Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
battle Final


__ADS_3

episode 45


"baiklah, semua ayo berkumpul di arena untuk melihat battle finalnya. " kata niver sensei yang baru saja datang ke dalam kelas.


akhirnya semua orang pun berkumpul di arena termasuk masyarakat kota zenai.


di atas arena......


"sensei, kenapa sampai mengundang masyarakat untuk melihat battle finalnya. " tanya veysa dengan heran.


"hahahaha, sebenarnya ini permintaan kepala sekolah, jadi masyarakat kota zenai diundang untuk melihat kekuatan sejati para generasi ini. " jawab niver sensei sambil tertawa.


"begitu ya, kalau tidak salah generasi sebelumnya adalah generasinya niver sensei kan. " tanya gicha.


"tidak, generasi sebelumnya adalah para pengguna pedang elemen, sensei lah yang menjadi guru mereka saat pertama kali. " jawab niver sensei.


"pengguna pedang elemen ?, seperti apa itu sensei ?. " tanya Opel.


"para petarung yang menggunakan pedang dengan kekuatannya, mereka menyatukan kekuatan elemen didalam pedang itu sebagai senjata, bisa dibilang pedang yang digunakan sebagai media alat, kekuatan mereka sendirilah lah yang mengisi pedang tersebut. " jawab niver sensei.


"lalu dimana mer**eka sekarang sensei ?. " tanya veysa.


"mereka menjadi ninja luar yang ditugaskan oleh raja api untuk mengembara mencari informasi dan menyelesaikan misi rahasia atas perintah raja api. " kata niver sensei.


"begitu ya. " ucap veysa.


"sensei akan kembali sekarang, berikan lah dukungan kepada teman kalian yang ikut battle final ini. " kata niver sensei sambil berjalan meninggalkan mereka dan melambaikan tangannya.


"tentu saja, terimakasih sensei. " ucap legis dengan pelan sambil tersenyum.

__ADS_1


"akhirnya tiba saatnya yang aku tunggu tunggu. " kata Rowi dengan bersemangat.


"baiklah, battle final akan segera dimulai, para penonton silahkan duduk dengan teratur, final ini akan dilakukan 3 orang yang saling mengalahkan, yang masuk ke final adalah Ardian, Rowi, dan jaylain, silahkan maju kedepan battle arena !!. " kata niver sensei dengan keras dan bersemangat.


"tenangkan lah dirimu, Ardian. " ucap Ardian didalam hatinya sambil melihat Rowi dan jaylain.


"Rowi, kau yang pertama, aku akan menunggu. " kata jaylain sambil duduk dan melakukan semedi ketenangan untuk meningkatkan kekuatannya.


"aku tidak bisa menghentikannya, ini perintah dari kepala sekolah dan raja api, sepertinya aku hanya harus memperhatikan apa yang akan terjadi selanjutnya. " kata niver sensei didalam hatinya dengan gelisah.


"bagiamana ini, jaylain bisa menyerang kapan saja kan. " kata Opel.


"sebenarnya apa yang sedang dilakukannya. " ucap legis sambil memperhatikan jaylain yang sedang duduk tenang.


"baiklah, battle final dimulai !!. " teriak niver sensei dengan keras.


--------------------------------------------


di atas arena......


"apakah dia akan baik-baik saja. " tanya veysa.


"tenang saja, kakakku sudah berlatih sangat keras, dia tidak akan kalah sebelum melawan jaylain, katanya. " jawab Nizar dengan bersemangat.


"begitu ya. " ucap veysa.


"apa yang akan kau lakukan sekarang, Ardian. " kata legis didalam hatinya.


--------------------------------------------

__ADS_1


di arena battle........


"aku tidak akan kalah sebelum melawan jaylain. " ucap Ardian didalam hatinya sambil mengeluarkan hawa panas dari tubuhnya.


Ardian pun langsung berlari menuju Rowi, tetapi Rowi menangkis serangan Ardian dengan sangat mudah karena dia menggunakan senjata tombak panjangnya untuk melindungi dirinya sendiri.


"sepertinya kau mempunyai semangat yang bagus, tetapi kau tidak akan pernah bisa mengalahkan ku !!. " kata Rowi sambil menangkis serangan pukulan berapi dari Ardian.


"aku akan mengalahkan mu !!. " ucap Ardian sambil memukul tombak panjangnya Rowi dengan keras sampai sampai Rowi terpental.


--------------------------------------------


di atas arena......


"tidak mungkin, Ardian bisa membuat Rowi terpental walaupun sedikit. " kata Rega dengan terkejut.


"sepertinya Ardian sudah mulai bersemangat. " kata legis.


"kalau begitu ayo kita dukung Ardian. " ucap Opel dengan bersemangat.


"ya !!, ayo Ardian !!. " teriak teman teman Ardian dari atas arena yang memberi sorakan kepadanya.


-----------------------------------------


di area battle.........


"terimakasih teman-teman, sekarang aku sudah mulai bersemangat. " kata Ardian didalam hatinya sambil tersenyum.


BERSAMBUNG............

__ADS_1


__ADS_2