Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Ujian akhir sekolah ninja


__ADS_3

Episode 174


lalu saat hendak pulang, tiba-tiba saja Legis mendatangi Ardian yang masih berjalan di lorong kelas.


"Ardian. " panggil Legis yang berlari menghampirinya.


"Legis, ada apa ?. " tanya Ardian yang menghentikan langkah kakinya.


"bisakah kau datang ke kedai biasanya. " pinta Legis.


"bisa saja, memangnya kenapa ?. " tanya Ardian.


"kita akan belajar bersama selama seminggu ini sebelum ujian, ada banyak teman kita yang juga ikut. " jawab Legis.


"kedengarannya bagus, aku pasti akan datang. " kata Ardian.


"kalau begitu sampai nanti, aku akan menunggumu di sana. " kata Legis yang langsung pergi.


"ya. " ucap Ardian yang masih melihat Legis dari kejauhan.


setelah pulang dari sekolah, beberapa saat kemudian Ardian pun pergi ke tempat kedai biasanya seperti yang dikatakan oleh Legis, sebelum pergi Ardian juga mengajak Nizar, lalu sesampainya di sana...........


"maaf agak terlambat. " ucap Ardian bersama dengan Nizar sesampainya di kedai melihat banyak teman-temannya yang datang.


"Ardian, akhirnya kau datang juga. " kata Opel.


"kami baru saja akan memulai nya. " kata gicha.


"ngomong-ngomong dimana gacha, apa dia tidak ikut ?. " tanya Ardian.


"dia bilang ingin menenangkan dirinya di bukit. " jawab gacha.


"aku merasa hari ini dia agak aneh tidak seperti biasanya, dia sering cemas sendiri belakangan ini. " kata Opel.


"aku juga merasa begitu. " kata gicha.


"(sebaiknya aku tidak membicarakan alasannya). " kata Ardian didalam hatinya dengan ekspresi datar saat teringat kembali waktu berbicara dengan gacha di atap sekolah.


"sudahlah, bicarakan itu nanti saja, kita mulai belajar nya. " kata Legis dengan bersemangat.


"ya. " ucap semuanya dengan bersemangat.


lalu keseharian mereka selama seminggu tetap sama seperti itu, belajar di kedai pada siang hari, lalu di sore harinya mereka latihan untuk memperkuat diri mereka, sementara Ardian berlatih dengan raja api setiap sore harinya berlatih fisik dan pedang, lalu beberapa hari kemudian, satu Minggu sudah berlalu, hari ujian pun tiba........


di pagi hari Ardian dan teman-temannya berangkat ke sekolah bersama.


"akhirnya hari ini datang juga. " kata Legis.


"aku tidak menyangka akan datang secepat ini. " kata zela yang terlihat tidak siap.


"Rega, bukankah kemarin kau terlalu memaksakan diri untuk belajar semalaman, lain kali jangan begitu, kau harus menjaga kesehatan mu. " kata Risa yang menasehati Rega yang terlihat kurang cukup tidur.

__ADS_1


"ya, maaf membuat mu khawatir, aku baik-baik saja. " kata Rega yang terlihat kurang cukup tidur.


"kau memang beruntung ada Risa yang selalu berada di dekat mu. " kata Pingo membisiki Rega dengan menggoda nya.


"berisik, urus saja urusan mu sendiri. " kata Rega yang kesal karena Pingo menggoda nya.


"sudahlah, mulai hari ini sampai hari berikutnya, ayo kita berjuang untuk ujian ini. " kata Ardian yang bersemangat.


"ya. " ucap semuanya dengan bersemangat.


lalu di hari itu sampai hari-hari berikutnya, mereka berjuang keras untuk ujian akhir itu, sampailah 1 Minggu berlalu dengan perjuangan mengerjakan soal ujian, lalu di hari setelah ujian selesai........


Suasana di kelas kembali lega setelah ujian selesai.


"akhirnya, selesai juga. " ucap Pingo yang menaruh kepalanya di meja dengan lega.


"huh, aku tidak sanggup melihat nilai ku nanti. " kata zela yang terlihat gugup.


"tenanglah zela, nilai mu tidak seburuk itu kan. " kata Mauli yang mencoba menghiburnya.


"kakak benar, kau sudah berjuang untuk ujian ini, kau harus harus lebih percaya diri. " kata Zifi.


"kurasa kalian benar, tapi tetap saja aku masih tidak tenang melihat nilai ku nanti. " kata zela yang tidak bersemangat.


"sudahlah, daripada memikirkan itu, kita harus lebih relaks setelah ujian ini supaya otak tidak tertekan. " kata Alan yang duduk dengan santai nya.


"kurasa kau benar Alan. " kata Ardian.


lalu tidak lama kemudian Niver sensei pun datang ke dalam kelas mereka, seketika semuanya pun menjadi tegang karena Niver sensei membawa nilai mereka.


setelah mengetahui nilai mereka di papan tulis, mereka semua pun langsung bersorak gembira serta lega.


"kita berhasil !!. " teriak Legis sambil berdiri dengan bersemangat.


"yaaa. " teriak beberapa anak laki-laki yang lega dengan nilai mereka.


"aku tidak percaya ini, aku berhasil. " kata zela yang meneteskan air mata nya karena bahagia melihat nilai nya yang sudah lebih membaik.


"selamat zela, kau sudah berusaha sejauh ini. " kata Mauli menyentuh pundak zela dan ikut senang dengan nilai nya.


"ya, walaupun ranking paling bawah tapi sudah mencukupi nilai kelulusan. " kata Zifi yang juga ikut senang.


"Legis, sepertinya aku belum bisa mengalahkan nilai mu untuk saat ini. " kata Ardian yang ranking nilainya di bawah Legis.


"tapi kau sudah berjuang keras kan, kita semua juga sudah melakukan yang terbaik untuk ujian akhir ini. " kata Legis yang berada di peringkat pertama.


"kau benar. " ucap Ardian yang berada di peringkat kedua.


"semuanya tenanglah, kalian bisa merayakan nya nanti sepulang sekolah, hari ini kita akan melakukan pelatihan akhir. " kata Niver sensei.


"pelatihan akhir. " ucap Opel.

__ADS_1


"ya, ayo semuanya, kita menuju ke battle arena. " ujar Niver sensei yang memimpin mereka ke sana.


"ya. " ucap semuanya dengan bersemangat.


lalu sesampainya di sana, mereka sudah di sambut oleh raja api serta semua guru yang ada di sekolah ninja.


"Yo, semuanya, bagaimana perasaan kalian setelah ujian. " ucap raja api yang menyambut kedatangan mereka sambil tersenyum.


"raja api. " ucap Ardian yang terkejut saat melihatnya.


"lihat, semua sensei di sekolah Ninja juga ada disini. " kata Opel.


"Kirana sensei, sera sensei dan kepala sekolah juga. " kata Legis.


kemudian kepala sekolah pun berpidato dengan sangat panjang.......


"selamat, kalian semua sudah dinyatakan lulus dari sekolah ninja ini, kuharap kalian bisa menjadi Ninja yang berguna di masa depan nanti. " kata kepala sekolah yang setelah beberapa saat berpidato.


"akhirnya selesai juga, kaki ku rasanya mati rasa karena terus berdiri. " kata Alan didalam hatinya yang merasa lega setelah pidato nya berakhir.


setelah itu kepala sekolah pun memberikan satu persatu sebuah kartu resmi Ninja yang bisa digunakan untuk menjalankan misi langsung dari asosiasi kerajaan kota zenai kepada semua murid-muridnya yang telah dinyatakan lulus itu.


"aku tidak percaya bisa mendapatkan nya. " ucap zela yang melihat kartu ninja nya dengan senang.


"teman-teman, perjuangan kita masih belum berakhir, kita tidak bisa tenang sebelum perang itu tiba. " kata Ardian yang memberikan semangat kepada teman-teman nya.


"ya. " ucap semuanya dengan bersemangat.


"Ardian benar, perjuangan kita masih belum selesai. " kata Legis didalam hatinya.


"masih ada peperangan yang menanti. " kata Opel didalam hatinya.


"dan masih ada seseorang yang harus diselamatkan di perang itu. " kata gacha didalam hatinya.


para guru yang melihat mereka bersemangat pun ikut merasa senang dengan murid-muridnya itu.


"jarang sekali ada anak-anak seperti mereka. " kata kepala sekolah yang melihat nya.


"ya, kalau bukan karena anak yang berkacamata itu, semuanya tidak akan mungkin terjadi. " kata Niver sensei yang melihat Ardian sambil tersenyum.


"kalau tidak salah namanya adalah Ardian kan, aku pernah mendengarnya, dia mempunyai tekad yang kuat untuk merubah **teman seke**las nya. " kata kepala sekolah yang pernah mendengarnya.


"ya, dan dia juga murid ku satu-satunya. " kata raja Api.


"dia pasti akan menjadi seorang ninja yang hebat, bukan begitu, raja api. " kata kepala sekolah melihat ke arah raja api.


"kuharap begitu. " ucap raja api sambil memejamkan matanya dan tersenyum.


"semuanya masih belum berakhir, masih ada peperangan yang menanti kami, aku juga sudah berjanji kepada gacha akan menyelamatkan jaylain apapun yang terjadi di perang nanti. " kata Ardian didalam hatinya sambil melihat ke atas awan.


sementara itu jaylain yang melihat mereka semua dari bukit kota zenai dengan teropong nya, ikut tersenyum senang lalu berbalik badan dan pergi.

__ADS_1


"semoga kalian bisa menghadapi perang nanti, teman-teman. " kata jaylain dengan pelan sambil tersenyum senang lalu pergi setelah puas melihat mereka.


BERSAMBUNG...........


__ADS_2