
episode 21
setelah sampai di battle terakhir Alan melawan mican, akhirnya selesai dengan pemenangnya adalah Alan, sesi battle pertama pun akhirnya selesai, seluruh siswa sudah diperbolehkan untuk pulang dan beristirahat di rumah, lalu raja api, niver sensei, Kirana sensei, Sera sensei dan kepala sekolah mengadakan rapat penilaian battle sesi pertama.
"baiklah, kita mulai penilaiannya, " ucap raja api.
"aku sudah memperhatikan semua siswa yang berbakat maupun yang masih kurang, kita mulai dari saat battle pertama. " kata niver sensei.
__ADS_1
"kalau tidak salah battle pertama itu pertarungan antara Peter dengan Opel kan ?. " kata Kirana sensei.
"ya, benar, Opel, dia mempunyai kekuatan elemen petir walaupun sekarang dia masih belajar menggunakan jurus andalannya tetapi dia sudah bisa membuktikan elemen petir nya mempunyai dampak kejut, lalu Peter, dulu dia salah satu murid nakal dikelas, tetapi sepertinya dia sudah berubah dan bisa berteman akrab dengan sesama. kemampuan nya adalah elemen kilat, berbeda dengan elemen petir, elemen kilat mampu memberikan serangan yang besar tetapi memerlukan tenaga yang besar untuk melakukan charge, " kata niver sensei panjang lebar.
"begitu ya, lebih tepatnya di sebut pertarungan adu listrik. " kata raja api.
"saat itu aku tidak menyangka jika anak pengguna bayangan yang mempunyai stack kekuatan bisa kalah dengan tipuan dari bocah es itu. " kata Kirana sensei sambil tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
"hey, hey, sudah cukup, biarkan niver sensei yang menjelaskannya. " kata kepala sekolah.
"baiklah, akan ku mulai dari gicha, gicha adalah adik kedua dari Opel, dia tidak mempunyai elemen, dia mendapatkan kekuatan turun temurun oleh ibunya yang merupakan pengguna kekuatan bayangan, walaupun bukan jenis elemen tetapi kekuatan bayangan itu ada dan nyata, dikatakan juga itu adalah kekuatan yang langka keberadaannya juga sedikit, gicha dia mempunyai kemampuan memanipulasi kekuatan bayangannya menggunakan stack kekuatan yang mampu memberikan serangan yang menyakitkan bila terus menerus melakukan serangan bayangan tetapi saat ini gicha masih terbatas untuk melakukan serangan itu karena serangan itu menghabiskan banyak sekali tenaga jika sudah mencapai kurang lebih 30 stack, lalu veysa, dia mempunyai elemen es, dia sudah bisa menggunakan beeberapa teknik es yang diajarkan oleh orangtuanya, dia sangat memperhatikan batas kekuatannya dan mampu menghemat tenaga, dia tidak mau jika serangannya itu menjadi sia-sia maka dari itu ia selalu menunggu lawannya untuk menyerangnya terlebih dahulu, dia juga termasuk murid yang jenius dikelas, dia ramah dan punya banyak teman, " kata niver sensei dengan panjang lebar.
"lumayan juga, selanjutnya. " ucap kepala sekolah.
"battle ke tiga, gacha melawan bari, bisa dibilang itu pertarungan antar monster, mereka berdua mampu mengeluarkan monster yang sudah mereka jinakkan atau rawat, akan ku mulai dari gacha, dia adalah adik pertama Opel, kekuatannya sama dengan gicha, hanya saja lebih besar, dia juga mempunyai monster yang diwariskan oleh ibunya, kemampuannya sangat hebat dan mampu menggunakan trik bayangan yang mempunyai serangan penembus, tetapi dia itu walaupun salah satu murid yang jenius, dia jarang sekali bergaul, dia selalu menyendiri dan tidak peduli dengan teman temannya lakukan, dia selalu menjadi bayangan diantara teman-temannya, lalu bari, dia mempunyai kemampuan mengeluarkan monster ular berkepala tiga, dulu dia selalu ada disisi Peter karena mereka berdua sudah menjadi teman akrab diwaktu kecil, bari lah yang menyadarkan Peter sehingga Peter sudah membuang kenakalannya, bari dia sangat terobsesi dengan hal yang logika dan pintar mencari alasan yang sangat logis, dia tidak terlalu jenius, dia biasanya bergantung dengan Peter sebagai partner sekaligus temannya. " kata terakhir niver sensei panjang lebar.
__ADS_1
BERSAMBUNG........