Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
kekuatan esper nuble dan kondisi darurat kota zenai


__ADS_3

Episode 208


"portalnya sudah hampir menghilang. " ucap Opel yang terkejut saat melihatnya.


"aku mendengar suara seperti orang yang sedang bertarung. " kata Legis yang mendengar suara pertarungan raja api dengan jubah hitam.


"semuanya, menjauhlah sedikit, Ardian bisakah kau membantu ku. " pinta razord yang seperti mempunyai sebuah rencana.


"kak Razord, apakah kau mempunyai sebuah rencana ?. " tanya Alan.


"ya begitulah, tapi aku tidak tahu apakah ini bisa berhasil atau tidak. " jawab razord.


"apa yang harus kulakukan, kak razord ?. " tanya Ardian yang sudah siap mengikuti rencana razord.


"gunakanlah api biru mu untuk menyalurkan nya ke arah portal itu. " jawab razord dengan ekspresi serius.


"tunggu, bukankah itu bisa merusak portalnya. " kata Legis yang terkejut saat mendengar rencana razord itu.


"itu kemungkinan terburuknya, tapi dengan kekuatan ku aku akan mengubah sifat api biru milik Ardian itu. " kata razord.


"apa maksudnya ?. " tanya Opel.


"pada dasarnya api biru yang dikeluarkan oleh Ardian itu mempunyai sifat kekuatan jenis spirit, karena itu kekuatan nya sangat berpengaruh kepada para Undead sebelumnya, tapi kekuatan ku juga pada dasarnya sama dengan nya, hanya saja, kekuatan luar nya berlawanan, jika milik Ardian kekuatan spirit nya adalah kekuatan elemen api maka aku kekuatan spirit ku adalah kekuatan esper nuble. " jawab razord yang menjelaskan nya panjang lebar.


"kekuatan esper. " ucap mereka semua yang langsung terkejut saat mendengarnya.


"sepertinya kalian masih belum tahu banyak mengenai kekuatan-kekuatan yang ada di dunia ini ya, yang jelas kekuatan esper itu berbeda dengan kekuatan elemen pada umumnya, orang yang mempunyai kekuatan esper saat ini juga sangat langka dan tidak banyak juga orang yang tahu kekuatan itu, karena kekuatan esper itu sudah diluar akal sehat manusia, hal yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin, itulah yang disebut kekuatan esper. " kata razord menambahkan penjelasannya.


"jadi begitu, lalu kekuatan esper apa yang kak razord bisa lakukan ?. " tanya Legis yang penasaran.


"aku bisa merubah sifat-sifat materi benda maupun elemen dasar seseorang. " jawab razord.


"merubah sifat, apa yang akan terjadi dengan api biru ku nanti ?. " tanya Ardian.


"api biru mu nanti akan bisa memaksa portal itu terlihat jelas kembali, tapi waktunya tidak lebih dari 1 menit, karena api biru mu nanti akan cepat menghilang akibat sifatnya yang sudah diubah. " jawab razord.


"berarti itu seperti mengubah dalamnya tapi tidak mempengaruhi luar nya, tapi hanya berlaku untuk sementara, apakah benar seperti itu. " kata Zela yang menggunakan logika nya.


"kau cepat sekali mengerti ya, intinya seperti itulah, kekuatan esper juga ada batas nya. " kata razord.


"baiklah, aku akan mengikuti rencananya, ayo kita lakukan, kak razord. " kata Ardian dengan bersemangat.

__ADS_1


"ya. " ucap razord memulai rencananya itu.


Sementara itu di dalam kerajaan kota zenai..........


"tidak akan kubiarkan kau menghancurkan portalnya. " kata raja api menahan serangan jubah hitam itu.


"hmp, kau tidaklah sekuat dulu jika tidak memakai pedang api itu, aku bisa mengalahkan mu sekarang. " kata jubah hitam yang menyerang raja api dengan tebasan sabit beruntun nya.


"cih. " ucap raja api yang mulai agak kewalahan menghadapi jubah hitam.


"(bagaimana ini, anak-anak, cepatlah). " ucap Professor nemasis yang tidak bisa berbuat apa-apa sambil memejamkan matanya dan terus berharap Ardian dan lainnya lekas kembali.


tidak lama kemudian raja Api yang kewalahan pun dapat dihempaskan oleh jubah hitam saat pertarungan di atas langit-langit kerajaan, sehingga raja api pun jatuh ke bawah dengan keras dan terkapar di lantai tidak berdaya dengan pedang nya yang sudah terbuang jauh.


"raja api, bertahanlah. " ucap profesor nemasis yang khawatir dengan keadaan raja api itu.


"aku baik-baik saja, jubah hitam, ini sudah hampir 1 Minggu sejak kau membuang ketiga penjaga terkuat kami, aku tidak akan memaafkan mu, kau harus menyesali perbuatan mu. " kata raja api dengan lantang.


"hmp, sudah cukup lama ya, kulihat alat itu juga tidak bisa bertahan lebih lama, tapi walaupun begitu aku akan menghancurkan nya berkeping-keping agar kalian tidak bisa mengunakan nya lagi saat pertarungan besar nanti. " kata jubah hitam sambil tersenyum kecil menghempaskan raja api untuk kedua kalinya lalu perlahan-lahan berjalan ke arah mesin itu.


"berhenti, aku tidak akan membiarkan mu menyentuhnya. " kata Professor nemasis memberanikan dirinya menghadang jubah hitam yang hendak menghancurkan mesin perpindahan tempat itu.


Professor nemasis pun hanya diam dan masih merentangkan kedua tangannya sambil memejamkan matanya.


"cih, keras kepala sekali. " kata jubah hitam yang hendak mengayunkan sabit nya tepat ke arah kepalanya itu.


"professor nemasis !!. " teriak raja api yang tidak berdaya dengan kondisi nya yang terkapar di lantai kerajaan itu.


tiba-tiba saja dari portal itu keluar ketiga penjaga terkuat kota zenai yang langsung memblokir serangan sabit jubah hitam itu.


"hampir saja, beruntung kita datang tepat waktu. " kata Stalker yang membentuk formasi pertahanan yang melindungi Professor nemasis dibelakangnya itu.


"cih, kenapa kalian bisa kembali. " ucap jubah hitam dengan ekspresi kesal saat melihat ketiga penjaga terkuat kota zenai itu kembali.


"hmp, kami mempunyai junior junior yang bisa diandalkan. " kata bendow.


"hampir saja portalnya tertutup. " kata Ardian yang jatuh bersama teman-temannya saat memaksa masuk ke portal itu yang hendak menghilang sebelumnya.


"tidak ada yang tertinggal, semuanya ? " tanya Legis yang langsung berdiri mengecek mereka semua.


"sepertinya sudah semuanya. " jawab Opel yang sudah memastikannya.

__ADS_1


"syukurlah kalau begitu. " ucap Ardian yang merasa lega.


"kau. " ucap razord yang terlihat sangat kesal saat melihat jubah hitam itu.


"cih, sepertinya rencana ku untuk menghancurkan mesin itu gagal ya, kurasa hanya sampai sejauh ini saja, dalam 3 hari, kota bintang akan menyerang kota zenai, setelah kejadian semua ini aku jadi ragu, apakah kota zenai mempunyai persiapan untuk perang, aku akan kembali melihat kota zenai setelah semuanya rata. " kata jubah hitam yang langsung pergi mengeluarkan asap hitam tanpa meninggalkan jejak sambil tertawa dengan jahat.


"(cih, jubah hitam). " ucap Ardian yang kesal saat melihatnya tadi.


"ayah, bertahanlah. " ucap Legis yang langsung menghampiri ayahnya itu.


"syukurlah kalian kembali dengan selamat. " ucap raja Api yang lega dan senang saat melihat mereka semua kembali.


setelah kejadian penyerangan itu, raja api pun diistirahatkan didalam kamarnya untuk sementara waktu, Professor nemasis juga membawa kembali mesin perpindahan tempat itu ke laboratorium nya dan menyimpannya kedalam ruangan yang aman serta terjaga, Ardian dengan beberapa temannya serta Zahra bersama teman-temannya pun pergi ke atas bukit kota zenai untuk refreshing sejenak mencari udara segar di sore hari itu.


"apakah kita masih mempunyai waktu untuk persiapan untuk menghadapi perang itu. " kata Opel yang khawatir.


"kondisi raja api juga tidak terlalu baik. " ucap Nizar yang juga khawatir.


"sepertinya kita yang harus memutuskannya menghadapi perang itu. " kata Ardian dengan ekspresi gelisah.


"aku juga berfikir begitu. " ucap gacha sambil memejamkan matanya dengan ekspresi tenang.


Zela yang duduk di sebuah kursi panjang yang ada di taman bukit itu........


"Zela. " ucap Zahra yang memanggilnya.


"huh, akhirnya kau memanggilku dengan namaku ya. " kata Zela sambil tersenyum kecil.


"sampingkan dulu soal itu, sepertinya kalian semua seperti hendak menghadapi sesuatu yang besar ya. " kata Zahra yang duduk di sampingnya.


"begitulah, 3 hari dari sekarang, kota zenai akan berperang dengan kota bintang. " kata Zela dengan ekspresi tenang.


"kalau begitu aku dan teman-temanku akan membantu kalian berperang. " kata Zahra yang seperti sudah memutuskannya bersama teman-temannya.


"huh, kenapa. " ucap Zela yang terkejut saat mendengarnya.


"kau bilang tidak ada alasan untuk menolong seseorang kan, apalagi kita sudah berteman, kalian juga sudah banyak membantu kami di kota kegelapan sebelumnya, jadi sekarang kami yang akan membantu kalian di saat perang nanti. " kata Zahra sambil tersenyum kecil.


"kurasa aku hanya bisa mengucapkan terimakasih. " ucap Zela sambil tersenyum kecil.


BERSAMBUNG...........

__ADS_1


__ADS_2