Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Si pembantai iblis api


__ADS_3

Episode 219


di sungai berbatasan kota zenai dengan kota bintang, peperangan masih berkelanjutan walaupun sementara hanya dari satu arah.........


"kekuatan kalian yang sekarang sepertinya belum cukup untuk mengalahkan ku. " kata iblis api yang terlihat dengan mudah melawan ketiga penjaga terkuat kota zenai sendirian.


"apa kau pikir begitu. " ucap Saula sambil tersenyum kecil.


"bendow sekarang !!. " teriak Stalker seperti sudah merencanakan sesuatu.


"baiklah, perangkap angin !!. " ucap bendow mengaktifkan perangkapnya saat iblis api tepat di atas perangkap yang ia pasang.


tiba-tiba saja dari bawah iblis api muncul sebuah lingkaran angin kencang yang membentuk pusaran hingga ke atas membentengi iblis api didalam perangkap angin itu.


"huh, jadi ini rencana kalian, tidak buruk juga. " ucap iblis api yang sempat tersenyum kecil sebelum tertutup rapat oleh pusaran angin.


"Saula, ayo kita lakukan. " kata Stalker yang hendak melakukan kombinasi terakhirnya.


"ya. " ucap Saula kemudian memfokuskan kekuatannya untuk dialirkan kedalam pedang nya sehingga mengeluarkan cahaya merah terang dan membara.


"serangan gabungan Extreme mode Api dan petir !!. " kata Stalker dan Saula yang menyerangnya dengan bersamaan membentuk silang sehingga pusaran angin itu pun menggabungkan diri dengan kedua elemen tersebut dan menjadi satu.


"rasanya sudah lama sekali sejak terakhir kali memakai serangan kombinasi ini. " kata Stalker melihat serangan badai api dan petir itu yang mereka ciptakan.


"kau benar, kurasa dia tidak akan bisa keluar dari perangkap itu. " kata Saula yang terlihat sangat percaya diri dengan serangan kombinasi mereka itu.


"tunggu, lihat itu. " ucap bendow yang melihat suatu kejanggalan didalam perangkap angin itu.


tidak lama kemudian, terlihat iblis api dengan mudahnya memotong pusaran badai api dan petir itu walaupun pedangnya juga langsung patah setelah membelahnya.


"cih, jika saja aku memiliki pedang api itu, aku bisa membereskan semuanya dengan mudah, merepotkan sekali. " kata iblis api yang bergumam sendiri dengan ekspresi kesal melihat ke arah ketiga penjaga terkuat kota zenai itu.


"tidak mungkin, dia bisa membelah angin itu dari dalam. " kata Saula yang terkejut saat melihatnya.


"sepertinya kita bukanlah tandingannya. " kata Stalker dengan ekspresi serius melihat iblis api perlahan-lahan berjalan ke arah mereka.

__ADS_1


"bagaimana sekarang ?. " tanya bendow yang mengikuti arahan Stalker.


"untuk melindungi kota zenai, apapun yang terjadi, kita tidak punya pilihan lain selain harus bertarung. " kata Stalker yang sudah membulatkan tekadnya.


"kalian semua bodoh sekali ya. " ucap iblis api sambil menggenggam kedua tangannya yang mengeluarkan api membara.


"maju !!. " kata Stalker yang memimpin pasukannya menyerang iblis api bersamaan.


iblis api yang melihat dirinya terkepung dari segala arah hanya tersenyum kecil lalu tertawa dengan suara yang keras.


"kurasa dia akan berpesta sendiri di sana, semua pasukan terus maju !!. " kata nyoren sambil tersenyum kecil lalu melanjutkan penyerangannya memasuki hutan kota zenai yang tidak dijaga itu dari arah lain.


seketika iblis api yang terkepung dengan gesitnya menghadapi seluruh pasukan sendirian menggunakan tangan api nya.


"dia sanggup menghadapi seluruh pasukan sendirian. " kata bendow yang terkejut saat melihatnya.


"sebenarnya seberapa kuat dia itu. " kata Saula yang terlihat kesal.


"(raja api benar, kita bukanlah tandingannya). " kata Stalker didalam hatinya dengan ekspresi serius.


I--------------------------------------------I


setelah pasukan nyoren memasuki hutan cukup jauh, mereka pun membagi pasukannya menjadi 3 yang masing-masing dipimpin oleh orang kepercayaannya, lalu pasukan utama yang dipimpin oleh nyoren pun secara kebetulan bertemu pasukan kedua yang sudah menunggunya pun langsung mengentikan nya.


"tunggu disitu. " ucap garen yang berdiri menghadang pasukan nyoren lewat.


"cih, pasukan serang orang itu. " perintah nyoren tanpa berfikir panjang.


beberapa pasukan pun langsung menyerbu garen yang menjadi umpan.


"hmp, setidaknya berfikir lah dulu sebelum menyerang, Sambaran petir hitam !!. " ucap garen menyerang pasukan yang mencoba mendekatinya menggunakan Sambaran petir hitam yang memicu area.


setelah serangan pertama itu, seluruh pasukan dua yang bersembunyi pun langsung keluar dari tempat persembunyiannya masing-masing.


"cukup sampai disitu, nyoren. " kata Ardian dengan ekspresi serius.

__ADS_1


"Ardian, tidak ku sangka kita akan bertemu secepat ini. " ucap nyoren yang terlihat kesal melihatnya.


"aku sengaja ingin bertemu dengan mu secepatnya dan mengakhirinya semuanya. " kata Ardian sambil mengeluarkan pedang api nya dan mengarahkannya ke arah nyoren.


"hmp, kau pikir bisa mengalahkan ku dengan mudah. " kata nyoren sambil tersenyum kecil.


"kakak, hentikanlah peperangan ini, kumohon. " ucap Vana yang menunjukkan dirinya dengan sedih.


"Vana, apakah kau belum mengerti juga, mereka, tidak, semua orang di kota ini sudah menyandera orang tua kita dan sekarang kau sudah dimanipulasi oleh mereka dengan kata-kata manis, sejarah dan kenyataan itu tidak berubah, mereka yang terlalu baik, tidak sebaik yang kau kira, memang begitulah aturan dunia ini. " kata nyoren yang menyampaikan semuanya kepada adiknya itu bercampur dengan ekspresi kesal dan marah.


"itu tidak mungkin, mereka di kota ini hanyalah orang-orang yang ingin hidup damai seperti kita, aku melihatnya dengan mata kepala ku sendiri, mereka tidak mungkin menyandera orang tua kita, kenapa kakak tidak paham juga, padahal kakak sudah tinggal disini selama beberapa bulan. " kata Vana yang masih berusaha menentang perkataan kakaknya itu.


"diam lah, orang itu tidak mungkin berbohong. " kata nyoren yang terlihat keras kepala.


"apa maksud kakak ?. " tanya Vana yang merasa janggal.


"kau tidak perlu tahu, di perang ini aku akan menghancurkan kota yang menjadi tempat penderitaan orang-orang kota bintang terdahulu. " jawab nyoren yang sudah membulatkan tekadnya dengan ekspresi serius.


"sungguh alasan yang konyol. " ucap jaylain yang muncul di belakang Ardian dengan ekspresi tenang.


"kau pengkhianat. " kata nyoren yang melihatnya dengan ekspresi kesal.


"kau benar-benar bodoh sekali ya, masih terkengkang dengan sejarah orang-orang terdahulu. " kata jaylain yang sedikit memberikannya provokasi.


"memangnya apa yang kau tahu, pengkhianat !!. " kata nyoren yang langsung menembakkan laser bintang dari telapak tangannya.


jaylain yang langsung membuat pertahanan medan es pun dengan mudah hancur di tembus cahaya bintang itu, seketika jaylain pun terhempas ke belakang setelah cahaya itu mengenai perutnya.


"hahahaha, kalian tidak akan bisa menangkal serangan cahaya bintang yang sudah ku sempurnakan ini, dalam 1 tahun ini aku sudah mengumpulkan kedua belas bintang jatuh untuk balas dendam di hari ini, tidak ada seorangpun yang bisa menghentikan ku, aku tidak peduli walaupun kalian menyandera adikku itu, memangnya orang-orang sebaik kalian akan melakukan apa. " kata nyoren yang berdiri dengan tertawa terbahak-bahak.


"aku akan menghentikan mu sekarang juga di sini. " kata Ardian yang maju dengan ekspresi serius membulatkan tekadnya menghadapi nyoren.


"coba saja kalau bisa. " kata nyoren sambil tersenyum kecil melihat Ardian.


BERSAMBUNG................

__ADS_1


__ADS_2