
Episode 178
setelah memasuki dataran ujung kota kegelapan yang mati itu, Ardian dan beberapa temannya yang ikut merasakan kehampaan di sana.
"inikah ujung kota kegelapan itu. " ucap Ardian yang merasakan kehampaan saat melihat disekitarnya.
"pantas saja kota ini disebut kota mati. " kata Alan.
"sebelum kita pergi tadi, Professor nemasis sempat memberikanku surat ini untuk mu. " kata Legis memberikan surat itu kepada Ardian.
"dari Professor nemasis. " ucap Ardian lalu membaca surat itu.
"ingatlah ini, portal penghubung nya hanya bertahan selama 1 Minggu karena itu apapun yang terjadi, kalian harus kembali sebelum hari itu, tetaplah waspada di sana dan jaga satu sama lain. " kata Professor nemasis dari surat yang di baca Ardian itu.
"teman-teman, ayo kita selamatkan ketiga penjaga terkuat kota zenai. " kata Ardian dengan bersemangat.
"ya. " ucap keenam temannya yang juga ikut bersemangat.
lalu saat berjalan cukup jauh dari portal itu, mereka sadar kalau mereka berada di sebuah bukit yang tinggi diantara lautan, setelah melihat pulau di bawahnya yang terdapat kota terlihat mati, sementara itu Legis yang dari tadi memberikan tanda di antara pepohonan untuk mengetahui keberadaan portal itu pun memberikan tanda terakhirnya dengan membuat tumpukan batu besar yang bisa dilihat dari pulau di bawah nya itu.
"apa yang kau lakukan, Legis ?. " tanya Opel.
"aku hanya memberikan sebuah tanda agar kita bisa mengetahui keberadaan portal itu nanti saat kembali. " jawab Legis yang sedang menumpuk batu besar saat berada di tebing.
"ouh begitu, kau cerdas juga, Legis. " ucap Opel.
"hehehe, sebenarnya ini adalah ide nya gacha. " kata Legis sambil tersenyum dan tertawa kecil.
"(sudah kuduga). " ucap Ardian didalam hatinya sambil melihat ke arah gacha.
gacha yang mendengarnya di belakang pun hanya memalingkan badannya kebelakang dan menyembunyikan ekspresi cemberut nya itu.
__ADS_1
"semuanya lihat, bukankah itu terlihat seperti sebuah bangunan tempat yang besar. " kata Nizar yang melihatnya di antara kabut yang menutupi pemandangan tempat itu.
"kau benar, itu terlihat seperti sebuah bangunan yang besar dan mengerikan. " kata Ardian yang juga bisa melihatnya dengan bantuan Otobot.
"lalu bagaimana caranya agar kita bisa ke sana, kita ini berada di ujung tebing bukit dan di antara lautan yang bergelombang. " kata Zela yang melihat disekitarnya.
"apakah kalian sanggup pergi ke pulau itu ?. " tanya seseorang yang berjubah tertutup datang tiba-tiba saja dibelakang mereka.
"siapa ?. " tanya Ardian yang terkejut.
kemudian orang berjubah tertutup itu perlahan-lahan membuka kerudung nya dan memperkenalkan dirinya.
"namaku razord, kalian pasti anak-anak yang berasal dari kota zenai kan. " kata razord memperkenalkan dirinya sambil tersenyum.
"bagaimana bisa tahu. " ucap Ardian yang terkejut saat mendengarnya.
"tunggu, aku pernah mendengar namanya dari asosiasi ninja, kalau tidak salah, kau juga seorang pengguna pedang laser kota zenai kan sekaligus angkatan Ninja generasi sebelum kami. " kata Legis yang baru saja teringat.
"ya, tepat sekali, hebat juga putra raja api bisa mengingat nama ku, panggil saja aku kak razord. " kata razord.
"aku menjalankan sebuah misi rahasia untuk memantau kota ini, aku sudah berada disini sekitar 3 tahun, tapi aku masih belum bisa kembali ke kota zenai. " jawab razord dengan ekspresi gelisah.
"huh, kenapa ?. " tanya Nizar.
"karena aku telah gagal menyelesaikan misi ku. " jawab razord.
"Gagal. " ucap Ardian yang terkejut saat mendengarnya.
"ya, sebelumnya aku mengambil misi yang berat agar bisa mempunyai kedudukan sama seperti stalker, saula dan bendow yang menjadi penjaga terkuat kota zenai itu, tapi pada akhirnya aku tidak sanggup melakukannya, aku gagal melindungi seseorang, orang itu mengorbankan dirinya untuk melindungi ku saat aku terpojok oleh pemimpin makhluk astral itu, padahal misi ku adalah untuk membebaskan orang itu dan melindunginya dengan nyawa ku apapun yang terjadi, aku benar-benar bodoh kan. " kata razord dengan ekspresi agak kesal saat menceritakan sekilas nya.
"kak razord, kami... " ucap Legis yang langsung di potong oleh razord.
__ADS_1
"sebaiknya kalian kembali saja ke kota zenai jika tidak ingin menyesal seperti ku. " kata razord yang langsung memotong perkataan Legis.
"tidak, kami sudah membulatkan tekad untuk menyelamatkan ketiga penjaga terkuat kota zenai itu apapun yang terjadi, tidak peduli apa yang akan terjadi nanti, kami akan tetap mencobanya, jika gagal kami tidak akan terus menyesalinya, semua orang bisa gagal, itu adalah hal yang wajar, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, jadi karena itu kami akan mencobanya meskipun kemungkinan berhasil nya sangat kecil. " kata Ardian yang sudah membulatkan tekadnya dengan ekspresi serius dan bersemangat.
"kenapa, kenapa kau bisa mempunyai pemikiran seperti itu ?. " tanya razord dengan ekspresi terkejut saat mendengar perkataan Ardian itu.
"karena suatu saat nanti aku ingin membuat seluruh dunia ini damai, walaupun gagal berkali-kali, aku akan terus mencobanya sampai berhasil. " jawab Ardian sambil menggenggam tangan kanannya.
setelah mendengar perkataan Ardian, razord pun terdiam sejenak dan merenungi nasibnya itu.
"manusia itu mempunyai kelebihan dan kelemahan tersendiri, kita bisa melakukan apa yang bisa kita lakukan, karena itu kami akan melakukannya yang bisa kami lakukan, tidak peduli walaupun gagal, setidaknya kami sudah berusaha keras. " kata gacha dengan ekspresi tenang.
"kurasa kalian benar, aku tidak seharusnya menyesali semua ini begitu lama, aku berhutang Budi kepada kalian, karena itu aku akan mengantarkan kalian ke pulau itu. " kata razord kemudian berdiri dan mencoba untuk tegar.
"bagaimana caranya ?. " tanya Opel.
"dengan kapal ku. " jawab razord sambil tersenyum.
lalu razord pun menyuruh Ardian dan teman-temannya untuk mengikutinya, tanpa disadari ternyata mereka sedang menuruni bukit itu dengan jalan yang curam dan agak membingungkan, lalu setelah berjalan menuruni bukit itu, Ardian dan teman-temannya langsung terkejut saat melihat sebuah kapal besar yang berada di pinggir lautan bukit itu.
"wah, ternyata benar kapal. " ucap Opel yang melihatnya dengan terkagum-kagum.
"kak razord, darimana kau mendapatkan kapal ini ?. " tanya Legis.
"aku mengambilnya saat aku berusaha kabur dari pemimpin makhluk astral setelah terpojok, saat itu aku nyaris saja terbunuh, tapi orang itu melindungi ku saat aku hendak ditusuk, orang itu memberikan ku sebuah peta yang menunjukkan letak kapal rahasia nya, sebelumnya dia bilang kalau kapal itu akan menjadi pelarian ku bersama orang itu tapi keadaan nya malah berubah setelah orang itu mengorbankan dirinya untuk melindungi ku. " kata razord.
"kak razord, aku mengerti perasaan mu, tapi menyesal juga tidak ada gunanya, kita juga harus melangkah maju demi orang itu juga. " kata Ardian.
"kau benar, ayo semuanya kita naik. " kata razord yang langsung bersemangat.
"ya. " ucap semuanya dengan bersemangat.
__ADS_1
kemudian mereka semua pun akhirnya memulai perjalanannya menuju ke pulau itu dengan berlayar menggunakan kapal yang besar milik razord, petualangan mereka di ujung kota kegelapan baru saja dimulai.......
BERSAMBUNG.........