
Episode 246
saat Ardian dan Zahra hampir tertelan oleh asap racun tiba-tiba saja seseorang yang tidak disadari mereka adalah si raja Lautan datang menyelamatkan mereka dengan menaiki ombak buatannya, setelah mereka berdua menceritakan semuanya, raja ombak pun langsung membawa mereka berdua ke tempat Zela dengan menaiki ombak buatannya, sementara itu Zela yang sudah sampai di inti dari perut gurita tentaclouse itu..........
"jadi ini inti nya. " Zela yang mengamati sekitarnya dengan ekspresi serius.
beberapa saat kemudian, raungan keras pun terdengar disekitar inti perut hingga membuat pendengaran Zela kacau, Zela yang terlihat kesakitan sambil menutup telinga pun perlahan-lahan mendekati sumber energi yang diserapnya dan hendak berusaha menghancurkannya, tapi karena terlalu menahan rasa sakit di kepalanya itu akhirnya ia pun membuatnya terjatuh dan pingsan sebelum menyentuh sumber tenaga itu, tidak lama setelah itu raja ombak bersama Ardian dan Zahra pun datang melihat Zela yang tergeletak itu.
"huh, Zela !!. " Zahra yang khawatir dan hendak mendekati Zela.
"tunggu, jangan mendekat, suara raungan itu akan muncul jika kita mendekati inti tubuhnya. " kata raja Ombak yang langsung menghentikan Zahra dengan memegang pundaknya.
"suara raungan. " Ardian yang terlihat penasaran.
"pendengaran kita akan terganggu jika mendengar raungan itu, walaupun frekuensi suaranya bisa dibilang standar, tetap saja suara raungan itu memiliki kesan membuat siapapun yang mendengarnya akan mengalami sakit kepala. " kata raja ombak.
"mungkin saja Zela mendekati sumber tenaga itu lalu mendengar suara raungan dan pingsan saat mendengarnya." kata Zahra.
"tepat sekali, yah, kurang lebih seperti yang kau katakan, tapi walaupun begitu aku heran, bagaimana caranya dia bisa mendekati inti nya sedekat itu. " kata raja ombak yang memperhatikan Zela dari kejauhan.
"huh, mungkin saja karena tangan terkutuk nya. " kata Zahra yang menyadarinya.
"hmm, begitu ya, kalau seperti itu tidak mengherankan jika dia bisa sampai sedekat itu. " kata raja Ombak sambil tersenyum kecil.
"huh, apa maksud paman ?. " tanya Ardian.
"ada kemungkinan menyelamatkan teman kalian sekaligus membunuh gurita ini jika saja ada seorang ninja dengan elemen kegelapan satu lagi. " kata raja ombak yang sudah mempunyai sebuah rencana.
"paman, gadis yang di samping mu adalah pengguna elemen kegelapan lho. " kata Ardian sambil menunjuk ke arah Zahra.
"oh, benarkah. " kata raja ombak yang melihat ke arah Zahra.
"chsssstt. " Zahra yang hanya berekspresi datar.
__ADS_1
"Yos, kalau begitu kita mempunyai peluang untuk melakukannya. " kata raja ombak yang terlihat bersemangat.
"melakukan apa ?. " tanya Ardian yang penasaran.
"kalian cukup dengarkan apa yang aku katakan dan percaya kepada ku. " jawab raja ombak.
"walaupun paman terlihat mencurigakan, aku akan percaya kepada paman. " kata Zahra.
"begitu ya, aku mencurigakan ya. " kata raja Ombak yang sedikit bercanda.
sementara mereka bertiga menjalankan rencana, diluar, ketiga penjaga terkuat kota zenai, Helen dan zuros yang masih berusaha menahan tentakelnya selama mungkin...........
"rrrgggh, gawat, tenaga ku sudah hampir mencapai batasnya. " kata Stalker yang penglihatannya sudah memburam karena kehabisan tenaga.
"bertahanlah. " kata Helen yang langsung berdiri dan melihat Stalker dengan ekspresi serius.
"Helen, tenang saja, aku akan berusaha untuk menahannya, aku tidak ingin mengulangi kesalahan ku seperti dulu. " kata Stalker yang masih bisa melihat Helen walaupun samar-samar.
"bodoh, aku tidak akan memaafkan mu jika kau terus menyalahkan dirimu di masa lalu. " kata Helen yang tiba-tiba saja langsung mencium Stalker.
"Helen. " Stalker yang terkejut untuk beberapa saat.
"jangan memikul beban sendirian, aku akan langsung membantu mu jika kau dalam kesulitan, karena itu tolong lupakanlah kejadian di masa lalu itu, kalau tidak hati dan mental mu bisa rusak karena trauma. " kata Helen menangis sambil memejamkan matanya.
"aku tidak akan pernah melupakan kejadian di waktu itu, selamanya, tidak akan pernah. " kata Stalker sambil tersenyum kecil setelah mendengar perkataan Helen yang mengkhawatirkan dirinya itu.
"stalker. " Helen yang seketika membuka matanya.
"ingatan seseorang itu tidak akan hilang, walaupun sudah berusaha untuk melupakannya hati yang tergores tidak akan pernah sembuh, karena itu trauma yang ku alami ini juga tidak akan pernah hilang, tapi itu adalah masalah pribadi ku, terimakasih Helen, karena dirimu aku bisa mendapatkan keberanian. " kata Stalker sambil tersenyum.
tepat setelah pembicaraan itu, tiba-tiba saja tubuh Stalker mengeluarkan aura yang bercahaya kuning seperti kekuatan roh milik Helen.
"huh, apa ini, rasanya tubuh ku sangat ringan, sebuah kekuatan lain mengalir didalam tubuh ku, Helen, apakah kau mengetahui sesuatu ?. " tanya Stalker yang mengeluarkan aura kuning.
__ADS_1
"(apakah jangan-jangan aku tadi membagikan kekuatan ku kepada stalker lewat.....). " kata Helen didalam dengan wajah yang memerah dan tidak bisa menjawab pertanyaan stalker.
"(tunggu, apa karena tadi, Helen membagikan kekuatannya kepada ku, sepertinya dia terlihat seperti sudah menyadarinya). " kata Stalker didalam hatinya saat menyadarinya.
"aku sudah tidak kuat. " kata bendow yang sempoyongan menahan tentakelnya.
"gawat. " zuros yang kehabisan tenaga segel nya langsung lepas dari ketiga tentakel itu.
"Helen, aku yang akan menahan semua tentakelnya, kau bawa lah zuros dan yang lainnya pergi, aku bisa mengandalkan mu kan. " kata Stalker yang tenaganya mengalir deras didalam tubuhnya.
"baiklah, tapi jangan gegabah, apapun yang terjadi kau harus kembali. " kata Helen dengan ekspresi serius.
"ya, aku akan segera kembali secepatnya. " kata Stalker yang langsung melayang di atas awan.
setelah itu Helen pun langsung membawa satu persatu dari mereka ke tempat yang aman, sementara itu Stalker berusaha menarik perhatian gurita tentaclouse dengan melayang di udara untuk menyerangnya, ketika melihat Helen yang sudah berhasil mengevakuasi zuros, bendow dan Saula, dari atasa, Stalker pun langsung berusaha untuk menyegel semua tentakelnya.
"(jika kekuatan ku saat ini adalah kekuatan milik Helen, yang harus kulakukan untuk menyegel gurita ini adalah teknik....... " kata Stalker yang hendak memakai teknik penyegel dari kekuatan roh milik Helen.
sementara itu didalam inti perut gurita tentaclouse, raja ombak yang mendiskusikan rencananya kepada Ardian dan Zahra..........
"satu-satunya cara yang paling mudah kita harus membangunkan teman mu yang berada di dekat inti perut itu dan menyuruhnya untuk menghancurkannya dengan menggunakan tangan terkutuknya. " kata raja Ombak yang sudah memikirkan rencananya.
"bagaimana cara untuk membangunkannya, walaupun Zela bisa saja bangun bukankah suara raungan itu akan membuatnya pingsan lagi. " kata Ardian.
"karena itulah aku dan Ardian akan pergi ke atas tempat suara raungan itu berasal lalu menghancurkannya, walaupun begitu aku masih tidak yakin bisa menghancurkannya. " kata raja Ombak.
"huh, kenapa ?. " tanya Ardian.
"karena pasti ada penjaga nya yang menghalangi kita menghancurkan tempat suara raungan itu. " jawab raja Ombak.
"lalu bagaimana dengan ku ?. " tanya Zahra.
"hmp, ini tugas hanya kau yang bisa melakukannya, buatlah teman mu itu bangun, saat ini dia pasti terjebak di dalam ruang kehampaan. " jawab raja Ombak.
__ADS_1
setelah itu mereka pun melakukan tugas mereka masing-masing seperti yang sudah direncanakan oleh raja Ombak sebelumnya.
BERSAMBUNG..............