Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
bantuan - pertarungan akhir 8 (prolog: masa lalu kakek jelan bab 35)


__ADS_3

episode 107


jelan dan nizuan sedang berusaha melawan iblis nezon, sementara itu........


"semoga jelan baik-baik saja. " ucap zenah dengan khawatir sambil melihat ke arah tempat pertarungan iblis nezon itu.


"heh, kak zenah khawatir dengan kak jelan ya. " ucap Nitin yang menggodanya.


"tidak, tidak, itu wajar kan. " ucap zenah dengan agak panik saat Nitin menggodanya.


"sebenarnya aku juga khawatir dengan kak dyrados. " kata Nitin dengan ekspresi khawatir.


"dyrados, kelihatannya tadi dia baik-baik saja. " ucap zenah.


"hmp. " ucap Nitin sambil cemberut dan menatap zenah dengan ekspresi serius.


"apa, ada apa ?. " tanya zenah yang kebingungan saat melihat reaksi Nitin.


"saat di tengah perjalanan kemari, dyrados menyelamatkan ku saat aku hampir jatuh ke dalam jurang, tapi kaki ku malah terkilir, jadi dyrados menggendong ku untuk sampai kesini. " jawab Nitin menjelaskan singkatnya kepada zenah.


"apa itu, sebuah drama. " ucap zenah yang hampir menertawakan Nitin.


"bukan, lalu saat di tengah perjalanan, dyrados sepertinya terkena demam karena dia mungkin kelelahan di tengah badai hujan saat itu. " kata Nitin meneruskan ceritanya.


"jadi pada intinya dia memaksakan diri, begitu. " kata zenah dengan ekspresi serius.


Nitin hanya mengangguk dengan ekspresi sedih.


"Nitin, aku akan membantu mereka. " ucap zenah dengan tiba-tiba.


"jangan pergi kak, disana mungkin sangat berbahaya. " kata Nitin yang berusaha mencegah zenah pergi dengan menarik tangannya.


"tidak perlu khawatir, disana mungkin mereka masih berusaha bertarung, aku yakin itu, mereka punya tekad yang kuat, benarkan. " kata zenah yang berusaha menyakinkan Nitin.


"kak zenah. " ucap Nitin perlahan-lahan melepaskan tangan zenah dengan ekspresi khawatir.


"tunggulah disini, aku pasti akan kembali, aku berjanji. " kata zenah sambil tersenyum.


"apakah masih sempat untuk ke sana ?. " tanya Nitin dengan ragu sambil melihat ke arah tempat pertarungan iblis nezon itu yang agak jauh.


"tentu saja, aku sudah mengisi tenagaku sebelumnya disini. " kata zenah sambil menfokuskan kekuatannya.

__ADS_1


lalu tiba-tiba saja dari tubuh zenah mengeluarkan aura biru.


"kak zenah, sejak kapan kak zenah mampu menguasai kekuatan elemen air ?. " tanya Nitin dengan terkejut saat melihat zenah mengeluarkan aura biru dari dalam tubuhnya.


"inilah hasil latihan ku selama ini, sebenarnya kaulah orang pertama yang melihat ku menggunakan kekuatan elemen air ini. " jawab zenah.


"kak zenah, cepatlah kembali. " ucap Nitin sambil tersenyum


"ya, pusaran air, kecepatan maksimum !!. " ucap zenah kemudian melepaskan kekuatan airnya dan membentuk sebuah pusaran air yang melayang di udara dengan sangat cepat menuju ke arah pertarungan iblis nezon itu.


"kak zenah, aku akan terus menunggumu disini sampai kau kembali, aku tidak akan pergi dari sini apapun yang terjadi. " kata Nitin didalam hatinya dengan ekspresi khawatir sambil menundukkan kepalanya ke bawah dan duduk termenung melihat ke arah tempat pertarungan iblis nezon itu.


lalu di tempat pertarungan iblis nezon......


"sepertinya dia sangat sulit untuk dikalahkan. " ucap jelan yang memutuskan mundur terlebih dahulu bersama nizuan di sampingnya.


"ada apa, apakah kau sudah kelelahan untuk terbang seperti burung. " kata iblis nezon yang mengejek mereka berdua dan memprovokasinya.


"dia benar-benar menyebalkan. " ucap nizuan dengan kesal melihat ke arah iblis nezon itu.


"nizuan, jangan terpancing oleh perkataannya, dia mencoba memprovokasi kita. " kata jelan.


"ya, aku juga tahu itu. " ucap nizuan.


"zenah. " ucap mireha saat melihatnya di dalam pusaran air yang melayang itu.


"dia menggunakan elemen air untuk kesini, sejak kapan dia menguasainya. " kata dyrados didalam hatinya yang juga melihat zenah yang berada di dalam pusaran air itu.


"zenah, bagaimana bisa. " ucap jelan dengan terkejut saat melihat zenah yang mendarat di depannya.


"itu rahasia. " ucap zenah yang hanya melirik jelan dibelakangnya.


"wah, sepertinya makananku bertambah lagi, ini akan terasa lezat. " kata iblis nezon dengan sombong.


"maaf, tapi kami bertiga lah yang akan memakan mu terlebih dahulu. " kata zenah dengan ekspresi serius sambil menodongkan pedangnya ke arah iblis nezon yang masih melayang itu.


"zenah, apa kau yakin dengan ini ?. " tanya jelan dengan ekspresi khawatir.


"kau pikir aku ini siapa, seorang pecundang yang hanya bisa lari dari pertarungan, begitu. " kata zenah dengan dingin.


"tidak, aku tidak berkata seperti itu. " ucap jelan dengan kaku.

__ADS_1


"kalau begitu, tolong izinkan aku bertarung bersama mu. " kata zenah dengan ekspresi serius.


"huh. " ucap jelan yang terkejut saat mendengar perkataan zenah.


"hmm, maaf aku mengatakan bersama mu, tapi bersama, kita semua, benar begitu kan, nizuan. " kata zenah tiba-tiba saja menutup mulutnya dengan tangan dan mencari alasan untuk menutupi rasa malunya.


"jangan tanya aku, lagipula aku tidak paham apa yang kau bicarakan itu. " kata nizuan dengan tenang.


"sudahlah, lupakan saja. " ucap zenah yang masih berusaha menutupi rasa malunya.


"begitulah zenah. " ucap mireha yang hanya duduk dibawah pohon sambil mengamati mereka bertiga.


"aku ingin tertawa. " ucap dyrados sambil menahan tawanya yang duduk di atas pohon mengamati mereka bertiga.


"baiklah, ayo kita bertarung bersama. " kata jelan sambil menyentuh pundak zenah sambil tersenyum.


"maaf aku reflek. " ucap zenah yang tidak sengaja langsung menampar jelan karena reflek tubuhnya sensitif bercampur rasa panik.


"ya, tidak apa-apa, aku sudah tahu ini akan terjadi. " ucap jelan yang memaklumi nya.


"hmp. dasar bodoh. " ucap mireha didalam hatinya saat melihat zenah reflek.


"aku baru tahu jika tubuh zenah itu sangat sensitif. " kata dyrados yang juga melihat zenah reflek.


"dia berusaha menyembunyikannya, yah, itulah keahliannya. " kata mireha dengan ekspresi tenang sambil memejamkan matanya.


"oy, apa kalian berdua sudah selesai, kita ini sedang bertarung. " kata nizuan yang mengingatkan jelan dan zenah.


"maaf. " ucap zenah.


"aku punya rencana yang sangat bagus sekarang. " kata jelan sambil tersenyum kecil.


"rencana, apa itu ?. " tanya nizuan.


"singkatnya, ayo kita lakukan kombinasi serangan terkuat kita masing-masing. " jawab jelan yang memperhatikan situasinya.


"apakah itu bisa disebut rencana. " ucap zenah.


"kita lakukan saja, kita tidak punya banyak waktu sekarang, inilah kesempatan terakhir untuk kita bisa mengalahkannya, lagipula sekarang sudah lebih baik untuk kita bertarung, karena hujan Guntur nya sudah menghilang dan hanya tersisa awan hitam yang menggumpal di langit. " kata nizuan dengan ekspresi serius.


"kau benar, kira-kira siapa yang telah menghilangkan hujan Guntur ini ya, sepertinya bukan karena iblis nezon itu yang mengendalikannya. " kata jelan sambil melihat ke atas awan yang sudah berhenti hujan Guntur.

__ADS_1


"siapapun itu dia pasti berharap kita bisa mengalahkan iblis nezon itu dengan segera. " kata nizuan dengan ekspresi serius.


BERSAMBUNG.........


__ADS_2