Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Perpisahan paman Yazerd


__ADS_3

Episode 228


"iblis api, tujuan ku di sini sudah selesai, bagaimana dengan mu ?. " tanya jubah hitam dengan pelan.


"aku akan tetap disini membalaskan dendam ku, saat ini juga aku akan menguasai kota zenai. " kata iblis api dengan ekspresi serius.


"begitu ya, ada satu hal yang ingin ku peringatkan sebelum pergi. " kata jubah hitam.


"apa ?. " tanya iblis api.


"jangan menganggap remeh kota ini, kau hanya mempunyai peluang di bawah lima puluh persen untuk menguasainya. " jawab jubah hitam.


"apa maksud dari perkataan mu itu ?. " tanya iblis api dengan ekspresi serius.


"kau akan segera mengetahuinya, aku sendiri tidak mempunyai niatan untuk menguasai kota ini, tapi suatu saat aku akan menghancurkannya dengan kedua tangan ku sendiri. " jawab jubah hitam.


"itu terlalu lama, mau sampai kapan kau akan menunggu. " kata iblis api yang sedikit mengejeknya.


"hmp, selama apapun aku pasti akan menunggu nya. " kata jubah hitam sambil tersenyum kecil lalu menghilang tanpa jejak.


"dasar orang yang terlalu sabar. " kata iblis api sambil menghela nafas.


garen yang sebelumnya terlempar pun kembali dengan dahi nya yang berdarah tapi masih menggunakan mode petir kegelapan nya.


"dimana jubah hitam ?. " tanya garen saat kembali.


"mulai dari sini, aku yang akan menggantikan jubah hitam bertarung. " jawab iblis api dengan aura panas yang keluar dari dalam tubuhnya.


"kekuatan apa ini, seluruh hawa panas berkumpul di sekitar tubuh iblis api. " kata Sonik yang memantau dari kejauhan.


"hahahaha, sekarang tidak ada yang bisa mengalahkan ku, dengan kekuatan ini aku akan menguasai kota zenai. " kata iblis api tertawa dengan jahat.


Sementara itu Ardian yang baru saja sampai di sana, terkejut melihat paman Yazerd yang tergeletak di tanah dengan berlumuran darah itu.


"paman !!. " teriak Ardian yang langsung berlari ke arah paman Yazerd.


"ini tidak mungkin kan. " kata Nizar yang terkejut melihat pamannya itu lalu berlari menghampirinya.


"paman, paman, bertahanlah, kumohon buka mata mu, paman !!. " kata Ardian yang berulang kali memanggilnya.


"Ardian......., Nizar..... " panggil paman Yazerd yang dalam keadaan sekarat itu.


"paman, apa yang terjadi ?. " tanya Nizar sambil memegang tangan paman Yazerd.

__ADS_1


"jubah hitam telah mengambil kekuatan esper teleportasi. " kata paman. Yazerd.


"huh, kekuatan paman diambil. " kata Ardian yang terkejut mendengarnya.


"tidak, dari awal kekuatan itu adalah miliknya, aku yang membawa kekuatannya itu karena perintah kakek jelan. " kata paman Yazerd.


"tapi, kenapa ?. " tanya Ardian yang meneteskan air mata didepan paman Yazerd.


"jubah hitam menginginkan kehancuran dunia, dia sangat membenci dunia ini karena merasa diasingkan dan dibuang oleh takdir, kekuatan kegelapan sejati telah merasuki dirinya, dia sudah kembali setelah disegel, bahkan sekarang dia sudah sangat kuat, tolong kabulkanlah permintaan terakhir ku. " pinta paman Yazerd.


"paman tolong jangan katakan yang terakhir. " kata Nizar yang menangisi nya.


"tetaplah hidup di jalan yang benar dan jangan sampai jatuh di jalan kegelapan seperti........, (pada akhirnya aku tidak bisa memberitahu mereka berdua mengenai saudaranya jubah hitam itu, menyedihkan sekali). " kata paman Yazerd yang belum menyelesaikan perkataannya lalu menghembuskan nafas terakhir nya.


"paman !!, aaaarrggghhh. " teriak Ardian yang hanya bisa menangisi kepergiannya.


"paman. " ucap Nizar yang juga menangisi kepergiannya.


beberapa saat kemudian setelah mengingat kenangannya bersama paman Yazerd, Ardian pun merunduk terdiam sejenak.


"kakak ?. " panggil Nizar yang merasakan kekuatan besar muncul dari dalam tubuh Ardian.


"Nizar, aku sudah memutuskannya. " kata Ardian yang masih merunduk kan kepalanya.


"aku akan tetap hidup melanjutkan perjuangan paman Yazerd, sampai dunia damai, aku tidak akan menyerah. " kata Ardian yang langsung menegakkan kepalanya dengan mata membara.


"kakak. " ucap Nizar yang hanya bisa terdiam melihatnya.


"untuk pertama-tama, aku akan mengakhiri peperangan ini. " kata Ardian dengan ekspresi serius melihat iblis api dari kejauhan.


I--------------------------------------------I


Di tempat sebelumnya, Teman-teman Ardian yang masih berada di sana............


"Zela, sebenarnya seberapa kuat Ardian itu bisa berkembang ?. " tanya Zahra yang duduk disampingnya.


"huh, kau juga menyadarinya ya. " kata Zela sambil tersenyum kecil.


"setiap kali ada sesuatu yang terjadi di sekitarnya, aku merasakan kekuatan keinginan yang sangat tinggi, kekuatannya itu bisa diibaratkan seperti denyutan nadi. " kata Zahra yang penasaran.


"Zahra, sebenarnya jawabannya sangat sederhana, dia bisa menjadi kuat dan terus berkembang itu karena keteguhan tekadnya mencapai sesuatu, kekuatannya untuk mencapai sesuatu itu seperti tidak ada batasannya. " kata Zela.


I--------------------------------------------I

__ADS_1


Di lain tempat, raja api yang berusaha menghentikan ambisi Iblis api............


"*Z*eyra, jika kau tidak ingin melihat kota ini hancur, berikanlah pedang dan enemble api itu kepada ku !!. " kata iblis api yang mengancamnya saat beradu pedang dengan raja api.


"aku menolak, lagipula aku sudah tidak memegang keduanya. " kata raja api dengan ekspresi serius.


"hmp, kau pasti akan sangat menyesal karena sudah mempercayakannya kepada anak itu. " kata iblis api sambil tersenyum kecil mencoba memprovokasinya.


"jangan meremehkan anak itu. " ucap raja api yang juga tersenyum kecil.


"cih, padahal kau sudah terpojok tapi masih bisa sombong ya, rasakan ini, ledakan neraka !!. " kata iblis api sambil mengeluarkan api ledakan yang kuat ke arah raja api hingga terhempas ke belakang.


"aaaarrggghhh !!. " teriak raja api saat terhempas dan jatuh setelah terkena ledakan itu.


"hmp, ada apa zeyra, kau sudah tidak sekuat dulu, apakah kau sudah lemah karena tidak menggunakan pedang dan enemble api itu. " kata iblis api sambil tersenyum sombong.


"uhuk, uhuk, uhuk. " raja api yang sudah batuk darah dan tidak bisa bertarung lagi.


"akan ku akhiri penderitaan mu sekarang juga, sahabatku zeyra. "


"hentikan !!. " teriak garen yang sudah mencapai batas penggunaan mode api kegelapan sebelumnya.


"selamat tinggal. " kata iblis api saat hendak menebas kepala raja api.


saat iblis api sudah mengangkat dan hendak menebas kepala raja api, sebuah bola api melaju cepat ke arah iblis api dan menangkis pedangnya dengan pedang api seketika semua yang melihatnya pun langsung terkejut.


"kenapa dia bisa....... " kata Venar yang terkejut melihatnya.


"huh, itu bohong kan. " kata Ezen yang juga terkejut.


"huh. " garen yang terdiam melihatnya.


"tidak mungkin, bukankah itu, Ardian !!. " kata Sonik yang terkejut melihatnya.


"Ardian. " ucap raja api yang terkejut melihatnya tepat didepannya.


"cih, dasar anak ini, mengganggu saja. " kata iblis api yang sedikit kesal.


"aku tidak mau lagi melihat seseorang yang berharga terbunuh lagi didepan mata ku !!. " kata Ardian lantang sambil menatap iblis api dengan mata yang membara.


"kebetulan sekali, aku akan merebut pedang dan enemble api yang kau bawa itu. " kata iblis api sambil tersenyum kecil.


"coba saja, Iblis api. " ucap Ardian dengan ekspresi serius.

__ADS_1


BERSAMBUNG...............


__ADS_2