Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
selamat datang kembali


__ADS_3

Episode 141


setelah beberapa hari kemudian, Ardian pun akhirnya bisa keluar dari tempat pemulihan, setelah menjalani pemeriksaan yang agak lama, keesokan harinya, nenek zenah pun menjemput Ardian untuk pulang.


"nenek. " ucap Ardian saat melihat nenek zenah mendatangi ruangannya.


"Ardian, hari ini ini kau sudah bisa pulang, bagaimana dengan kondisi mu saat ini ?. " tanya nenek zenah.


"aku sudah lebih baik, kalau bisa aku ingin cepat cepat ke rumah bertemu dengan semuanya, aku tidak ingin membuat mereka khawatir. " jawab Ardian dengan bersemangat.


"begitu ya. " ucap nenek zenah dengan ekspresi kaku.


"ada apa nek ?. " tanya Ardian yang melihatnya.


"kau akan tahu saat kembali ke rumah nanti. " jawab nenek zenah sambil memejamkan matanya.


setelah beberapa saat kemudian, Ardian dan nenek zenah pun keluar dari tempat pemulihan lalu menuju ke rumah, sesampainya di depan rumah terlihat beberapa saudara dan teman-temannya sedang menunggu Ardian dan menyambutnya dengan senyuman.


"lihat, Ardian sudah datang. " kata gerad yang melihatnya di gerbang rumah.


"kakak !!. " teriak Nina sambil melambaikan tangannya.


"Ardian, syukurlah kau baik-baik saja !!. " teriak Alan dari kejauhan sambil melambaikan tangannya.


Ardian yang melihatnya pun membalasnya dengan melambaikan tangan kanannya.


"semuanya, Ardian sudah datang. " kata gerad yang memberitahu semuanya yang ada didalam rumah.


"benarkah. " ucap mbak ciria yang senang saat mendengarnya.


"syukurlah. " ucap Lina.


"ayo kita lihat. " Lisa.


"semuanya, aku pulang. " kata Ardian saat sampai di rumah.

__ADS_1


"kakak, syukurlah kakak baik-baik saja. " ucap Nina yang sontak memeluknya dengan erat sambil meneteskan air matanya karena senang.


"jangan terlalu memaksakan dirimu. " kata Alan sambil menyentuh pundak Ardian dengan ekspresi senang.


nenek zenah yang melihatnya pun ikut senang kemudian masuk kedalam rumah dan membuat kan teh untuk mereka semua.


"ayo kita rayakan, untuk kesembuhan Ardian, bersulang. " kata gerad saat hendak meminum teh nya.


"semuanya, maaf sudah merepotkan kalian, aku tahu jika tindakan ku waktu itu terlalu nekat dan membahayakan, tapi berkat bantuan kalian, aku sangat tertolong. " kata Ardian sambil melihat ke bawah teh nya.


"apa yang kau bicarakan, kita semua adalah teman kan, sudah sewajarnya kami tolong menolong, kau tidak perlu menyesali tindakan mu waktu itu, lagipula tidak ada orang yang mempunyai keberanian seperti mu disini, berkat kaulah Nina bisa selamat. " kata mbak ciria.


"itu benar, kau bahkan sampai bisa mengalahkan iblis itu. " ucap grane.


"semuanya. " ucap Ardian dengan ekspresi senang dan terharu.


"Ardian, sebenarnya ada satu hal yang ingin kami tanyakan kepada mu. " kata mbak ciria.


"apa, katakan saja. " ucap Ardian sambil meminum teh nya.


"apakah banar kau sudah bisa mengendalikan naga yang ada didalam tubuh mu itu ?. " tanya Mbak ciria.


"tapi bagaimana cara mu bisa melakukan nya ? " tanya Mbak ciria yang penasaran.


"banyak hal yang sudah terjadi, mulai saat aku tidak bisa mengendalikan diriku waktu itu sampai aku bertarung melawan muzen, aku akan langsung ke intinya saja, sebenarnya alasan kenapa naga membenci manusia saat ini adalah karena dia merasa di khianati dan diperlakukan seperti monster, itu juga karena campur tangan iblis yang pernah bertarung dengan kakek 7 tahun yang lalu. " jawab Ardian.


"iblis. " ucap mbak ciria yang terkejut saat mendengarnya.


"darimana kau bisa tahu ?. " tanya gerad yang masih ragu.


"kakek sendiri yang memberitahu ku, saat aku tidak sadarkan diri dan kupikir aku sudah mati karena serangan yang besar dari muzen, tiba-tiba saja aku berada di alam bawah sadar yang gelap, berbeda dengan alam bawah sadar saat aku berbicara dengan naga, alam bawah sadar itu sangat gelap hingga aku melihat sebuah cahaya yang membuat ku bisa bertemu dengan kakek, sebenarnya ada banyak hal yang ingin kutanyakan kepadanya, tapi kakek tidak mempunyai banyak waktu, dia hanya menyampaikan kebenaran tentang kejadian 7 tahun yang lalu dan memberiku beberapa nasehat pendek yang memotivasi. " jawab Ardian.


"lalu apa hubungannya dengan naga yang sekarang sudah bisa kau kendalikan ?. " tanya Mbak ciria.


"kebenaran 7 tahun yang lalu, bagiku itu sudah cukup untuk menjawab beberapa pertanyaan ku kepada kakek, naga hanya menginginkan kebebasan, terbang di langit yang biru dan hidup dengan damai, itu juga seperti impian ku sendiri yang menginginkan kedamaian di dunia ini, waktu itu emosi ku keluar saat melihat muzen yang hendak mengambil kalung Nina, tanpa kusadari segel yang ada didalam tubuh ku perlahan-lahan retak kemudian hancur. " jawab Ardian.

__ADS_1


"tunggu, bukankah itu berbahaya ?. " tanya Mbak ciria yang terkejut saat mendengar perkataan Ardian.


"ya, aku juga tahu itu, tapi waktu itu sebelum naga yang ada di dalam tubuh ku ini pergi, aku bilang kepadanya jika kebebasan yang sebenarnya bukan hanya terbang di langit yang biru, terkadang walaupun sudah bebas, kebebasan itu hanya untuk sementara, tidak ada yang bisa lari dari hukum dunia ini, karena itu aku bilang kepadanya jika kebebasan yang sebenarnya itu adalah kebebasan untuk hidup damai tanpa ada perselisihan ataupun peperangan, menurut ku itulah arti dari kebebasan. " jawab Ardian dengan ekspresi serius.


"jadi karena itu naga yang ada didalam tubuh mu itu bisa kau kendalikan ?. " tanya gerad.


"ya, aku bersyukur dia bisa memahami perkataan ku itu, walaupun sepertinya dia masih membenci dengan manusia tapi dia bisa diajak untuk berfikir dan berbicara dengan normal, dialah yang menyelamatkan ku saat hampir terbunuh oleh iblis muzen waktu itu, dia juga menyalurkan kekuatan nya kepada ku, serta membantu ku untuk bertarung bersama, melakukan kombinasi serangan dan akhirnya kami bisa mengalahkan iblis muzen itu dengan kekuatan kerja sama kami, sampai kapanpun dia adalah partner ku, karena kekuatan dasarnya adalah api, aku memanggilnya naga api. " jawab Ardian dengan bersemangat.


dengan seketika rasa penasaran mereka semua pun langsung hilang setelah mendengar jawaban Ardian itu.


"ternyata begitu. " ucap grane.


"hebat sekali. " ucap Lina.


"itulah Ardian. " kata Alan sambil tersenyum.


"hmp, akhirnya kau berhasil juga, Ardian. " kata paman Yazerd yang juga ikut mendengarkan ceritanya sambil tersenyum kecil.


"ya, aku sudah melakukanya, paman. " ucap Ardian didalam hatinya yang senang.


lalu beberapa saat kemudian, kedua orang tua Nina pun datang.


"nak Ardian, syukurlah kau sudah sehat. " kata ayahnya Nina saat melihat Ardian.


"Anda..... " ucap Ardian yang tidak tahu harus memanggil nya apa.


"panggil saja aku pak hizard. " kata ayahnya Nina itu.


"kalau aku panggil saja Bu Nile. " kata ibunya Nina.


"baik. " ucap Ardian.


"kami kesini hanya untuk membicarakan sedikit soal naga dan juga mengucapkan salam perpisahan. " kata ayahnya Nina.


"huh, perpisahan. " ucap Ardian yang terkejut saat mendengarnya.

__ADS_1


Nina yang juga mendengarnya pun hanya menunduk ke bawah dengan ekspresi sedih.


BERSAMBUNG............


__ADS_2