi, pada dasarnya pertahanan fisik kristal itu hampir setara dengan kaca tapi agak lebih tebal karena zat penyusunnya itu, kita akan menyerangnya langsung setelah aku memberikan aba-aba, kalian mengerti. " kata razord yang menjelaskan panjang lebar.


"ya. " ucap Alan dan Nizar.


lalu beberapa saat kemudian, Golem kristal itu pun berhenti menyerang membabi buta sekelilingnya dan di saat itulah razord, Alan dan Nizar maju bersama-sama menyerang Golem kristal itu secara langsung.


"ini kesempatan kita, maju semua. " kata razord yang memimpin penyerangan nya dan memberikan aba-aba.


"tidak, tidak, jangan mendekat. " ucap Golem kristal itu yang langsung memasang ekspresi panik dan ketakutan.


"kita lakukan serangan kombinasi. " ujar razord yang sudah siap menyerangnya.


"ya. " ucap Alan dan Nizar yang juga sudah siap menyerang.


"serangan Sambaran petir jarak dekat !!. " teriak Nizar dengan kecepatan petir nya menyerang Golem kristal itu menggunakan cakaran petir nya secara beruntun.


"aaarrrghhh. " teriak Golem kristal itu yang pertahan fisik nya terbuka lebar setelah menerima serangan Nizar itu.

__ADS_1


"nice Nizar, rasakan ini Golem kristal, Akar penjerat !!. " ucap Alan yang menahan pergerakan Golem kristal itu dengan tumbuhan akar penjerat nya sehingga ia tidak bisa memperkuat pertahanan fisik nya lagi.


"hmp, pertahanan fisik mu sudah terbuka lebar Golem kristal, sejujurnya kekuatan mu itu cukup besar untuk menghadang kami bertiga, tapi pertahanan mu itu sangat lemah dari Golem yang lain, aku akan menyelesaikan nya sekarang juga, terimalah ini, Spirit penghancur !!. " kata razord yang langsung melompat dan menghancurkan Golem kristal itu menggunakan kekuatan spiritnatural nya dengan pukulan tangan kanannya.


"tidak, aku tidak ingin kalah sampai disini, tidaaaaakk !!." teriak Golem kristal itu sebelum hancur berkeping-keping menjadi pecahan kristal yang bertebaran.


"huh, akhirnya selesai. " ucap Alan yang langsung terbaring kelelahan setelah itu.


"ayo, kita tidak punya waktu untuk beristirahat, mereka pasti sudah menunggu kita. " kata razord yang melanjutkan perjalanan nya dengan membuka gerbang keluar tempat pertambangan itu.


Sementara itu di sebuah kastil yang menjadi pusat dari daerah terlarang itu........


"hmp, sepertinya mereka sudah berhasil mengalahkan ketiga penjaga tidak berguna itu. " kata pemimpin makhluk astral itu yang penampilannya masih misterius sambil tersenyum kecil.


"tuan, apa rencana anda selanjutnya, apakah anda akan turun tangan ?. " tanya wakilnya yang setia itu.


"tidak, aku akan membiarkan mereka bersenang-senang di wilayah ku terlebih dahulu, setelah itu saat tiba waktunya, mereka akan merasakan ketakutan yang sangat mengerikan serta mereka akan menyesali nya akibat menginjakkan kakinya di wilayah ku ini. " kata pemimpin makhluk astral itu dengan ekspresi yang menakutkan.


I-------------------------------------------I


sementara itu di kelompok Ardian......


"huh, apa ini, distrik No 3. " ucap Opel yang membaca papan letak tempat mereka berada.


"sepertinya nama itu adalah tempat kita berada saat ini, cukup merepotkan juga wilayah ini. " kata Legis.


"selain itu, tempat ini juga sangat besar dan luas seperti kota, bagaimana caranya kita menemukan mereka. " kata Ardian sambil menghela nafas nya.


I-------------------------------------------I


Sementara itu kelompok Kana........


"kita benar-benar tidak beruntung, di sekitar sini banyak makhluk astral yang sedang berkumpul. " kata Kana yang bersembunyi di semak-semak bersama dengan gacha, Zela dan Seina mengintai dari kejauhan.


"huh, aku sudah menduga nya. " ucap Seina sambil menghela nafas nya.

__ADS_1


"kalau tidak salah kita berada di tempat distrik No 5 kan. " kata gacha yang memastikan.


"ya, karena itu kita harus lebih berhati-hati, kita tidak tahu tempat dan daerah yang ada di sini, jika kita tertangkap, kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. " kata Zela dengan ekspresi serius.


I-----------------------------------------I


Lalu di tempat kelompok razord, mereka berada di atap bangunan besar di kota itu..........


"kenapa gua itu bisa terhubung ke tempat ini. " ucap Alan yang terkejut saat menyadari nya.


"kita berada di atap gedung ya, aku tidak menyangka di daerah terlarang ini ada kota yang besar dan bagus seperti ini. " kata Nizar yang kagum saat melihat kota itu dari atap gedung bangunan yang besar.


"kau pasti sudah mengetahuinya kan, kak razord. " kata Alan dengan tatapan datar.


"ya begitulah. " ucap razord dengan tenang.


"kenapa kau tidak memberitahu kami sebelumnya ?. " tanya Alan dengan agak kesal.


"aku hanya tidak menyangka kota ini masih berdiri, kukira waktu itu kota ini sudah hancur rata. " jawab razord.


"apa maksudmu ?. " tanya Alan yang penasaran setelah mendengar jawaban razord itu.


"lupakan saja, yang lebih penting, kita harus mencari mereka semua, aku yakin mereka pasti berada di sekitar kota ini. " kata razord dengan ekspresi serius.


"lalu bagaimana caranya kita turun dari gedung ini, kalau kita melompat dari bangunan ke bangunan yang lain, para makhluk astral itu pasti mengetahui keberadaan kita dan akan mengejar kita. " kata Alan.


"aku mempunyai cara yang lebih efisien daripada itu. " kata razord dengan ekspresi tenang perlahan-lahan berjalan ke pintu masuk gedung itu.


"hey, kak razord, jangan-jangan kau...... " kata Alan yang sedikit panik.


"benar, kita akan mengendap-endap keluar dari gedung ini dengan normal, itu cara satu-satunya yang paling efisien untuk saat ini, yang harus kita lakukan nanti adalah bersembunyi dan tetap berwaspada terhadap sekitar, kalian mengerti kan. " kata razord sambil tersenyum kecil.


"ya, kami mengerti. " ucap Nizar dan Alan dengan ekspresi serius


BERSAMBUNG................

__ADS_1


__ADS_2