
Episode 233
Beberapa hari setelah perang berlalu, dilakukan pemulihan kota dan mengistirahatkan para pejuang yang sudah gugur di Medan perang, untuk mempertanggung jawabkan nya, nyoren pun ditahan sementara waktu di sebuah ruangan interogasi dengan di awasi langsung oleh garen dan beberapa ninja elite, oleh karena itu Vana akan tinggal sementara waktu di kota zenai sampai nyoren bisa mendapatkan kepastian dibebaskan, mendengar paman Yazerd yang sudah tiada, defa mengurung dirinya di kamar dan merenungkan dirinya sambil menangis.
di taman kota, Legis dan teman-teman lainnya yang sudah berkumpul, terlihat Vana memasang ekspresi resah karena terus memikirkan kakaknya yang sedang di interogasi itu.
"tenanglah Vana, kakakmu pasti baik-baik saja. " kata Zahra yang mencoba menenangkannya.
"aku harap juga begitu, di perang ini sudah banyak orang-orang yang gugur, terutama Ardian, aku ingin meminta maaf dan berterimakasih kepadanya. " kata Vana dengan muram.
"aku tidak tahu apa yang kakak ku lakukan selama ini, dari awal sampai akhir di Medan perang, padahal aku lebih senang jika dia lebih mengandalkan kita. " kata Nizar.
"semuanya, maaf. " ucap Vana dengan tiba-tiba.
"ada apa tiba-tiba meminta maaf ?. " tanya Legis.
"aku menyembunyikan identitas ku, aku takut jika orang-orang kota zenai mengetahui ku lalu menangkap ku karena berasal dari kota bintang. " jawab Vana.
"apalagi seorang putri, kurasa kami senua mengerti alasan mu menyembunyikan identitas mu. " kata Opel.
"ngomong-ngomong kemana Ardian dan jaylain ?. " tanya Pingo.
"jaylain sepertinya sedang menyelidiki sesuatu di hutan. " jawab Legis.
"kakak ku, dia pergi ke makam. " jawab Nizar dengan ekspresi resah saat melihat Ardian sebelum pergi beberapa saat yang lalu.
"Paman Yazerd dan Sonsu, itu pasti membuatnya sangat terpukul. " kata Veysa yang mengkhawatirkannya.
"kau benar. " ucap gicha yang juga mengkhawatirkannya.
I--------------------------------------------I
Di tempat pemakaman, Ardian yang melihat kuburan paman Yazerd.
"paman, beristirahatlah dengan tenang. " kata Ardian dengan pelan setelah menaruh beberapa bunga didekat kuburannya.
"Ardian. " panggil raja api yang kebetulan melihatnya lalu menghampirinya.
"raja api, aku, aku tidak bisa melindungi. " kata Ardian yang menahan air matanya setiap kali mengingat paman Yazerd.
__ADS_1
"tidak perlu menyalahkan dirimu sendiri Ardian, yang terjadi biarlah terjadi, kita tidak bisa melawan takdir yang sudah ditentukan, dulu saat aku seusia mu, aku juga merasakan hal yang sama seperti yang kau alami saat ini, tapi karena teman-teman ku, aku bisa bangkit dan terus maju seperti saat ini. " kata raja api.
"raja api, aku harus menjadi kuat dan lebih kuat agar bisa melindungi orang-orang yang berharga, aku tidak ingin kehilangan siapapun lagi. " kata Ardian setelah berhenti meneteskan air matanya.
"Ardian, sebelum itu aku akan bertanya kepada mu, apakah kau serius mengatakan ingin menguasai dunia ?. " tanya raja api dengan ekspresi serius.
"ya, aku serius. " jawab Ardian dengan ekspresi serius.
"walaupun itu artinya kau akan melawan seluruh dunia fantasia ini ?. " tanya raja api yang ingin memastikan.
"jika itu adalah jalan satu-satunya, aku tidak akan ragu berhadapan dengan siapapun yang mencoba menghalangi ku, walaupun aku harus melawan seluruh dunia ini sekalipun, aku tidak akan menyerah sampai impian ku terwujud. " jawab Ardian dengan bersungguh-sungguh.
"hmp, aku percaya kepada mu, Ardian. " kata raja api tersenyum kecil setelah mendengar perkataan Ardian itu.
"huh. " Ardian yang terkejut mendengarnya.
"apapun jalan yang kau pilih, dirimu sendiri lah yang menentukannya. " kata raja api sebelum pergi.
"(paman Yazerd, tunggulah, aku pasti akan menjadi ninja kuat seperti mu). " kata Ardian didalam hatinya sebelum meninggalkan makam paman Yazerd.
I--------------------------------------------I
sementara itu, di kota Sonase, sonik yang melapor kepada raja petir..........
"perang sudah berhasil diatasi, tapi dalang di balik perang tidak berhasil di tangkap, menurut laporan saat ini, semua berawal dari, pemimpin kota bintang sementara, Pangeran Nyoren dihasut oleh jubah hitam dan iblis api untuk menyerang kota zenai karena mengira kota zenai menangkap kedua orang tuanya. " jawab Sonik yang melapor kepada raja petir.
"begitu ya, teruslah cari informasi, (kau pasti sangat kerepotan ya, Zeyra). " kata raja petir yang duduk di singgasananya.
"baik. " ucap Sonik.
"ngomong-ngomong, dimana Sonsu ?. " tanya raja petir.
"Sonsu, telah gugur. " kata Sonik yang terlihat kesulitan saat mengatakannya.
"begitu ya, apakah dia sudah dimakamkan ?. " tanya raja petir.
"sudah dari pagi hari tadi. " jawab Sonik.
setelah itu raja petir pun berniat untuk pergi ke makamnya setelah perkejaan nya selesai di sore hari.
__ADS_1
I--------------------------------------------I
di hutan, jaylain yang menyelidiki jejak dari perang itu, dia bertemu dengan isel yang terlihat seperti sedang merenungkan dirinya di bawah pohon.
"hey, sedang apa kau ?. " tanya jaylain yang kebetulan lewat dan melihatnya.
"huh, siapa kau. " isel yang terkejut saat membuka matanya.
"jangan bertanya balik, katakan apa yang kau lakukan disini ?. " tanya jaylain.
"aku sedang merenungkan diriku. " jawab isel yang terlihat sedikit kesal saat membicarakannya dengan orang lain.
"merenung, untuk apa, apakah kau melakukan perbuatan buruk ?. " tanya jaylain yang penasaran.
"ya, seperti itulah, sebelum dia tiada aku bertarung dengannya, dia juga tidak membunuhku walaupun aku sudah berkhianat. " kata isel dengan ekspresi resah.
"siapa yang kau maksud itu ?. " tanya jaylain.
"paman Yazerd. " jawab isel.
"huh. " jaylain yang seketika terkejut mendengarnya.
"sekarang aku menyesali perbuatan ku karena sudah bersekutu dengan jubah hitam, aku sadar jika yang kulakukan selama ini adalah kebodohan ku karena merasa iri, sekarang aku tidak tahu apa yang harus kulakukan. " kata isel.
"jika kau benar-benar menyesalinya, kau harus menebus kesalahan mu dengan tindakan, mungkin ada yang sudah tidak percaya lagi dengan mu, tapi jika kau benar-benar menyesal dari lubuk hatimu jangan ragu untuk melakukan hal baik dengan tindakan, terkadang kekuatan itu tidak menyelesaikan semuanya. " kata jaylain yang merasa dirinya sama seperti dia dulu.
"huh, begitu ya, walaupun kau terlihat masih baru menjadi seorang ninja, kau mempunyai pengalaman yang lebih banyak dari ku ya. " kata isel tersenyum saat dirinya sudah mendapatkan jawaban yang pasti.
"hmp, aku bisa mengatakannya karena aku pernah mengalami hal yang sama dengan mu, untuk menebus kesalahan dengan tindakan itu seperti melakukan hal yang bisa dilakukan, salah satu teman ku pernah mengatakan itu kepada ku. " kata jaylain sebelum pergi melanjutkan penyelidikannya di hutan itu.
"hey ninja muda, siapa namamu ?. " tanya isel saat jaylain belum jauh.
"jaylain. " jawab jaylain melirik kebelakang sambil tersenyum kecil.
"terimakasih banyak atas saran mu. " ucap isel.
dari kejauhan jaylain hanya melambaikan tangan kanannya.
setelah beberapa hari kemudian, seluruh kota zenai pun pulih kembali seperti sediakala.
__ADS_1
Ark selanjutnya akan berlanjut di kota Ombak.
BERSAMBUNG.............