Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Tangan terkutuk


__ADS_3

Episode 187


"huh. " ucap Zela yang terkejut saat melihatnya.


"terimakasihnya nanti saja, aku harus melakukan sesuatu kepada makhluk itu. " kata wanita misterius itu kemudian berlari ke arah Golem lava sambil mengeluarkan pedang nya.


setelah sampai tepat didepan Golem lava itu, wanita misterius itu pun kemudian melompat menghindari serangan tinjuan nya lalu menebas Golem lava itu tepat di kepalanya, seketika Golem lava itu pun terbelah menjadi dua, Kana, gacha dan Zela yang melihatnya pun terkejut bisa mengalahkan Golem lava semudah itu.


"dia bisa mengalahkan Golem lava itu hanya dalam satu kali tebasan saja, siapa sebenarnya dia itu. " kata Zela didalam hatinya yang terkejut saat melihat aksi wanita misterius itu.


beberapa saat kemudian saat mereka sudah merasa lega, Zela yang melihat bekas Golem lava terbelah menjadi dua itu tiba-tiba bersatu kembali sontak langsung berlari ke arah wanita misterius itu yang sedang tidak menyadarinya dibelakangnya.


"awas dibelakang, Golem lava itu belum kalah. " teriak Zela sambil berlari ke arah wanita misterius itu.


lalu saat wanita misterius itu mendengar teriakan Zela, ia pun terkejut saat membalikkan badannya kebelakang melihat Golem lava itu yang sudah siap menumbuk nya, sementara itu Zela yang berusaha berlari sekuat tenaga ke arah nya namun saat hampir sampai ia pun tersandung batu sehingga ia terjatuh ke depan dan tidak sengaja menyentuh Golem lava itu dengan tangan kirinya saat tidak menggunakan sapu tangan, seketika tersentuh, Golem lava itupun tiba-tiba saja hancur berkeping-keping.


"huh. " ucap Zela dengan ekspresi terkejut lalu melihat tangan kirinya yang mempunyai kekuatan kutukan itu aktif saat menyentuh Golem lava itu.


"tangan nya. " ucap wanita misterius itu dengan pelan sambil melihat tangan kiri Zela itu.


"kekuatan kutukan nya aktif. " kata gacha didalam hatinya yang melihatnya dari kejauhan.


lalu sesaat kemudian, wanita misterius itu pun mendekati Zela dan meminta pertolongan.


"bisakah kau membantu ku, kumohon, pinjamkan kekuatan mu itu untuk menyelamatkan kakak ku. " kata wanita misterius itu sambil memohon.


"tunggu sebentar, pertama-tama bisakah kau memperkenalkan dirimu. " ujar Zela sambil menutupi tangan kirinya dengan sapu tangan nya yang sempat terjatuh.

__ADS_1


pada akhirnya mereka bertiga pun berkumpul untuk mendengarkan wanita misterius itu berbicara.


"namaku Seina, sebelumnya aku bersama dengan kakak ku menyusup dan menyelidiki kawasan daerah terlarang ini tapi ada banyak hal yang terjadi sehingga aku terpisah dengan kakak ku. " kata Seina memperkenalkan dirinya sambil menjelaskan situasi nya.


"begitu ya, lalu darimana kau dan kakak mu berasal ?. " tanya Kana.


"kami berdua sebelumnya adalah anak yang terbuang, lalu seorang nenek menemukan kami dan merawat kami seperti anaknya sendiri, tapi nenek itu tiba-tiba saja menghilang meninggalkan kami berdua sendirian di rumah nya, itu terjadi sekitar satu tahun yang lalu, kami bisa bertahan hidup di desa kecil yang terjajah oleh makhluk astral itu dengan kekuatan yang sudah diajarkan oleh nenek itu sebelum menghilang 1 Minggu nya, setelah itu kami berdua pun sudah terbiasa menghadapi makhluk astral setiap harinya, melindungi desa, itulah tujuan kami hidup waktu itu, pesan terakhir dari nenek sebelum menghilang, setelah sekian lama akhirnya kami pun menemukan sumber dari penjajahan di desa, ya, itu adalah kawasan terlarang ini, aku dan kakak ku sudah mencurigai nya dari awal, tapi waktu itu kami berdua masih belum berani memasukinya, hingga datang lah waktu itu dimana seseorang ninja membuka celah untuk memasuki kawasan terlarang ini, kami berdua pun akhirnya mengikuti nya dengan diam-diam, hingga pada akhirnya kami berdua terjebak di kawasan terlarang ini, setiap hari bersembunyi dan melawan makhluk astral, aku pun terpisah dengan kakak ku saat hampir tertangkap oleh pemimpin makhluk astral itu, tapi aku yakin kakak ku masih berada di kawasan terlarang ini, aku berharap dia baik-baik saja, semoga saja dia tidak tertangkap. " kata Seina yang menjelaskan nya panjang lebar dengan ekspresi gelisah.


(------------------------------------------)


setelah mendengar cerita Seina, Zela pun mengggem tangan kanannya dan teringat dengan perkataan Mauli waktu di warung itu.


"aku yakin kau pasti bisa menemukan orang yang mungkin bisa menghilangkan kegelisahan di hati mu itu. " kata Mauli didalam ingatan Zela.


(--------------------------------------------)


"ayo kita selamatkan kakak mu. " ucap Zela yang sudah membulatkan tekadnya sambil berdiri dengan ekspresi serius.


"huh. " ucap Seina yang terkejut mendengar ucapan Zela itu lalu melihatnya dengan mata berkaca-kaca.


"lagipula tujuan kami juga menyelamatkan seseorang, jadi bagaimana jika kita mencari nya bersama-sama. " kata Zela sambil tersenyum kecil.


"sudah kuduga kau pasti akan langsung menyetujuinya. " kata gacha dengan ekspresi tenang.


"sekarang aku tidak tahu harus berkata apa, tapi terimakasih. " ucap Seina sambil meneteskan air matanya karena terharu.


"sekarang sudah diputuskan, mbak Kana, bukan begitu. " kata Zela dengan bersemangat.

__ADS_1


"(kenapa dia malah terlihat seperti Ardian). " kata gacha didalam hatinya yang melihatnya.


"ya ampun, terserah kalian saja, aku disini hanya membantu kak razord dan juga kalian. " kata Kana sambil tersenyum.


lalu tidak lama kemudian gua itu pun kembali bergetar dan mulai runtuh dibelakang, di waktu yang sama makhluk astral pun bermunculan keluar dari lahar menghadang jalan mereka untuk sampai di gerbang pintu keluar ruangan itu, setelah terfikirkan, Zela pun berencana menerobos di antara gerombolan makhluk astral itu dengan menggunakan tangan kirinya sebagai pembuka jalan.


"mbak Kana, maaf tapi bisakah aku yang memimpin jalan didepan ?. " tanya Zela.


"terserah kau saja. " jawab Kana.


kemudian Zela pun melepaskan sapu tangan kiri nya nya itu, lalu berlari menerobos makhluk astral itu dengan menggunakan tangan kiri nya sebagai perisai, sementara mereka pun berlari ke arah gerbang pintu keluar gua itu.


"ternyata tangan kiri mu itu bisa berguna di saat seperti ini, kenapa kau tidak menggunakan nya waktu muncul gelombang di kapal. " kata gacha.


"mana aku tahu, kalau aku tahu aku pasti sudah menggunakan nya dari awal. " kata Zela.


"kita hampir sampai. " ucap Kana.


pada akhirnya mereka berempat pun sempat keluar dari gua lahar itu sebelum runtuh dalam 1 menit.


"huh, huh, huh, kita selamat. " kata Kana yang kelelahan.


"kita istirahat sejenak disini. " ujar Zela sambil memakai sarung tangan kiri nya kembali.


"ngomong-ngomong kenapa kau memakai sarung tangan di tangan kiri mu itu ?. " tanya Seina yang penasaran saat melihatnya.


"karena tangan kiri ku ini, mempunyai kekuatan kutukan yang sangat berbahaya, jika aku menyentuh seseorang tanpa menggunakan sarung tangan, maka tenaga orang itu akan seketika terserap dan membuat seseorang pingsan kelelahan. " kata Zela yang menjelaskannya dengan singkat sambil melihat tangan kirinya itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG.............


__ADS_2