Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Pedang petir


__ADS_3

Episode 154


seperti sebelumnya, nyoren mulai menembaki Ardian dengan laser bintang yang keluar dari tangan kanannya itu.


"sepertinya disini aku harus menggunakan kekuatan naga api agar bisa mendekati nya, naga api tolong pinjamkan lah kekuatan mu. " kata Ardian didalam hatinya sambil mencoba tenang setelah beberapa kali menghindari serangan nyoren.


"gunakanlah sebaik mungkin, aku percayakan kepada mu, majulah !!. " kata naga api setelah itu menyalurkan kekuatan nya ke tubuh Ardian.


seketika itu di sekitar tubuh Ardian tiba-tiba saja memunculkan sebuah aura api yang menyelimuti dirinya.


"kekuatan itu, sepertinya tidak asing lagi, apa itu kekuatan naga . " kata iblis api didalam hatinya dengan ekspresi serius.


"cih, ternyata kau masih punya kekuatan yang tersembunyi, apapun itu kau tidak akan bisa mengalahkan ku. " kata nyoren yang mulai menembaki Ardian lagi dengan laser bintang nya itu.


Ardian pun seketika menjadi lebih gesit mengindari serangan nyoren dan mulai mendekati nya sambil mengepalkan tangan kanannya.


"keras kepala sekali, lenyaplah !!. " teriak nyoren yang memaksimalkan tembakan laser bintang nya ke arah Ardian yang tepat didepannya.


saat laser bintang yang sekian besar itu menuju ke arah Ardian, seketika ia pun melompat dan mengayunkan tangan kanannya yang langsung membentuk api kepala naga, dengan penuh tekanan Ardian pun akhirnya bisa menembus laser bintang itu, kemudian melanjutkan nya dengan pukulan terakhir yang mengarah ke perut nyoren.


"nyoren, kau harus merasakan penderitaan orang yang sudah kau lukai selama ini, rasakanlah ini, pukulan api naga !!. " teriak Ardian mengayunkan tangan kanannya dan berhasil memukul tepat di perut nyoren sehingga ia terhempas melayang membentur tembok museum.


"argrhh, tidak mungkin, bagaimana dia bisa sekuat itu, aku masih belum bisa mengalahkan nya. " kata nyoren yang menahan rasa sakitnya sambil muntah darah.


"nyoren, setelah kau meninggalkan kota dan mengibarkan peperangan, kami semua sudah berlatih keras, mereka semua sudah menjadi kuat dengan cara yang murni, yaitu dengan latihan bukan dengan pemberian. " kata Ardian dengan ekspresi serius.


"omong kosong. " ucap nyoren yang masih keras kepala.


"hmp, aku tidak menyangka kau adalah seorang pengendali naga. " kata iblis api sambil tersenyum kecil kemudian membuka kerudung jubah nya itu.

__ADS_1


"huh, (bagaimana dia bisa mengetahuinya). " kata Ardian didalam hatinya dengan ekspresi terkejut.


"pengendali naga. " ucap nyoren yang masih menahan rasa sakitnya.


"aku akui kau cukup hebat dalam bertarung di usia mu yang masih muda ini, tapi itu masih tidak sebanding dengan ku, kau pasti belum menjadi seorang pengendali naga yang sempurna kan, serahkan naga itu jika kau ingin nyawa mu selamat. " kata iblis api yang menodongkan pedang nya ke arah Ardian.


di waktu yang tepat, raja petir bersama rombongan anak-anak dari kota zenai itu datang.


"berhenti di situ, dezo. !!. " kata raja petir dengan lantang.


"zeres, sebaiknya kau tidak bergerak dari situ atau anak ini akan kehilangan nyawa nya. " kata iblis api yang mengancam nya.


"cih, kau. " ucap raja petir dengan ekspresi kesal karena tidak bisa berbuat apa-apa.


seketika itu Ardian dengan dorongan kekuatan naga langsung menyerang iblis api dengan gesit menggunakan kekuatan fisik nya, tapi dengan mudah iblis api menghindari serangannya itu kemudian Ardian pun menjaga jarak dengan iblis api.


"sepertinya kau sudah siap untuk mati ya, bocah. " kata iblis api sambil tersenyum kecil.


kemudian iblis api pun dengan cepat berlari ke arah Ardian dan hendak mengayunkan pedangnya itu, saat hampir mengenainya, Ardian pun mencoba untuk tenang setenang mungkin dan di waktu yang tepat ia berhasil memunculkan pedang api nya itu, lalu menahan serangan ayunan pedang dari iblis api itu tapi sayang nya Ardian masih terhempas walaupun sudah menangkisnya karena ayunan dari iblis api itu sangat kuat, beruntung Ardian tidak sampai terbentur ke tembok karena berhasil menahan hempasan nya menggunakan pedang api nya itu dengan menancapkan nya ke bawah.


"pedang api, bagaimana bisa. " ucap iblis yang terkejut saat melihat nya.


"itu pedang api, kenapa ada di tangan anak itu. " kata raja petir yang juga terkejut.


"huh. tidak mungkin. " ucap nyoren yang ikut terkejut


"jika tadi Ardian tidak mengeluarkan nya, dia mungkin sudah terbelah tadi. " kata gacha dengan ekspresi tenang.


"apakah sebelumnya kau sudah mengetahuinya, gacha ?. " tanya Legis.

__ADS_1


"ya, tapi Ardian menyuruh ku untuk merahasiakan nya, sebelum ada persetujuan dari raja api dia tidak ingin mengeluarkan nya ataupun memberitahukan nya kepada siapapun. " jawab gacha.


"tapi kenapa dia memberitahu mu ?. " tanya Pingo.


"itu karena dia meminta informasi mengenai iblis api dariku. " jawab gacha.


"ternyata kau licik juga ya. " ucap veysa.


"untung saja aku mengeluarkan nya tepat waktu, tapi mereka semua melihatnya, sepertinya aku harus menjelaskan nya kepada mereka nanti. " kata Ardian menghembuskan nafas nya.


"cih, aku tidak akan memberikan anak itu kesempatan lagi. " kata iblis api yang langsung berlari menuju ke arah Ardian.


"iblis api, tadi kau bilang aku belum menjadi seorang pengendali naga yang sempurna kan, tapi kau salah, sekarang aku sudah menjadi seorang naga yang sempurna, naga sekarang. " kata Ardian dengan ekspresi serius.


"apa. " ucap iblis api yang terkejut saat melihat serangan mendadak Ardian.


saat iblis api sudah berada didepannya, dari perut Ardian tiba-tiba mengeluarkan aura api yang membentuk tangan lalu menepis iblis api sehingga ia melompat mundur menjaga jarak dari Ardian, sementara itu nyoren yang melihat mereka sibuk perlahan-lahan berjalan ke arah pedang petir yang menancap itu dengan kondisi menahan rasa sakit nya itu, Nizar yang melihatnya lantas langsung berlari ke arah nyoren tanpa berfikir panjang.


"Nizar, apa yang dilakukannya. " kata Opel.


"Nizar kembalilah !!. " teriak veysa.


"nyoren, jangan sampai dia mengambil pedang petir yang berharga itu. " kata Nizar yang tidak menghiraukan nya dan terus berlari sekencang kencangnya dengan kekuatan petir nya itu.


"aku harus mengambil pedangnya. " ucap nyoren yang hampir dekat dengan pedang petir itu.


sementara Nizar masih jauh untuk meraih pedang petir itu, lalu tiba-tiba saja iblis api yang tadinya fokus dengan Ardian, langsung berbelok arah dan hendak menyerang Nizar, karena sebuah pemicu kekuatan Nizar, tiba-tiba saja pedang petir itu terbang mengarah ke arah Nizar, semuanya yang melihatnya pun langsung terkejut, lalu saat iblis api hendak menebas Nizar, pedang petir seketika melindungi nya dan menangkal serangan iblis api dengan sendirinya, seketika iblis api langsung melompat menjaga jarak dengan pedang itu karena ia merasakan sebuah tekanan dari pedang petir itu, kemudian setelah merasa aman, pedang petir itu jatuh ke tangan Nizar dengan sendirinya, lalu dari tubuh nizar seketika mengeluarkan aura petir yang kuat.


"ada apa ini, saat aku menyentuh pedang petir ini, rasanya kekuatan ku meluap-luap. " kata Nizar sambil melihat ke arah pedang petir yang juga mengeluarkan aura petir yang kuat.

__ADS_1


"cih, apakah pedang petir itu memilih pengguna nya dengan keinginan nya sendiri. " kata iblis api dengan ekspresi kesal saat melihatnya.


BERSAMBUNG............


__ADS_2